jurnalistik.co.id – Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 mulai digerakkan oleh Kodim 1313/Pohuwato di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pelaksanaan tahap awal untuk menyiapkan rangkaian pekerjaan fisik di lapangan.
Untuk sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kegiatan pra TMMD menjangkau Desa Mekarti Jaya dan Desa Puncak Jaya. Dari total tiga unit RTLH yang ditangani, dua unit berada di Desa Mekarti Jaya dan satu unit di Desa Puncak Jaya.
Proses pembukaan pra TMMD diawali melalui apel personel sebagai langkah awal pengaturan pelaksanaan. Setelah itu dilakukan pengecekan kekuatan personel sekaligus verifikasi peralatan dan material yang akan digunakan, termasuk penataan pembagian sektor pekerjaan agar pelaksanaan lebih terarah.
Usai pengaturan internal, personel kemudian melakukan koordinasi bersama pemerintah desa, pemilik rumah, serta masyarakat setempat. Koordinasi tersebut bertujuan menyamakan teknis pelaksanaan, sekaligus mengatur pembagian tugas gotong royong agar alur kerja di lokasi berjalan efektif sejak hari pertama.
Dalam pelaksanaan TMMD Ke-129 TA 2026, Kodim 1313/Pohuwato menargetkan pembangunan sebanyak tiga unit RTLH sebagai wujud kepedulian kepada warga. Program ini diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan melalui penyediaan hunian yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.
Salah satu rumah yang menjadi sasaran pembangunan adalah milik Ibu Rupiati di Desa Mekarti Jaya. Penentuan titik sasaran tersebut menjadi dasar bagi tahapan pekerjaan awal yang dilakukan personel bersama warga, mulai dari persiapan hingga penyiapan lokasi.
Tahap pertama: pembongkaran dan persiapan pondasi
Pada hari pertama kegiatan, rangkaian pekerjaan dimulai dari pelaksanaan pembongkaran rumah sebagai tahap awal menuju pembangunan. Setelah proses pembongkaran, personel melanjutkan dengan pengukuran bangunan, pembersihan lokasi, serta persiapan pondasi yang akan menjadi pijakan untuk tahap konstruksi berikutnya.
Berita Terkait
Selain menata area kerja, personel juga mengurus pengangkutan material agar kebutuhan pekerjaan dapat tersedia sesuai ritme pelaksanaan di lapangan. Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran dengan keterlibatan masyarakat sehingga proses penyiapan lokasi tidak berhenti di satu titik.
Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong terlihat jelas selama rangkaian pra TMMD berlangsung. Personel TNI bersama warga bahu-membahu memindahkan material, memilah bahan bangunan yang masih layak digunakan kembali, kemudian menata material baru pada area yang sudah dipersiapkan.
Di saat yang sama, aktivitas pembersihan area kerja terus dijalankan untuk memastikan kondisi lokasi siap untuk tahapan pembangunan selanjutnya. Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa persiapan awal dipandang penting agar pekerjaan fisik dapat berjalan sesuai target yang direncanakan.
Komandan Kodim 1313/Pohuwato menyampaikan bahwa pra TMMD merupakan langkah awal untuk mempercepat pencapaian sasaran fisik. Menurutnya, dengan persiapan sejak awal, saat pembukaan TMMD seluruh pekerjaan diharapkan bisa berjalan sesuai target yang telah ditentukan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan, “Melalui program TMMD ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran TNI. Pembangunan RTLH ini bukan hanya menghadirkan rumah yang lebih layak huni, tetapi juga menjadi wujud kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, program pembangunan RTLH diharapkan memberikan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat penerima manfaat. Dengan adanya perbaikan hunian, kebutuhan dasar warga diharapkan semakin terpenuhi dan aktivitas kehidupan sehari-hari dapat berlangsung lebih layak.
Keterlibatan aktif masyarakat selama kegiatan berlangsung turut menjadi penegasan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga. Peran warga bukan sekadar mendukung, tetapi menjadi modal utama dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Seluruh rangkaian kegiatan Pra TMMD Ke-129 Tahun Anggaran 2026 pada hari pertama dilaksanakan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan kemudian akan terus berlanjut hingga seluruh sasaran fisik pembangunan RTLH selesai sesuai rencana.












