jurnalistik.co.id – Arthur Fery menyita perhatian di Wimbledon setelah merampungkan kemenangan ke semifinal, sekaligus mendapat momen hangat dari keluarga kerajaan Inggris. Di tengah suasana pertandingan final nomor tunggal putra, ia juga berbagi kisah tentang ajakan yang ia sampaikan kepada Putra Pangeran George dan Putri Charlotte untuk bermain tenis.
Fery, yang berulang tahun ke-24 pada hari Minggu, bertemu dengan Pangeran dan Putri Wales, Kate bersama William, setelah keluarga kerajaan tiba di All England Club. Mereka datang tak lama setelah pukul 15:00 BST, dan saat memasuki royal box, penonton memberikan standing ovation.
Pada pertemuan itu, Arthur Fery mengaku sempat menyampaikan sesuatu kepada Catherine. Ia menjelaskan bahwa dirinya meyakini seluruh keluarga merupakan penggemar tenis, lalu menyampaikan tawaran agar anak-anak mereka bisa bermain jika suatu saat ingin mencoba.
“I know the whole family are all tennis fans, so I told her if her kids ever wanted to hit, I’m free.” Ucapan Fery tersebut disampaikan setelah ia bertemu langsung dengan Catherine di Wimbledon.
William dan Catherine juga mengucapkan selamat kepada Fery atas pencapaiannya yang melaju hingga babak semifinal. Dalam kesempatan itu, mereka sekaligus mengucapkan doa dan ucapan ulang tahun bahagia kepada sang petenis.
Selain ucapan langsung, Fery juga menerima kartu ucapan ulang tahun dari Pangeran dan Putri Wales. Ia kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Catherine di semifinal nomor tunggal putra.
“great to have her there” dan “meet her finally”, kata Fery ketika menggambarkan perasaannya setelah akhirnya bisa bertemu Catherine. Ia menilai momen tersebut menjadi sesuatu yang spesial, terutama karena Catherine hadir untuk menyaksikan partai di tahap penting turnamen.
Fery menambahkan, “She wished me good luck for the rest of the year and congratulated me for these two weeks.” Ia menjelaskan bahwa Catherine menyampaikan dukungan untuk sisa tahun sekaligus memberi selamat atas perjalanan dua pekan terakhirnya di turnamen ini.
Berita Terkait
Ketika ditanya apakah Catherine akan benar-benar memenuhi ajakan Fery untuk bermain tenis bersama George dan Charlotte, ia menanggapi dengan nada terbuka. “Let’s see, I don’t know. Let’s see if I get the call up.”
Selain anggota keluarga kerajaan, sejumlah figur terkenal juga menyaksikan final di Centre Court. Di antaranya terdapat Lord Frederick Windsor, istri Sophie Winkleman, serta Lady Gabriella Kingston.
Di luar keluarga kerajaan, penonton juga berisi nama-nama dari dunia hiburan dan olahraga. Australian actress Nicole Kidman, American actor Rami Malek, British singer Raye, dan mantan petenis nomor satu dunia Stan Smith turut berada di tribun.
Pertandingan final berlangsung antara Jannik Sinner dan Alexander Zverev. Setelah Sinner keluar sebagai juara, ia mempertahankan gelar tersebut untuk tahun kedua secara beruntun.
Karena statusnya sebagai patron All England Club, Kate menyerahkan trofi kepada Sinner usai laga selesai. Seremoni penyerahan hadiah menjadi penutup rangkaian final yang mempertemukan dua petenis dengan ambisi besar di momen paling menentukan.
Bagi Arthur Fery, perjalanan menuju semifinal juga berangkat dari kondisi yang jauh dari ekspektasi awal. Ia datang ke Championships sebagai peringkat dunia nomor 114, dan sebelumnya belum pernah melangkah melewati putaran kedua dalam ajang Grand Slam mana pun.
Namun, turnamen Wimbledon kali ini mengubah semuanya. Fery berhasil menembus semifinal dan kini akan dikonfirmasi sebagai nomor satu Inggris baru, sekaligus naik ke peringkat dunia ke-36 pada hari Senin.
Di sisi hadiah, pencapaian Fery di babak semifinal membawa konsekuensi finansial yang besar. Ia akan membawa pulang ÂŁ900,000 sebagai hadiah kemenangan untuk tahap tersebut.
Dengan rangkaian peristiwa sejak kedatangan keluarga kerajaan hingga suasana final di Centre Court, momen Wimbledon yang dialami Fery terasa lengkap: ada doa ulang tahun, ucapan selamat atas pencapaian, kartu ucapan dari Pangeran dan Putri Wales, hingga pertanyaan mengenai apakah tawaran bermain tenis untuk George dan Charlotte akan benar-benar terwujud.












