Peristiwa

‘apocalyptic’ di Cairngorms: kebakaran hutan dua pekan hanguskan 25 km² lahan dekat Aviemore

×

‘apocalyptic’ di Cairngorms: kebakaran hutan dua pekan hanguskan 25 km² lahan dekat Aviemore

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: 'Apocalyptic' damage as Cairngorms wildfire burns for two weeks

jurnalistik.co.id – Kebakaran hutan yang sudah berlangsung dua pekan di Taman Nasional Cairngorms meninggalkan pemandangan kerusakan yang oleh pengelola taman digambarkan sebagai “apocalyptic”. Sejak Rabu, 15 Juli, api telah melumat sekitar 10 mil persegi (25 km²) lahan moorland dan kawasan kehutanan di sekitar Aviemore.

Malcolm Smith, penasihat pertanian untuk Cairngorms National Park Authority (CNPA), mengatakan kondisi yang terlihat saat ini adalah hutan yang tersisa dalam keadaan sangat terbuka. Ia menuturkan, “You are passing through just bare forest now and birds flying about looking for their nests.”

Dari sisi penanganan, RSPB Scotland menyebut proses pemadaman belum bisa dipastikan selesai dalam waktu singkat. Mereka memperkirakan butuh waktu hingga beberapa minggu sebelum api benar-benar padam sepenuhnya.

Upaya pemadaman dan tantangan medan

Penanganan kebakaran terus dilakukan dengan melibatkan puluhan pemadam yang dibantu relawan. Di lapangan, terdapat keterlibatan penjaga area (gamekeepers) serta pekerja estate, termasuk operasi pengeboman air oleh helikopter untuk menekan titik-titik yang masih menyala.

RSPB Scotland juga menyatakan bahwa pemadaman berlanjut dengan fokus pada hotspot yang muncul kembali. Harapannya, cuaca yang lebih sejuk serta hujan dapat membantu mencegah meluasnya api ke area lain.

Smith menggambarkan dampak kebakaran terhadap lanskap sebagai sesuatu yang “heartbreaking”. Ia menambahkan, “It is a really sad sight,” serta menjelaskan bahwa perubahan yang terjadi sangat kontras dengan kebiasaan melihat pegunungan tersebut sepanjang musim. Smith menuturkan, “You are used to these beautiful mountains all summer and seeing them covered in snow in winter.”

Ia juga menekankan tingkat keterjangkauan api yang membuatnya sulit membayangkan. Smith menyebut, “To see the fires getting up to where people ski you really wouldn’t have thought that was possible.”

Smith memuji dukungan komunitas lokal terhadap pemadam, petani, dan relawan lainnya. Menurutnya, bantuan dari warga sekitar menjadi salah satu faktor yang membuat upaya di lapangan tetap berjalan.

Dampak pada ekosistem di Loch Garten

RSPB Scotland menyatakan salah satu wilayah yang terkena dampak berat adalah kawasan cagar alam Loch Garten di Abernethy. Organisasi tersebut menyebut bahwa berbagai habitat di lokasi itu telah terbakar parah.

RSPB Scotland juga menyebut Loch Garten menjadi rumah bagi sekitar 5.000 spesies, dan bahwa serangga, reptil, serta pohon, lumut kerak, dan lumut telah mati. James Reynolds, dari RSPB Scotland, menyatakan kondisi pascakebakaran meninggalkan bekas terbakar yang luas.

Reynolds menjelaskan adanya “burn scar” seluas 6.177-acre (2.500ha), dan ia menilai pemandangannya “ugly and upsetting”. Ia menegaskan situasi yang dihadapi masih jauh dari selesai: “This is still very much a live situation.”

Ia juga merinci bahwa terdapat titik-titik yang masih membara di dalam tanah. Reynolds berkata, “There are smouldering points – hotspots – in the soil which is quite peaty and when the wind get up that reignites and there are flames again.” Ia menambahkan bahwa pemadaman total bisa memakan waktu “weeks or more”.

Dalam pernyataannya, Reynolds mengatakan mereka sedang menunggu kondisi yang lebih menguntungkan. Ia menyatakan, “We are praying for rain.”

Evakuasi dan status insiden besar

Kebakaran bermula di dekat desa Glenmore, di luar Aviemore, pada 15 Juli. Insiden ini berujung pada evakuasi bagi warga setempat serta perkemahan (campsites) di area tersebut.

Ketika kebakaran mencapai puncaknya, lebih dari 500 petugas pemadam terlibat. Pada Jumat, Police Scotland menetapkan insiden itu sebagai “major incident”.

Beberapa kelompok lokal juga menyampaikan kritik terhadap pemerintah Skotlandia terkait kecepatan peningkatan respons terhadap kobaran api.

Sebab kebakaran masih belum diketahui

Sementara itu, Scottish Fire and Rescue Service (SFRS) menyebut hingga saat ini penyebab kebakaran hutan di dekat Ryvoan Bothy—tempat penampungan gunung dekat An Lochain Uaine atau “the Green Lochan”—belum diketahui.

Michael Humphreys, deputy assistant chief officer, mengatakan tim yang terlibat datang dari berbagai wilayah di Skotlandia dan bekerja di medan yang “very challenging”. Ia menambahkan bahwa penanganan tidak hanya berhenti pada pemadaman awal, melainkan juga mencakup penanganan serta pemantauan terhadap hotspot dan potensi flare up yang bisa berlanjut selama beberapa minggu.