jurnalistik.co.id – Layar iPhone Duo, ponsel lipat perdana Apple Inc, tengah menghadapi keluhan dari sejumlah pengguna baru. Sejak perangkat mulai dijual beberapa jam, muncul laporan mengenai retakan pada area tertentu yang dinilai mengganggu pengalaman awal pembeli.
Menurut laporan di Bloomberg Technoz, kerusakan tersebut terutama dikaitkan dengan bagian tengah perangkat, tepat di sekitar garis lipatan iPhone Duo. Sejumlah pemilik menyebut retakan mulai tampak setelah pemakaian yang relatif singkat, tak lama setelah peluncuran.
Di awal penjualan, pelanggan mencoba perangkat di Apple Jing’an, Shanghai, Tiongkok, pada hari pertama transaksi. Dari momen itu, harapan pengguna terhadap produk baru ternyata berhadapan dengan masalah fisik yang cepat terdeteksi.
Laporan pengguna lain menambahkan variasi keluhan. Selain retakan, ada pengaduan terkait gangguan tampilan pada salah satu bidang layar, termasuk munculnya titik putih yang mengganggu kualitas visual.
Salah satu pengguna yang disebut bernama Jonathan King menceritakan urutan kejadian yang ia alami. Ia mendengar bunyi seperti suara retak, lalu mendapati layar bagian dalam iPhone Duo berhenti berfungsi, sementara layar luar masih terlihat normal.
Pengalaman serupa juga disampaikan Tom Battle. Dalam ceritanya kepada Bloomberg, ia menyebut perangkat terasa lebih berat saat hendak dibuka, dibanding harapan terhadap mekanisme lipat yang seharusnya halus.
Masih dari Tom Battle, setelah mencoba membuka perangkat, ia menemukan adanya bagian yang tampak menonjol di sisi dalam layar. Temuan tersebut kemudian dikaitkan dengan kondisi layar yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Keluhan tidak berhenti pada satu kasus. Pengguna lain dengan nama Centrino31A juga melaporkan kerusakan yang ia nilai berlokasi di bagian dalam.
Berita Terkait
Dalam laporannya, Centrino31A menegaskan bahwa masalah yang terjadi bukanlah kerusakan pada sisi layar bagian luar. Ia menyebut gangguan berada di bagian dalam, tepat pada area yang terkait dengan struktur layar dan mekanisme lipat.
Berbagai cerita tersebut menggambarkan pola keluhan yang berulang, meski detail yang dirasakan tiap pengguna bisa berbeda. Pada sejumlah laporan, fokusnya kembali mengarah pada area tengah sekitar garis lipatan, sementara gangguan tampilan menyusul setelah perangkat mengalami bunyi retak atau perubahan fisik saat dibuka.
Garis lipatan menjadi elemen penting karena itulah titik kerja perangkat saat digunakan. Ketika retakan muncul di sekitar area tersebut, pengguna juga melaporkan efek lanjutan pada fungsi layar bagian dalam, yang pada beberapa kasus membuat satu bidang layar tidak lagi merespons.
Keluhan yang datang dari pengguna baru ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan iPhone Duo pada tahap awal pemakaian. Mengingat perangkat diposisikan sebagai produk dengan desain baru yang sepenuhnya berbeda, masalah pada kualitas material dan ketahanan engsel-layar menjadi sorotan utama.
Di tengah cerita dari beberapa pemilik, faktor “waktu pemakaian” juga tampak menonjol. Retakan dan gangguan layar dilaporkan muncul dalam hitungan jam setelah perangkat mulai digunakan, sebelum perangkat sempat melalui masa penggunaan yang panjang.
Bagi pembeli yang baru memiliki iPhone Duo, hal itu berarti proses adaptasi terhadap perangkat justru berlangsung bersamaan dengan munculnya masalah. Kondisi seperti layar yang berhenti berfungsi sebagian, titik putih pada tampilan, hingga bunyi retak saat perangkat dibuka, membuat pengalaman awal menjadi kurang nyaman.
Dalam laporan Bloomberg Technoz, beragam keterangan dari pengguna memperlihatkan bahwa masalah tidak bersifat tunggal. Ada yang menyoroti bunyi retak diikuti gangguan pada layar bagian dalam, ada pula yang menggambarkan perubahan terasa saat membuka perangkat dan adanya bagian yang tampak menonjol.
Secara keseluruhan, keluhan-keluhan tersebut menggambarkan kekhawatiran yang muncul cepat pada iPhone Duo. Retakan di area tengah sekitar garis lipatan, gangguan tampilan seperti titik putih, serta pengalaman layar bagian dalam yang bermasalah menjadi poin yang paling sering disebut oleh beberapa pengguna yang melaporkan langsung ke Bloomberg.
Dengan demikian, antusiasme awal pembeli baru terhadap perangkat lipat Apple kini harus berhadapan dengan serangkaian laporan yang mengarah pada ketidaksempurnaan pada layar dan struktur di sekitar mekanisme lipat. Bagi produsen, temuan dari pengguna awal semacam ini biasanya menjadi sinyal penting sebelum perangkat benar-benar stabil di pasar.












