Otomotif

Menjelang Jeda Musim Panas, Ramadhipa Mengejar Kemenangan di Putaran IV Moto3 Junior WCH 2026 Magny-Cours

×

Menjelang Jeda Musim Panas, Ramadhipa Mengejar Kemenangan di Putaran IV Moto3 Junior WCH 2026 Magny-Cours

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Jelang Jeda Musim, Ramadhipa Kejar Kemenangan di Magny-Cours

jurnalistik.co.id – Menjelang jeda musim panas, M. Kiandra Ramadhipa menatap akhir pekan Moto3 Junior World Championship 2026 putaran keempat di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis, dengan target besar: meraih hasil terbaik dan membuka peluang naik ke posisi puncak klasemen.

Balapan yang berlangsung 24–26 Juli 2026 itu menjadi penentu sebelum kompetisi memasuki masa istirahat. Bagi Ramadhipa, akhir pekan kali ini tidak sekadar bagian dari kalender, melainkan momentum untuk menajamkan strategi, terutama ketika persaingan di papan atas masih sangat rapat.

“Saya memiliki kenangan yang sangat baik di Magny-Cours tahun lalu dan saya sangat menyukai karakter sirkuit ini,” kata pebalap asal Sleman, Yogyakarta, dalam keterangan resmi, Kamis (23/7/2026).

Menurut Ramadhipa, pengalaman positif tersebut ingin dia jadikan modal untuk kembali tampil kompetitif. Ia juga menekankan kesiapan tim dan berharap proses pengembangan motor berjalan sesuai arah agar setelan yang dipakai pada kualifikasi maupun balapan dapat langsung memberi kepercayaan diri.

“Saya ingin memanfaatkan modal positif tersebut untuk kembali tampil kompetitif. Saat ini tim sedang berada dalam momentum yang baik, sehingga saya berharap bisa menemukan setelan motor terbaik untuk kualifikasi dan balapan,” ujar Ramadhipa.

Ramadhipa turun dalam musim 2026 bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team. Ia mengendarai Honda NSF250RW dan sejak awal kampanye tampil konsisten. Di tiga putaran pertama, hasil yang dikumpulkan mencerminkan stabilitas, baik saat menembus target posisi maupun saat menjaga ritme balapan dari awal hingga akhir.

Di Barcelona, ia finis ketiga. Ia kemudian meraih kemenangan di Estoril, dan setelah itu tetap mampu masuk ke kelompok tujuh besar pada balapan berikutnya. Bagi pebalap binaan Astra Honda Motor (AHM), catatan itu memperlihatkan bahwa performanya tidak datang dari satu momen, melainkan dari pengelolaan balapan yang terukur.

Namun, ada satu pengecualian pada musim ini. Pada Race 2 di Jerez, peluang Ramadhipa untuk meraih kemenangan sempat sirna setelah terlibat insiden dengan pebalap lain pada lap terakhir. Dari situ, hasil yang seharusnya lebih maksimal tidak bisa dipertahankan, sehingga akhir pekan tersebut menjadi pelajaran penting dalam menjaga kehati-hatian di fase krusial.

Dengan rangkaian performa tersebut, Ramadhipa kini menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 60 poin. Jaraknya ke puncak juga tergolong dekat, yakni hanya terpaut sembilan poin dari para pemegang posisi teratas, yang saat ini ditempati bersama oleh tiga pebalap.

Persaingan di kelas ini dipastikan berlangsung ketat. Lima pebalap teratas masih dipisahkan selisih 13 poin, sehingga hasil di Magny-Cours berpotensi mengubah susunan papan atas sebelum seluruh peserta masuk ke fase jeda musim panas.

“Salah satu target saya di Magny-Cours adalah bisa mengambil alih pimpinan klasemen kejuaraan dunia dan saya melihat akhir pekan ini sebagai kesempatan yang baik untuk mewujudkannya,” kata Ramadhipa.

Dalam konteks tersebut, akhir pekan di Magny-Cours menjadi ruang untuk memperkuat posisi sekaligus mengejar capaian individual. Ramadhipa menargetkan podium ketiga musim ini, sekaligus berupaya memperbesar peluangnya untuk naik ke puncak klasemen sementara melalui hasil yang lebih konsisten dibanding kompetisi sebelumnya.

Jadwal Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours

Jumat (24/7/2026) akan digelar Free Practice 1 pada 10.30 waktu setempat (15.30 WIB) dan Free Practice 2 pada 15.05 waktu setempat (20.05 WIB). Pada Sabtu (25/7/2026), sesi Practice dimulai pukul 10.20 waktu setempat (15.20 WIB), lalu kualifikasi (Q1 dan Q2) berlangsung pada 16.05 waktu setempat (21.05 WIB).

Minggu (26/7/2026), balapan dengan total 15 lap akan dimulai pada 13.00 waktu setempat (18.00 WIB). Dengan statusnya sebagai putaran keempat sekaligus balapan terakhir sebelum jeda musim panas, hasil akhir di Magny-Cours diharapkan menjadi penentu arah kompetisi pada fase berikutnya.