Peristiwa

AC Gedung Blok A Wali Kota Jaksel Kembali Menyala Usai 8 Bulan Tak Beroperasi

×

AC Gedung Blok A Wali Kota Jaksel Kembali Menyala Usai 8 Bulan Tak Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: AC Kantor Wali Kota Jaksel Akhirnya Menyala Setelah 8 Bulan Mati

jurnalistik.co.id – Sistem pendingin ruangan (AC) di Gedung Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Selatan akhirnya kembali menyala setelah lebih dari delapan bulan tidak beroperasi. Setelah kebakaran trafo pada akhir 2025, pengujian kini dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh komponen bekerja optimal.

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan pengoperasian AC masih berada pada tahap uji coba yang dijalankan bertahap. Menurut dia, proses ini dilakukan untuk mengecek respons sistem dan memastikan komponen yang terhubung dapat berfungsi dengan baik sebelum dioperasikan penuh.

Syafrin menyebut bahwa jadwal uji coba berjalan lebih cepat dibanding perkiraan awal. Ia menjelaskan percepatan tersebut terjadi karena proses pengadaan trafo dan panel penggerak selesai lebih awal dari estimasi yang sebelumnya disusun.

“Ini sedang kita uji coba dulu, dilakukan secara bertahap,” ujar Syafrin dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026). Ia menambahkan bahwa masih ada rangkaian pengujian terhadap komponen sistem agar hasilnya stabil dalam penggunaan bertahap.

Uji coba karena beberapa komponen chiller perlu dipastikan

Di sisi lain, Kepala Bagian Umum dan Protokol Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan Fredy Maulana Saputra menjelaskan alasan pengujian dilakukan secara bertahap. Uji coba diperlukan karena sejumlah komponen chiller harus diperiksa kembali setelah lama tidak digunakan.

Fredy mengatakan ada beberapa komponen yang dirapikan, termasuk penanganan terhadap tiga blok yang dijadwalkan lebih dulu. Langkah itu dilakukan setelah sistem menganggur cukup lama, sehingga perawatan dan servis menjadi bagian dari persiapan pengaktifan kembali.

Sebelum AC dinyalakan, tim teknis juga melakukan pembersihan pada instalasi yang dipenuhi debu selama sistem tidak beroperasi. Kegiatan pembersihan dilakukan saat hari libur agar tidak mengganggu aktivitas perkantoran selama proses pemulihan berlangsung.

Pemkot Jakarta Selatan tidak hanya melakukan servis pada chiller, tetapi juga mengganti panel listrik serta memasang dua unit trafo untuk mendukung operasional sistem pendingin gedung. Fredy menegaskan pengoperasian kemudian diarahkan dengan pola pemeriksaan berjenjang agar setiap bagian sistem dapat dipantau responsnya.

Dimulai dari lantai terbawah dan diperiksa per lantai

Fredy menyebut pengoperasian AC dimulai dari lantai paling bawah. Setiap lantai akan diperiksa untuk memastikan suhu ruangan stabil dan komponen sistem bekerja normal, baru kemudian uji coba dilanjutkan ke lantai berikutnya.

Ia menjelaskan, pendekatan bertahap dipilih supaya tim bisa mengecek kondisi perangkat secara lebih terukur. Dengan cara itu, jika ada bagian yang memerlukan penyesuaian, penanganan dapat dilakukan sebelum pengujian meluas.

Saat ini, kata Fredy, performa sistem AC masih berada di kisaran sekitar 50 persen. Ia menggambarkan kondisi tersebut seperti kendaraan baru yang sedang menjalani tahap penyesuaian, sehingga belum dioptimalkan untuk penggunaan penuh.

AC berhenti setelah kebakaran ruang genset trafo

Peristiwa yang menyebabkan sistem pendingin tidak beroperasi terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 06.24 WIB. Saat itu, kebakaran melanda ruang genset trafo di gedung tersebut, yang kemudian berdampak pada fasilitas kelistrikan utama.

Karena pasokan listrik yang menyuplai sistem pendingin mengalami kerusakan, AC tidak dapat digunakan selama lebih dari delapan bulan. Pemulihan kemudian dilakukan melalui kombinasi perbaikan perangkat dan penguatan komponen kelistrikan agar sistem bisa dinyalakan kembali dan diuji.

Dengan pengujian bertahap yang sedang berlangsung, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menargetkan memastikan setiap komponen dapat kembali berfungsi secara menyeluruh. Setelah pengecekan per lantai selesai dan performa menunjukkan kestabilan, barulah pengoperasian dapat ditingkatkan menuju penggunaan maksimal.