Bisnis & Ekonomi

Uji Coba Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih Dimulai Akhir Agustus

×

Uji Coba Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Merah Putih Dimulai Akhir Agustus

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kopdes Merah Putih Mulai Uji Coba Salurkan Bansos pada Akhir Agustus

jurnalistik.co.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dipersiapkan sebagai penyalur bantuan sosial (bansos) pemerintah, melalui skema uji coba yang dijadwalkan mulai pada akhir Agustus 2026.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat berada di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (28/7/2026). Menkop menjelaskan uji coba dijalankan setelah operasional berjalan.

Ferry menyatakan, “Mulai (penyaluran bansos) setelah operasional, mungkin uji coba (penyaluran bansos) akhir Agustus,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan bahwa tahap awal belum langsung menjadi mekanisme penuh, melainkan proses simulasi dalam kerangka uji coba.

Di kesempatan yang sama, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebutkan penyaluran bansos saat ini telah masuk periode kuartal III. Menurut Mensos, uji coba penyaluran melalui Kopdes Merah Putih ditargetkan berlangsung pada kuartal IV.

Gus Ipul, sapaan akrab Mensos Saifullah Yusuf, menerangkan uji coba akan dilakukan pada koperasi yang siap beroperasi dalam waktu dekat. Ia juga menyebutkan jumlah titik yang akan dilibatkan agar proses bisa diuji secara terukur.

Gus Ipul mengatakan, “Mungkin nanti pada kuartal IV kita akan mencoba (penyaluran bansos lewat Kopdes Merah Putih). Tapi ini akan coba dulu penyaluran di 900 titik. Ini sebagai uji coba.” Dengan jumlah tersebut, penyaluran diuji di skala yang lebih kecil sebelum berpotensi diperluas.

Ia menambahkan bahwa pelibatan Kopdes Merah Putih tidak otomatis berarti mengubah mekanisme penyaluran bansos yang selama ini berjalan. Dengan demikian, skema penyaluran tetap merujuk pada regulasi yang sudah ada, termasuk keterlibatan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.

Meski begitu, Gus Ipul menyoroti adanya perubahan akses melalui keberadaan Kopdes Merah Putih di level desa. “Sekarang kita akan coba untuk menyalurkan di KDMP (Kopdes Merah Putih). KDMP itu kan posisinya di desa. Sehingga penerima manfaat jauh lebih mudah mengakses,” ujarnya.

Menurut penjelasan tersebut, keberadaan koperasi pada lokasi desa dimaksudkan untuk mempermudah penerima manfaat memperoleh layanan penarikan bansos. Ia menegaskan bahwa bank-bank yang tergabung dalam Himbara membuka layanan agen pada koperasi-koperasi tersebut.

Gus Ipul juga menyampaikan, “Bank-bank Himbara membuka agen di KDMP-KDMP, sehingga nanti penerima manfaat yang bisa ngambil uang di sana. Itu yang kira-kira sekarang kita sedang simulasikan.” Kalimat ini menegaskan bentuk simulasi yang dijalankan adalah penempatan agen agar proses pengambilan dana dapat berlangsung lebih dekat ke penerima.

Dalam uji coba ini, penyaluran diposisikan sebagai langkah untuk mengevaluasi kesiapan operasional dan efektivitas akses. Pada saat yang sama, pemerintah tetap memberikan ruang bagi penyesuaian jika regulasi memungkinkan model yang lebih langsung di masa mendatang.

Gus Ipul menyatakan adanya kemungkinan perubahan arah mekanisme. “Mungkin nanti ke depan kalau regulasinya sudah ada perubahan bisa jadi lewat langsung ke KDMP, tidak lagi lewat Himbara.Tapi yang sekarang ini regulasinya memang Himbara atau PT Pos,” ucapnya.

Dengan penjelasan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa saat ini dasar pelaksanaan masih mengikuti ketentuan yang menempatkan Himbara atau PT Pos Indonesia sebagai kanal penyaluran. Uji coba yang dimulai pada kuartal IV menjadi bentuk pengetesan penerapan peran Kopdes Merah Putih tanpa menghilangkan kerangka penyaluran yang sudah berlaku.

Secara keseluruhan, rencana uji coba yang akan melibatkan setidaknya 900 titik diharapkan memberi gambaran yang lebih jelas mengenai implementasi di lapangan. Pemerintah juga memproyeksikan, apabila evaluasi berjalan baik dan regulasi mendukung, mekanisme bisa berkembang mengikuti kebutuhan penyaluran yang lebih efisien dan mudah dijangkau.