jurnalistik.co.id – Kontestasi menuju kursi presiden Real Madrid kembali memanas, seiring duel antara petahana Florentino Perez dan penantang Enrique Riquelme. Perez berkuasa sejak 2009, sedangkan Riquelme menargetkan perubahan dengan mengincar kemenangan di pemilihan umum yang sedang berlangsung.
Di tengah persaingan itu, Riquelme menampilkan sejumlah janji kampanye yang dianggap bisa menjadi pembeda. Salah satu yang disebut adalah rencana perekrutan Erling Haaland apabila ia berhasil menang dalam pemilihan umum.
Langkah tersebut kemudian diposisikan sebagai gertakan kepada kompetitor, khususnya Florentino Perez, yang masih menjadi simbol dominasi di ruang kepemimpinan Real Madrid. Namun, tawaran terkait Haaland tidak berjalan lama tanpa respons.
Perwakilan Erling Haaland dilaporkan cepat membantah klaim perekrutan tersebut. Bahkan, Manchester City disebut akan mengambil tindakan hukum karena dinilai membajak pemain tersebut, sekaligus juga menyangkut Rodri.
Dengan situasi yang terus bergulir, nama Juergen Klopp ikut terseret ke dalam dinamika kampanye Riquelme. Klopp muncul sebagai tawaran tandingan setelah Perez menghadirkan Jose Mourinho yang hampir pasti akan menjadi pelatih Los Blancos bila Perez terpilih lagi.
Dalam kerangka itulah, Riquelme menjadikan Klopp sebagai bagian dari janji kampanye. Pada Jumat lalu menurut waktu setempat, tim kampanye Enrique Riquelme menjamin bahwa Juergen Klopp akan bergabung dengan Real Madrid.
Jaminan tersebut lalu berujung pada reaksi dari pihak yang berada paling dekat dengan Klopp. Alih-alih mendapat sambutan, penawaran yang diarahkan kepada Klopp disebut langsung dibantah oleh agen Klopp, Marc Kosicke.
Marc Kosicke mengungkap bahwa nama kliennya disebut secara terbuka dalam kampanye sehingga ia menilai tindakan itu sangat menyebalkan. Kosicke menyampaikan, “Ini menjengkelkan! Jürgen Klopp senang dengan perannya di Red Bull dan tidak memiliki ambisi untuk bekerja sebagai pelatih klub,” kata Marc Kosicke, kepada Sky Sport Germany dikutip dari A Bola.
Lebih lanjut, Kosicke juga menjelaskan batas ketertarikan Klopp terhadap pekerjaan kepelatihan. Ia menyebut Klopp hanya akan mempertimbangkan jabatan pelatih kepala Timnas Jerman.
Di sisi lain, tim kampanye Riquelme juga sempat menyatakan kesiapan melibatkan pihak internal Real Madrid terpilih. Mereka menyebut bahwa direktur olahraga terpilih, Raul Gonzalez, akan diinstruksikan untuk menghubungi pelatih asal Jerman itu agar mau merapat ke Santiago Bernabéu.
Namun, penjelasan tersebut tidak mengubah sikap pihak Klopp. Penawaran yang melibatkan nama Klopp dinilai Kosicke sebagai bentuk pecatutan, karena Klopp tidak tertarik melanjutkan karier sebagai pelatih klub menurut pernyataannya.
Kontestasi politik di Real Madrid juga menggaungkan dukungan dari figur lain. Vicente del Bosque disebut turut mendukung Riquelme, dengan catatan bahwa dukungan itu akan berjalan jika Riquelme berhasil menang dalam pemilihan.
Dalam konteks persaingan yang sama, Florentino Perez juga disebut menyampaikan pidato pada Rapat Umum Klub pada Minggu (23/11/2025). Sementara itu, dinamika kampanye yang menyentuh Haaland, Rodri, dan Klopp menunjukkan bagaimana nama-nama besar olahraga kerap dipakai sebagai bagian dari strategi dalam menguatkan posisi menjelang pemilu.
Serangkaian janji dan bantahan itu memperlihatkan betapa strategi kampanye di Madrid ikut mengandalkan figur-figur olahraga papan atas. Di satu sisi, isu Haaland dan Rodri langsung merespons cepat melalui penyangkalan dari pihak terkait, sekaligus menunjukkan bahwa klaim perekrutan tidak selalu diterima begitu saja. Di sisi lain, dinamika seputar Klopp juga bergeser dari janji kampanye menjadi penolakan terbuka.
Jika dirunut, jaminan yang disampaikan tim kampanye Riquelme tampak mencoba mengemas komunikasi politik dengan sentuhan “nama besar” untuk menambah daya tarik kepada publik. Namun, respons dari agen Klopp menegaskan adanya batas yang tegas: menurut Marc Kosicke, pendekatan tersebut dinilai tidak sesuai dengan minat Klopp pada level klub, karena ia hanya mempertimbangkan peran pelatih kepala Timnas Jerman.
Dalam lanskap yang sama, dukungan dari Vicente del Bosque pun disebut bersyarat pada hasil pemilihan. Sementara itu, Perez juga menempatkan narasi kepemimpinan melalui pidato di Rapat Umum Klub pada Minggu (23/11/2025) dan mengangkat opsi pelatih seperti Jose Mourinho yang berpotensi menjadi penegasan arah tim bila Perez kembali terpilih. Gabungan berbagai sinyal ini membuat persaingan semakin menonjolkan benturan kepentingan politik dan posisi figur-figur kunci.












