Teknologi

Baterai Motor Listrik yang Rusak Bisa Diservis Ulang, Berapa Biayanya?

1
×

Baterai Motor Listrik yang Rusak Bisa Diservis Ulang, Berapa Biayanya?

Sebarkan artikel ini
Baterai Motor Listrik Rusak Bisa Diservis, Berapa Biayanya? Otomotif 6 Juni 2026
Ilustrasi: Baterai Motor Listrik Rusak Bisa Diservis, Berapa Biayanya?

jurnalistik.co.id – Komponen baterai kerap menjadi salah satu kekhawatiran utama bagi pemilik maupun calon konsumen motor listrik. Banyak orang beranggapan, ketika performa baterai mulai drop atau bermasalah, jalan satu-satunya adalah mengganti satu pack utuh dengan biaya yang bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Namun, pemahaman itu sebaiknya mulai diluruskan. Dalam sejumlah kasus, baterai motor listrik yang mengalami gangguan ternyata dapat diservis secara eceran, sehingga perbaikan tidak selalu harus menyasar keseluruhan pack.

Di Bogor, Hernest—owner Bogor Battery Electric Motion (BEMo), bengkel spesialis baterai kendaraan listrik—menjelaskan bahwa di dalam boks baterai motor listrik terdapat rangkaian puluhan sel kecil. Ketika performa baterai menurun, kerusakan biasanya tidak terjadi pada seluruh sel sekaligus, melainkan pada bagian tertentu saja.

“Banyak sekali yang berpikir bahwa ketika baterai rusak maka kita harus mengganti secara keseluruhan, tapi nanti dulu, simpan dulu budget untuk itu. Di tempat kami, kita bisa lakukan perbaikan khusus sel baterainya, baik itu tipe LiFePO4 (LFP), Lithium-ion, hingga aki SLA. Jadi, bisa kita lakukan pergantian hanya sel yang rusak saja,” ujar Hernest.

Mengapa bisa diservis per sel?

Menurut penjelasan tersebut, pendekatan servis eceran berangkat dari pemetaan kondisi sel setelah baterai dibongkar dan diperiksa. Karena kerusakan tidak selalu merata, teknisi dapat menentukan apakah seluruh sistem perlu diganti, atau justru cukup menyeimbangkan sel yang masih layak.

Dengan cara ini, pemilik tidak langsung diarahkan pada biaya penggantian pack penuh. Biaya yang muncul juga menjadi lebih terukur, karena bergantung pada tingkat kerusakan yang ditemukan selama proses pemeriksaan.

Dua jenis penanganan utama

Secara umum, terdapat dua jenis penanganan yang dipakai dalam skema servis baterai motor listrik. Dua kategori itu adalah kalibrasi ulang atau balancing, serta pergantian komponen sel fisik yang dinilai rusak.

Pada skenario balancing, teknisi biasanya melihat kondisi sel setelah pembongkaran. Jika sel-sel masih dinilai bagus, tetapi tegangannya tidak rata, maka tidak ada kebutuhan untuk mengganti sel tertentu.

Namun, bila ditemukan sel yang sudah mati atau mengalami drop total, maka bagian tersebut harus dicopot dan diganti dengan yang baru. Keputusan ini menjadi penentu utama perbedaan biaya antara perbaikan yang hanya butuh penyetaraan dan perbaikan yang mengharuskan penggantian sel.

Estimasi biaya servis baterai motor listrik di BEMo

Hernest menyebutkan, biaya servis baterai motor listrik di bengkel spesialis ternyata cukup ramah di kantong dan tetap mengikuti tingkat kerusakan. Pada layanan kalibrasi atau balancing arus, estimasi biayanya berada di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 150.000.

Rinciannya, jasa kalibrasi atau balancing arus dikenakan bila setelah dibongkar dan diperiksa, kondisi sel masih bagus namun tegangannya tidak rata. Teknisi akan melakukan proses penyetaraan arus agar seluruh sel kembali seimbang.

Biaya di rentang tersebut juga dapat bergantung pada kondisi pelat penyambung. Jika ada pelat penyambung yang lepas dan perlu di-las (welding) ulang, tarifnya bisa berada di bagian atas rentang yang disebutkan.

Untuk kasus pergantian sel baterai fisik, BEMo mematok biaya mulai Rp 85.000 per sel. Dengan skema ini, sel yang sudah mati atau drop total menjadi target penggantian, bukan seluruh pack.

Sebagai gambaran, untuk baterai sepeda listrik disebutkan harga satu komponen sel berada di angka kisaran Rp 85.000. Harga tersebut disebut sudah termasuk dengan jasa pemasangan.

Karena perbaikan dilakukan per sel, total biaya dapat menjadi lebih ringan bila kerusakan tidak menyebar ke banyak komponen. Jika hanya ada dua sel yang rusak, konsumen cukup merogoh kocek sekitar Rp 150.000-an saja.

Pada akhirnya, pesan utama dari pendekatan servis per sel adalah memberi alternatif yang lebih rasional ketika baterai motor listrik mengalami masalah. Alih-alih langsung mengganti pack utuh, pemilik bisa memulai dari pemeriksaan kondisi sel terlebih dahulu untuk memastikan apakah perlu balancing saja atau memang harus ada pergantian sel fisik tertentu.