Bisnis & Ekonomi

Euforia Piala Dunia Mengerek Penjualan Jersei di Pontianak hingga 5 Kali Lipat

×

Euforia Piala Dunia Mengerek Penjualan Jersei di Pontianak hingga 5 Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Demam Piala Dunia Dongkrak Penjualan Jersei di Pontianak hingga 5 Kali Lipat Regional 23 Juni 2026
Ilustrasi: Demam Piala Dunia Dongkrak Penjualan Jersei di Pontianak hingga 5 Kali Lipat

jurnalistik.co.id – Euforia Piala Dunia 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat, ikut mengerek penjualan jersei sepak bola hingga sekitar 5 kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. Di sejumlah toko, harga jersi berkisar Rp135.000 hingga Rp170.000 per potong, tergantung jenis dan kualitas produk.

Antusiasme tersebut terlihat jelas sejak awal perhelatan bergulir. Penjualan jersei tim nasional peserta Piala Dunia mengalami lonjakan signifikan dibandingkan periode non-turnamen.

Lonjakan mulai terasa sebelum turnamen dimulai

Pemilik Basmah Shop, Zaky, mengungkapkan peningkatan permintaan mulai terasa sekitar sepekan sebelum turnamen berlangsung. Lonjakan itu kemudian terus berlanjut dan makin terasa menjelang laga pembuka.

Menurut Zaky, jika dibandingkan hari biasa, perubahan paling menonjol terjadi saat masyarakat mulai menaruh perhatian lebih pada pertandingan. “Kalau dibandingkan hari biasa, sekarang peningkatannya sekitar lima kali lipat,” kata Zaky saat ditemui di tokonya di kawasan Jalan Parit Haji Husin 1, Pontianak, Senin (22/6/2026).

Ia menuturkan, tokonya sudah lama menjalankan usaha penjualan jersei sejak 2014. Selama ini, Basmah Shop menyediakan berbagai jersei dari klub maupun tim nasional dari berbagai negara, baik untuk koleksi maupun kebutuhan harian.

Zaky juga menyebut jersei tidak hanya dibeli semata untuk koleksi penggemar. “Selain untuk koleksi para penggemar sepak bola, jersei juga banyak dibeli untuk kebutuhan olahraga sehari-hari,” katanya lagi.

Ketika ajang Piala Dunia 2026 memasuki fase pelaksanaan, Zaky menilai minat konsumen menjadi lebih terarah. “Namun memasuki ajang Piala Dunia 2026 , minat konsumen lebih banyak tertuju pada jersi tim nasional peserta turnamen,” ujarnya.

Portugal paling banyak diburu, Argentina banyak habis

Untuk memenuhi permintaan yang meningkat, Basmah Shop menyiapkan beragam jersei negara favorit. Sejumlah pilihan yang tersedia mencakup Portugal, Argentina, Spanyol, Jerman, hingga Jepang.

Dalam penjualan, Zaky mengatakan jersei Timnas Portugal menjadi produk yang paling banyak dicari pembeli. Setelah itu, jersei Timnas Argentina menempati urutan berikutnya, bahkan untuk beberapa variasi stok sudah habis.

“Portugal paling banyak dicari, kemudian Argentina. Untuk Argentina, baik home maupun away , stoknya sudah banyak yang habis,” ucap Zaky.

Ia menjelaskan, perburuan terhadap jersei tertentu biasanya mengikuti momentum perhatian publik terhadap tim yang berlaga. Saat minat mulai menguat, toko perlu menyesuaikan ketersediaan stok agar bisa memenuhi permintaan yang datang.

Antusiasme tumbuh dari tahun ke tahun

Zaky menilai antusiasme masyarakat terhadap sepak bola terus meningkat dari tahun ke tahun. Baginya, kondisi ini tampak bukan hanya karena jumlah peserta turnamen, tetapi juga karena cara orang mengakses informasi dan mengikuti perkembangan pertandingan.

Ia menyebut perkembangan media sosial dan kemudahan akses informasi turut mendorong tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola beserta atribut pendukungnya. Dengan cara itu, rasa ingin memiliki perlengkapan tim semakin cepat menyebar di kalangan penggemar.

Dalam evaluasinya, Zaky juga membandingkan performa penjualan pada Piala Dunia 2026 dengan edisi sebelumnya. “Zaky mengaku penjualan pada Piala Dunia 2026 lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya,” katanya.

Lonjakan yang terjadi di Basmah Shop mencerminkan bagaimana turnamen sepak bola besar mampu mengubah pola belanja harian. Saat euforia meningkat menjelang pertandingan, pilihan jersei tim nasional menjadi incaran utama, dan sejumlah produk bahkan dapat langsung terserap ketika stok mulai menipis.

Peningkatan minat juga terlihat dari ragam pilihan yang biasanya dicari konsumen. Di Basmah Shop, jersi yang paling sering dipertimbangkan pembeli umumnya berbeda dari sisi model dan kualitas, sehingga harga bisa naik dari kisaran Rp135.000 hingga Rp170.000 per potong. Saat perhatian publik terhadap pertandingan makin ramai, pelanggan cenderung langsung menyesuaikan dengan jenis produk yang tersedia di etalase.

Dalam beberapa waktu terakhir, permintaan tidak datang secara merata, melainkan mengikuti tim yang sedang jadi sorotan. Zaky menilai jersi Portugal menjadi yang paling banyak diburu, sementara untuk Argentina beberapa variasi stoknya sudah lebih cepat habis, baik versi home maupun away. Karena pola ini, toko juga berupaya menyiapkan opsi dari negara lain yang menjadi favorit seperti Spanyol, Jerman, dan Jepang agar pembeli tetap dapat memperoleh produk yang sesuai saat pilihan tertentu mulai menipis.

Dari sisi tren, Zaky melihat antusiasme terhadap sepak bola terus bergerak ke arah yang lebih kuat dari tahun ke tahun. Ia menyinggung peran akses informasi yang makin mudah dan perkembangan di media sosial yang membuat penggemar lebih cepat mengikuti perkembangan tim sekaligus mempercepat keputusan untuk mencari atribut pendukung. Selain untuk koleksi, jersi juga dibeli untuk kebutuhan olahraga sehari-hari, sehingga lonjakan permintaan terasa bukan hanya saat turnamen berlangsung, melainkan sejak minat mulai menguat sebelum laga pembuka.