Internasional

Burnham mulai hari pertama kerja dari No 10 North Manchester, dorong kekuasaan bergeser ke daerah

×

Burnham mulai hari pertama kerja dari No 10 North Manchester, dorong kekuasaan bergeser ke daerah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Burnham to spend first day working from No 10 North

jurnalistik.co.id – Pada awal masa jabatan Andy Burnham sebagai perdana menteri, fokus penugasan kerja tidak berhenti di London. Ia akan memulai hari pertamanya di markas cabang Downing Street yang ditempatkan di Manchester.

Lokasi itu dikenal sebagai No 10 North. Melalui rencana ini, pemerintah menempatkan agenda pemindahan pusat pengambilan keputusan dari Whitehall dan Westminster menuju wilayah-wilayah di seluruh Inggris sebagai bagian dari langkah kebijakan.

Di No 10 North, menteri Lucy Powell dan Louise Haigh juga dijadwalkan beroperasi secara berkala dari situs baru tersebut. Rencananya, hingga akhir tahun depan jumlah pejabat sipil yang bergabung bersama mereka diperkirakan dapat mencapai 300 orang.

Pada hari Jumat di Manchester, Burnham akan memimpin pertemuan National Economic Council. Komite kabinet ini pertama kali diluncurkan pada 2008 untuk merespons tantangan ekonomi di tingkat nasional.

Sebelum pertemuan itu, Burnham menyampaikan pandangannya mengenai arah pergeseran kekuasaan. Ia mengatakan, “For 40 years, power and resources have been sucked into the centre, and too many communities have felt forgotten, without the attention and investment they deserve.”

Ia menambahkan, “The days of Whitehall resisting devolution are over, for good.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemerintah ingin mendorong desentralisasi dan memastikan kebijakan pembangunan ekonomi lokal tidak tertahan di pusat.

Dalam desain kerja No 10 North, keputusan strategis terkait devolution dan pertumbuhan ekonomi daerah akan bergeser ke luar kementerian pusat. Pengalihan ini diarahkan dari Kementerian Keuangan (Treasury) yang saat ini dipimpin John Healey, serta dari Kementerian Perumahan, Komunitas dan Pemerintahan Daerah yang dipimpin Angela Rayner, meski kedua departemen tetap memiliki masukan dalam area tersebut.

Rayner, yang konstituensinya berada di Greater Manchester, juga diperkirakan bekerja dari situs baru itu untuk pertama kalinya pada hari Jumat. Langkah tersebut menempatkan keterlibatan pejabat senior wilayah dalam ritme kerja yang lebih dekat dengan kebutuhan setempat.

Hari pertama Burnham di No 10 North juga mencakup pembicaraan dengan para pemimpin dunia usaha. Pertemuan itu akan melibatkan perwakilan Federation of Small Business, Confederation of British Industry, dan British Chambers of Commerce untuk membahas cara mendorong pertumbuhan serta investasi.

Labour menargetkan pembentukan rencana yang memanfaatkan strategi devolusi yang sudah ada dan kebijakan pertumbuhan lokal. Tujuannya agar pejabat sipil, walikota, dewan, dan pelaku usaha dapat bekerja bersama secara lebih terstruktur.

Dalam minggu-minggu awal pemerintahannya, Burnham telah melakukan serangkaian intervensi yang ditujukan untuk meringankan biaya hidup. Salah satu langkah yang disebut adalah pengumuman pemotongan 20% business rates untuk pub, social clubs, serta live music venues, mulai April tahun depan.

Namun, ambisi tersebut mendapat kritik dari pihak Konservatif. Kemi Badenoch menyebut rencana Burnham terlalu “kecil” dan menilai arah kebijakan perlu diperjelas, terutama terkait biaya energi bagi pelaku usaha dan kesenjangan pendanaan pertahanan.

Badenoch menyatakan, “When you are mayor of Manchester, you are handed a big pot of someone else’s money, and you decide where to spend it.” Ia menambahkan, “I’m sure this is great fun. It can make you very popular. But it is not the same as being prime minister.”

Ia menutup kritiknya dengan kalimat, “Andy Burnham needs to do better. He is behaving like he’s still the mayor of Manchester. He is now the prime minister of the United Kingdom, he needs to start acting like it.” Kritik itu menekankan perbedaan peran antara jabatan walikota dan perdana menteri.

Rencana lokasi No 10 North

Menurut pemahaman yang beredar, lokasi awal No 10 North berada di Heron House, pusat Manchester. Gedung itu berada dalam bangunan yang sama dengan kantor layanan intelijen GCHQ.

Personel polisi spesialis juga terlihat berjaga di gedung tersebut. Adapun basis jangka panjang untuk No 10 North diperkirakan akan berada di lokasi pemerintah baru yang sedang dibangun di area Ancoats, Manchester.

Pembangunan untuk basis jangka panjang tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2032. Rencana ini sejalan dengan upaya berulang sejumlah pemerintahan untuk memindahkan lebih banyak pejabat sipil keluar dari London.

Tahun lalu, ditetapkan target pemotongan jumlah peran di ibukota sebanyak 12,000. Berdasarkan angka terbaru, 19.6% pejabat sipil berbasis di London, dan jumlah tersebut telah berkurang secara bertahap selama empat tahun terakhir.

Untuk posisi senior, proporsi pejabat sipil di luar London tercatat 13.5%, sedangkan di London berada di angka 34.7%. Perbedaan tersebut menjadi salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai ketimpangan konsentrasi staf pemerintah.

Pejabat Whitehall yang bersedia pindah ke Manchester diberi tahu bahwa mereka akan ditawarkan paket relokasi. Dengan demikian, rencana No 10 North tidak hanya memindahkan tempat kerja, tetapi juga menyiapkan insentif agar pergerakan tenaga kerja birokrasi dapat berjalan.