Peristiwa

Viral Babi Berkubang di Jalan Rusak Way Kanan, Ternyata Berasal dari Truk Terguling

×

Viral Babi Berkubang di Jalan Rusak Way Kanan, Ternyata Berasal dari Truk Terguling

Sebarkan artikel ini
Viral Babi Berkubang Jalan Rusak Way Kanan, Ternyata Berasal dari Truk yang Terguling Regional 19 Juni 2026
Ilustrasi: Viral Babi Berkubang Jalan Rusak Way Kanan, Ternyata Berasal dari Truk yang Terguling

jurnalistik.co.id – Video kawanan babi yang terlihat berkeliaran dan berkubang di genangan air di tengah jalan rusak di Kabupaten Way Kanan, Lampung, viral di media sosial. Di balik pemandangan yang menarik perhatian warganet itu, peristiwa tersebut ternyata terkait kecelakaan truk pengangkut babi yang terguling.

Peristiwa terjadi di Jalan Poros Kampung Bali Sadar Utara, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah babi terlihat mencari makan di sekitar lubang jalan yang dipenuhi air sebelum akhirnya pengamanan dilakukan pihak terkait.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan bahwa kawanan babi dalam video merupakan muatan truk yang terlepas setelah kendaraan mengalami kecelakaan tunggal. “Benar, itu peristiwa di Kabupaten Way Kanan yang terjadi pada Rabu kemarin. Jadi babi ternak itu lepas karena mobil yang mengangkutnya terguling,” kata Yuni, Jumat (19/6/2026).

Yuni menjelaskan, truk bernomor polisi BK 8436 SJ yang dikemudikan I Made Aldo Putra sedang mengangkut sekitar 100 ekor babi dari wilayah Banjit menuju Baradatu. Saat melintas di lokasi kejadian, sopir diduga kehilangan kendali karena kondisi jalan berlubang berukuran besar. “Truk tersebut berangkat dari wilayah Banjit menuju Baradatu. Setibanya di lokasi kejadian, sopir ini hilang kendali karena banyaknya jalan yang berlubang hingga akhirnya truk tersebut terguling,” ujar Yuni.

Menurut Yuni, kerusakan jalan di lokasi memang tergolong parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. “Memang kondisi jalan tersebut rusak cukup parah ya, jadi memang banyak jalan berlubang yang besar,” tuturnya.

Akibat kecelakaan tersebut, pengaman bak kendaraan rusak sehingga puluhan babi berhamburan ke jalan. Kondisi itu sempat membuat arus lalu lintas melambat karena sejumlah pengendara memilih berhenti untuk menghindari hewan-hewan yang berada di badan jalan. “Kawanan babi ini langsung berhamburan ke jalan hingga membuat kendaraan lainnya berhenti. Kemudian warga menghubungi pihak kepolisian sebelum akhirnya seluruh hewan ini dievakuasi,” kata Yuni.

Yuni menambahkan, setelah warga menghubungi pihak kepolisian, proses evakuasi dilakukan hingga seluruh hewan ternak berhasil diamankan. Hewan-hewan itu kemudian rencananya akan dibawa ke Kalimantan. “Hewan-hewan babi ini rupanya akan dibawa ke Kalimantan. Jadi setelah dievakuasi dengan dibantu masyarakat, hewan ini langsung dibawa ke Kalimantan,” lanjutnya.

Meski sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan, kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir maupun seluruh hewan ternak yang diangkut dilaporkan selamat.

Yuni juga mengimbau pengemudi untuk lebih berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang mengalami kerusakan. “Kami dari kepolisian menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati apalagi di jalan yang kondisinya rusak parah. Semoga tidak ada lagi peristiwa serupa,” tandasnya.

Dengan demikian, video viral kawanan babi berkubang di jalan rusak Way Kanan berawal dari kecelakaan tunggal truk pengangkut babi yang terguling akibat jalan berlubang. Insiden pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB itu berujung pada evakuasi muatan ternak dan pengiriman hewan ke Kalimantan tanpa korban jiwa.

Video tersebut menampilkan babi ternak yang tampak berkeliaran dan berkubang di genangan air pada ruas jalan yang rusak. Kepolisian menjelaskan, kemunculan hewan di tengah jalan terjadi setelah truk pengangkut babi mengalami kecelakaan tunggal dan terguling, sehingga sekitar 100 ekor muatan lepas.

Warga lalu menghubungi pihak berwenang, dan petugas melakukan pengamanan hingga seluruh hewan berhasil dikumpulkan. Saat proses itu berlangsung, arus kendaraan sempat melambat karena sejumlah pengendara berhenti untuk menghindari hewan-hewan yang berada di badan jalan. Meski menarik perhatian, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa; setelah dievakuasi, ternak kemudian direncanakan dikirim ke Kalimantan, sambil menjadi pengingat agar pengemudi lebih waspada di jalan berlubang berukuran besar.