Peristiwa

Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes: Tabrak Jembatan, Lalu Hantam Truk

×

Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes: Tabrak Jembatan, Lalu Hantam Truk

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Hantam Jembatan lalu Tabrak Truk

jurnalistik.co.id – Bus Sinar Jaya rute Cilacap-Kalideres mengalami kecelakaan di Brebes hingga terguling setelah menghantam jembatan, lalu menabrak truk. Dalam insiden itu, empat penumpang dilaporkan mengalami luka ringan.

Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Pejagan–Purwokerto, tepatnya di Desa Kubangwungu, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Bus bernomor polisi B 7616 WB tersebut terlibat tabrakan dengan truk Mitsubishi Colt Diesel berpelat R 8447 L yang bernama “Pesona Purbalingga”.

Akibat benturan, proses evakuasi kendaraan sempat membuat arus lalu lintas di kedua arah tersendat. Kerusakan pada bus dan truk disebut cukup parah setelah terjadi tabrakan.

Kronologi kecelakaan

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zaenurrozaq, menjelaskan bus melaju dari arah selatan menuju utara sebelum memasuki lokasi kejadian. Saat melintasi tikungan, pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan bus yang berjalan dengan kecepatan cukup tinggi.

Ahmad menyampaikan, “Akibatnya, bus terus melaju lurus, menghantam jembatan yang berada di sisi utara jalan,”. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk melaju dari arah berlawanan.

Setelah menghantam jembatan, bus kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan. Kendaraan tersebut kemudian menghantam truk Mitsubishi Colt Diesel, sebelum akhirnya terguling di sisi kiri badan jalan.

Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Bus disebut terguling melintang di badan jalan, sedangkan truk terperosok di luar badan jalan.

Korban dan penanganan

Pihak kepolisian memastikan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, empat penumpang dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Ahmad, identitas keempat korban luka ringan tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. Petugas tetap melakukan pendataan untuk memastikan informasi korban secara lengkap.

Dugaan penyebab

Ahmad menyebut dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh pengemudi yang tidak mampu menguasai kendaraan saat melintasi tikungan. Pernyataan itu merujuk pada kondisi saat bus berjalan menuju lokasi tikungan hingga akhirnya tidak mampu berhenti atau berbelok sesuai kendali yang diharapkan.

Dengan rangkaian kejadian tersebut, kecelakaan bermula dari benturan terhadap jembatan, berlanjut pada tabrakan dengan truk dari arah berlawanan, lalu diakhiri dengan bus yang terguling di sisi kiri jalan. Polisi terus menangani proses di lokasi untuk penyusunan keterangan dan pendataan terkait insiden.

Menurut keterangan AKP Ahmad Zaenurrozaq, kecelakaan bermula ketika bus Sinar Jaya melaju dari arah selatan menuju utara sebelum memasuki titik kejadian. Di area tikungan, pengemudi diduga kesulitan mengendalikan laju, sehingga kendaraan tidak mampu bereaksi sesuai arah yang diharapkan.

AKP Ahmad menjelaskan, bus kemudian terus melaju lurus dan menabrak jembatan di sisi utara jalan. Pada waktu yang bersamaan, kendaraan lain melintas dari arah berlawanan, yang membuat benturan berkembang menjadi tabrakan antara bus dan truk Mitsubishi Colt Diesel bernama “Pesona Purbalingga”.

Setelah mengalami hantaman, bus kehilangan kendali hingga masuk ke jalur yang berlawanan. Kendaraan itu akhirnya menghantam truk, sebelum terguling dan posisinya berada di sisi kiri badan jalan. Sementara itu, truk terperosok di luar badan jalan akibat benturan.

Kerusakan pada kedua kendaraan disebut cukup parah. Proses penanganan di lokasi juga sempat berdampak pada kondisi lalu lintas karena evakuasi membuat arus di kedua arah tersendat sementara waktu. Petugas kemudian melakukan penanganan lapangan agar kendaraan yang terlibat bisa ditangani dengan lebih baik.

Di sisi korban, pihak kepolisian memastikan tidak ada yang meninggal dunia. Empat penumpang dilaporkan mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan serta perawatan awal. Petugas juga masih melakukan pendataan identitas korban agar informasi yang dihimpun di lapangan lengkap.