Hukum & Kriminal

Tim URC Ditreskrimum Polda Gorontalo Patroli Antisipasi 3C dan Premanisme

×

Tim URC Ditreskrimum Polda Gorontalo Patroli Antisipasi 3C dan Premanisme

Sebarkan artikel ini
TIM URC DITRESKRIMUM POLDA GORONTALO PATROLI ANTISIPASI 3C DAN PREMANISME
Ilustrasi: TIM URC DITRESKRIMUM POLDA GORONTALO PATROLI ANTISIPASI 3C DAN PREMANISME

jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo melaporkan Tim URC Ditreskrimum bersama Jatanras Polres Gorontalo Kota melaksanakan patroli antisipasi tindak pidana 3C dan premanisme di wilayah Kota Gorontalo serta sekitarnya. Kegiatan berlangsung Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 20–21/06/2026, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi aman dan kondusif.

Patroli tersebut dipimpin Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Gorontalo, KOMPOL Guruh Bagus Eddy Suryana, S.I.K., M.H. Personel menyasar sejumlah titik keramaian dan lokasi yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Salah satu sasaran kegiatan adalah kawasan Pasar Tua, yang dikenal ramai oleh aktivitas warga pada malam hari. Selain itu, patroli juga dilakukan di Terminal Lama Andalas serta area Bundaran Tugu Saronde.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan langsung terhadap situasi di lapangan guna mengantisipasi aksi yang dapat mengarah pada tindak kejahatan. Upaya preventif ini difokuskan terutama pada potensi curat, curas, dan curanmor yang termasuk dalam 3C.

Patroli juga diarahkan untuk menekan gangguan yang berkaitan dengan premanisme. Petugas tidak hanya memantau kondisi, tetapi turut melakukan langkah antisipatif agar tidak berkembang menjadi situasi yang meresahkan masyarakat.

Selain pengawasan, petugas memberikan imbauan kamtibmas kepada warga. Imbauan tersebut dimaksudkan agar masyarakat lebih waspada dan mendukung terciptanya ketertiban di lingkungan masing-masing.

Tim turut mengantisipasi aksi balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi. Dengan kehadiran patroli dan penyampaian himbauan, diharapkan situasi dapat terkendali sejak dini.

Dirreskrimum Polda Gorontalo, KBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli rutin tersebut merupakan langkah preventif. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Dirreskrimum. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan melalui pengawasan yang berkelanjutan.

Sepanjang kegiatan, situasi terpantau aman dan kondusif. Patroli berlangsung tertib tanpa kendala, sehingga menunjukkan respons pengamanan yang terarah terhadap potensi gangguan di titik-titik yang telah ditentukan.

Dengan pelaksanaan patroli pada malam hingga dini hari, Tim URC Ditreskrimum bersama Jatanras berupaya memperkuat pencegahan di waktu yang dinilai lebih rentan terhadap gangguan kamtibmas. Kehadiran petugas di area keramaian dan lokasi rawan juga menjadi bagian dari upaya pembinaan melalui imbauan kepada masyarakat.

Dalam patroli malam tersebut, fokus utama diarahkan pada upaya pencegahan sejak dini melalui pengamatan langsung terhadap situasi keramaian. Petugas memeriksa kondisi di sekitar titik yang dianggap rawan sehingga potensi gangguan dapat dikenali lebih cepat sebelum berkembang.

Pengamanan preventif juga dilakukan dengan pendekatan yang menekankan kewaspadaan masyarakat. Melalui imbauan kamtibmas, warga diharapkan lebih peka terhadap situasi di lingkungan masing-masing, sekaligus ikut mendukung terciptanya ketertiban agar aktivitas malam tetap berjalan aman.

Pada saat yang sama, langkah antisipatif diarahkan untuk menekan tindak kejahatan yang masuk dalam kategori 3C, termasuk upaya pencegahan terhadap curat, curas, dan curanmor. Keberadaan personel di lokasi menjadi bagian dari upaya deterrent agar tidak muncul peluang bagi pelaku.

Sepanjang kegiatan, Tim URC dan Jatanras juga menjaga agar situasi tetap terkendali. Patroli berjalan tertib dan terarah sesuai penentuan titik, sehingga berkontribusi pada situasi yang terpantau aman serta kondusif selama periode Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 20–21/06/2026.

Dalam pelaksanaan patroli, tim menempatkan personel secara terencana di titik-titik yang dinilai berpotensi memunculkan gangguan. Pemantauan dilakukan dengan melihat kondisi keramaian dan dinamika aktivitas warga, sehingga bila ditemukan indikasi gangguan dapat segera diantisipasi melalui tindakan preventif di tempat.

Langkah antisipatif tersebut juga disertai komunikasi langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari pembinaan kamtibmas. Dengan penyampaian himbauan dan kehadiran aparat selama periode patroli berlangsung, upaya pencegahan diharapkan semakin efektif untuk menjaga agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif hingga menjelang dini hari.