jurnalistik.co.id – Mengolah daging kambing sering kali meninggalkan aroma khas yang tajam di telapak tangan. Pada sebagian orang, sabun saja belum tentu cukup untuk membuat bau prengus itu benar-benar hilang, terutama setelah proses memotong, membersihkan, atau menangani bahan masakan dalam waktu cukup lama.
Aroma tersebut umumnya muncul karena lapisan lemak yang menempel pada daging serta senyawa organik phytol klorofil dari konsumsi rumput oleh hewan tersebut. Karena itu, tangan yang sudah terpapar bau kambing kerap membutuhkan penanganan tambahan agar kembali segar dan nyaman digunakan.
Sejumlah bahan dapur sederhana ternyata bisa membantu menetralisir bau menyengat itu. Bahan-bahan ini mudah ditemukan di rumah dan bisa dipakai tanpa langkah yang rumit. Berikut empat cara yang bisa dicoba untuk menghilangkan bau prengus daging kambing di tangan.
Garam dapur
Garam dapur menjadi salah satu cara paling sederhana untuk membantu mengusir bau tak sedap dari tangan. Menurut Dr. Sonali Gupta, konsultan dermatologi dalam HealthShots, membasuh tangan dengan air garam dapat membantu menghilangkan aroma yang menempel.
Caranya, basahi telapak tangan dengan sedikit air, lalu taburkan garam dapur secukupnya di atas telapak tangan. Setelah itu, gosokkan kedua tangan secara merata agar partikel garam bekerja mengangkat bau yang menempel. Jika sudah, bilas tangan dengan air bersih sampai kesat.
Selain digosok langsung, tangan juga bisa direndam dalam larutan air hangat dan garam selama 10-15 menit. Cara ini dapat menjadi pilihan ketika bau prengus terasa lebih kuat dan sulit hilang hanya dengan sekali cuci.
Lemon
Lemon dikenal memiliki sifat asam yang kuat sehingga mampu membantu menetralkan aroma menyengat sekaligus meninggalkan kesan wangi yang lebih segar di kulit. Bahan ini juga mudah dipakai saat tangan masih terasa lengket atau berbau setelah memegang daging kambing.
Untuk menggunakannya, potong buah lemon menjadi dua bagian lalu gosokkan langsung pada tangan, atau peras terlebih dahulu untuk mengambil airnya. Oleskan daging buah atau air perasan lemon secara merata ke seluruh permukaan tangan dan sela-sela jari, karena bagian itulah yang sering menjadi tempat menempelnya bau.
Diamkan selama beberapa saat agar kandungan alami lemon sempat bekerja menyerap aroma daging kambing. Setelah itu, bilas dengan air bersih hingga tidak ada sisa yang tertinggal di kulit.
Baking soda dan cuka
Kombinasi baking soda dan cuka putih juga bisa menjadi ramuan pembersih alami untuk mengatasi bau yang membandel. Campuran ini kerap dipakai karena dianggap cukup efektif membantu menetralkan aroma yang tidak sedap pada tangan.
Langkahnya cukup mudah. Campurkan cuka dan baking soda di wadah kecil hingga membentuk tekstur pasta. Setelah itu, oleskan pasta tersebut ke telapak tangan dan gosok secara perlahan agar merata ke seluruh bagian yang berbau.
Jika sudah, bilas tangan dengan air mengalir sampai benar-benar bersih. Selain dibuat pasta, tangan juga bisa direndam dalam campuran cuka dan air dengan perbandingan yang sama selama beberapa menit. Cara ini bisa dipilih jika bau prengus terasa lebih menempel dan sulit hilang dalam sekali bilas.
Bubuk kopi
Bagi pencinta kopi, bubuk kopi bisa menjadi alternatif lain untuk membantu menyamarkan bau tidak sedap di tangan. Aroma kopi yang dominan dinilai cukup efektif menggantikan bau prengus yang tertinggal setelah mengolah daging kambing.
Caranya, basahi telapak tangan dengan sedikit air, lalu taburkan bubuk kopi ke kedua telapak tangan. Gosokkan kedua tangan secara menyeluruh sampai bau prengus berkurang dan berganti dengan aroma kopi yang lebih kuat.
Setelah itu, bilas kembali tangan menggunakan sabun dan air mengalir sampai bersih. Langkah ini membantu memastikan sisa bubuk kopi ikut terangkat, sementara tangan terasa lebih segar dan tidak menyisakan aroma kambing yang mengganggu.
Dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti garam, lemon, baking soda, cuka, dan bubuk kopi, bau prengus pada tangan setelah mengolah daging kambing bisa ditangani dengan lebih mudah. Kuncinya ada pada pemakaian yang tepat dan pembilasan yang bersih agar aroma tak sedap tidak bertahan terlalu lama di kulit.






