jurnalistik.co.id – Pratama Arhan resmi bergabung dengan Persija Jakarta dan menjadi rekrutan ketiga klub setelah Victor Dethan serta Aqil Savik.
Dalam proses perekrutan tersebut, Persija mengikat Arhan dengan kontrak berdurasi tiga musim. Kehadiran bek tersebut diharapkan menambah kualitas serta kedalaman skuad Macan Kemayoran, terutama untuk kebutuhan strategi di sepanjang musim.
Persija juga menempatkan rekrutmen Arhan sebagai bagian dari langkah memperkuat tim jelang kompetisi baru. Selain soal kemampuan, klub menilai bek berpengalaman itu mampu memberikan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan taktik tim.
Keputusan Arhan memilih Persija tak lepas dari sosok Shin Tae-yong yang baru ditunjuk menjadi pelatih kepala. Menurut informasi yang disampaikan Persija, keberadaan pelatih tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama yang membuat Arhan bergerak bersama klub.
Dengan datangnya Arhan, persaingan di posisi bek kiri dipastikan makin ketat. Shayne Pattynama dan Dony Tri Pamungkas akan menghadapi kompetisi langsung untuk memperebutkan tempat utama di dalam skuad.
Terkait pengumuman ini, Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan rasa antusias melalui keterangan resmi klub pada Senin (6/7/2026). Ia melihat Arhan membawa kemampuan, pengalaman, serta karakter yang sejalan dengan arah Persija.
“Kehadiran Arhan akan menambah kedalaman tim, terutama di sisi kiri, sekaligus menciptakan persaingan yang sehat di dalam skuad,” kata Prapanca dalam keterangan resmi klub, Senin (6/7/2026).
Arhan juga tercatat memiliki pengalaman bermain di luar negeri sebelum kembali ke Indonesia. Perjalanan kariernya pernah melewati sejumlah negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, hingga Thailand.
Jejak karier dari PSIS Semarang
Pratama Arhan memulai kariernya sebagai pemain PSIS Semarang. Pada fase awal tersebut, ia sempat menjadi andalan Mahesa Jenar ketika usianya masih tergolong muda.
Berita Terkait
- Panduan Menonton Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Live Streaming dan TVRI
- Trump: FIFA “buat keputusan yang tepat” batalkan skorsing satu laga Balogun agar tak tinggalkan “noda besar” di Piala Dunia
- UEFA: ‘integritas permainan dipertaruhkan’ atas keputusan FIFA terkait Folarin Balogun di Piala Dunia 2026
Seiring bertambahnya pengalaman, performanya dinilai semakin berkembang ketika tampil di Piala AFF 2020. Penampilan Arhan di turnamen itu kemudian turut menarik perhatian dari raksasa sepak bola Jepang, Tokyo Verdy.
Tokyo Verdy akhirnya berhasil mendaratkan Arhan pada 2022. Namun, selama rentang waktu tersebut, Arhan tidak langsung memperlihatkan performa terbaiknya dengan catatan empat penampilan selama dua musim.
Setelah periode tersebut, Arhan melanjutkan langkah ke Korea Selatan dengan bergabung bersama Suwon FC. Di fase ini, ia mencatat total dua pertandingan.
Pada musim 2024-2025, Arhan kemudian memilih hengkang ke Thailand dengan menerima tawaran dari Bangkok United. Dalam periode dua musim bersama klub tersebut, Arhan tampil sebanyak 30 pertandingan di semua kompetisi selama dua musim berseragam Tokyo Verdy.
Kontribusi untuk Timnas Indonesia
Di level internasional, Arhan telah mencatat 54 penampilan bersama Timnas Indonesia. Dari jumlah tersebut, ia membukukan tiga gol selama menjalani berbagai agenda bersama skuad nasional.
Data penampilan ini memperlihatkan bahwa Arhan memiliki pengalaman saat beradaptasi pada intensitas pertandingan yang berbeda-beda. Hal itu juga menjadi salah satu pertimbangan mengapa Persija menilai kehadirannya bakal berdampak pada kualitas tim.
Dengan bergabungnya Arhan ke Persija di era Shin Tae-yong, klub berharap peran bek tersebut bisa menambah daya saing, khususnya untuk sektor kiri. Kompetisi internal yang meningkat di lini pertahanan diyakini bisa mendorong performa seluruh pemain agar tampil lebih konsisten.
Selanjutnya, seluruh fokus akan mengarah pada bagaimana Shin Tae-yong memadukan Arhan dengan komposisi skuad yang telah ada. Dari sisi persaingan tempat, kedatangan Arhan diperkirakan membuat setiap pemain bek kiri harus menunjukkan kontribusi maksimal agar mampu merebut menit bermain.
Sementara itu, durasi kontrak tiga musim memberi waktu bagi Arhan untuk membangun ritme permainan dan menjalankan peran sesuai kebutuhan tim. Persija, melalui komitmen itu, menempatkan Arhan sebagai bagian dari rencana jangka menengah untuk menghadapi tantangan musim baru.












