Peristiwa

JD Vance umumkan anak keempat: Usha dan Alec Neel Vance ‘happy and healthy’ saat lahir

×

JD Vance umumkan anak keempat: Usha dan Alec Neel Vance ‘happy and healthy’ saat lahir

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: JD Vance says wife Usha and son 'happy and healthy' after birth of fourth child

jurnalistik.co.id – Wakil Presiden AS JD Vance mengumumkan kelahiran anak keempatnya, seorang bayi laki-laki. Melalui pernyataan di media sosial, ia menyampaikan kabar bahwa Usha Vance dan sang bayi berada dalam kondisi baik.

JD Vance menyebut Alec Neel Vance lahir pada Minggu pagi. Ia menambahkan, “Usha and the baby are happy and healthy, and our kids are overjoyed to meet their little brother,” serta menyampaikan rasa terima kasih kepada dokter militer dan staf di Walter Reed Medical Center atas perawatan yang diberikan.

Kabar ini menandai momen yang jarang terjadi dalam sejarah pemerintahan AS. Menurut Associated Press, ini adalah pertama kalinya seorang bayi lahir kepada wakil presiden yang sedang menjabat dalam lebih dari 150 tahun.

Presiden Donald Trump turut merespons pengumuman tersebut lewat unggahan. Trump menulis, “Congratulations! A perfect baby boy for the wonderful Vance family.”

Dalam pernyataannya, JD Vance juga menyebut anak-anak mereka yang lain menyambut kelahiran sang adik. Pasangan ini memiliki tiga anak sebelumnya, yakni Ewan (9), Vivek (6), dan Mirabel yang berusia empat tahun.

Usha Vance (née Chilukuri) lahir dan dibesarkan di lingkungan pinggiran kota kelas pekerja di San Diego, California. Ia berasal dari keluarga dengan ayah seorang mechanical engineer dan ibu yang bekerja sebagai molecular biologist.

Ibunya, kata laporan itu, telah berpindah ke Amerika Serikat dari Andhra Pradesh, India. Usha juga disebut bertemu JD Vance saat masih menempuh studi di Yale Law School pada tahun 2010, ketika keduanya bergabung dalam sebuah grup diskusi bertema “social decline in white America”.

JD Vance dikenal sebagai salah satu figur yang paling vokal dalam lingkungan pemerintahan Trump ketika menyerukan peningkatan angka kelahiran di AS. Dalam pandangan yang ia tekankan, isu kelahiran menjadi bagian dari agenda yang ingin didorong lebih kuat.

Di buku terbarunya, JD Vance juga mengisahkan dinamika keputusan keluarga mereka terkait anak keempat. Ia menulis bahwa Usha semula enggan memiliki tambahan anak, namun pikirannya berubah setelah kematian Charlie Kirk yang terjadi tahun lalu.

Dalam kutipan yang ia tulis, JD Vance mengatakan, “Not long after we buried my friend, she became pregnant with our fourth child, a boy,”. Ia melanjutkan dengan kalimat, “One life was stolen from us, but another was given.”

Dengan kelahiran Alec Neel Vance, JD Vance kini menambah satu anggota baru dalam keluarga beranggotakan lima orang sebelumnya. Pengumuman ini juga mempertegas bahwa peran politik yang ia jalani berjalan berdampingan dengan tanggung jawab keluarga yang terus bertambah.

Pengumuman tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa kehidupan pribadi sang wakil presiden tetap mendapat perhatian publik, terutama saat masa tugas sedang berlangsung. Detail yang disampaikan JD Vance—mulai dari kondisi Usha dan bayi hingga respons antarkeluarga—membantu publik memahami momen ini sebagai kabar yang datang dari lingkup rumah tangga, namun disampaikan dengan bahasa resmi.

Selain menginformasikan kelahiran, JD Vance juga menekankan bahwa peristiwa ini tidak berdiri sendiri dalam narasi kebijakan yang sering ia soroti. Ia kerap membawa isu pertumbuhan angka kelahiran ke ruang diskusi pemerintahan, dan kini momen bertambahnya anak dalam keluarganya turut memperkuat keterkaitan antara pandangan yang ia gaungkan dan realitas tanggung jawab yang bertambah. Dalam buku terbarunya, ia mengaitkan keputusan keluarga dengan perubahan sikap setelah kehilangan seorang sahabat, lalu menggambarkan bagaimana kabar kehamilan hadir setelah duka.