Entertainment

Bisakah pernikahan di Madison Square Garden jadi kisah cinta ala “Wildest Dreams” Taylor Swift?

×

Bisakah pernikahan di Madison Square Garden jadi kisah cinta ala “Wildest Dreams” Taylor Swift?

Sebarkan artikel ini
Could a Madison Square Garden wedding be the love story of Taylor Swift's wildest dreams?
Ilustrasi: Could a Madison Square Garden wedding be the love story of Taylor Swift's wildest dreams?

jurnalistik.co.id – Rumor tentang pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di Madison Square Garden terus beredar setelah pejabat kota mengonfirmasi ada permohonan penutupan jalan di area arena tersebut pada akhir pekan libur 4 Juli. Konfirmasi itu memicu spekulasi apakah ajang yang sangat ikonik di Midtown Manhattan akan menjadi panggung kisah cinta versi “wildest dreams” ala penyanyi pop tersebut.

Dora Pekec, juru bicara kantor wali kota, menyampaikan kepada BBC bahwa izin penutupan jalan diajukan pada awal Juni. Permohonan itu mencakup rencana menutup jalan di sekitar Madison Square Garden mulai 2 hingga 4 Juli.

Kabar mengenai izin tersebut pertama kali dilaporkan oleh The New York Times, yang juga menyebut beberapa pemain tim Kansas City Chiefs—tim yang terkait dengan Travis Kelce—telah memesan kamar hotel di dekat lokasi. Pekec tidak menyebutkan siapa yang mengajukan permohonan izin penutupan jalan.

Setelah Swift dan Kelce mengumumkan pertunangan pada bulan Agustus, penggemar terus mencari petunjuk mengenai tempat mereka akan menggelar pernikahan. Dalam perkembangan lain, CNN melaporkan bahwa nama Kelce maupun Swift tidak tercantum pada berkas permohonan yang diajukan.

Menurut laporan The New York Times, ada sejumlah indikasi lain yang menguatkan kemungkinan upacara digelar di Madison Square Garden. Salah satunya adalah diberikannya pengarahan kepada petugas kepolisian Amtrak—yang bertugas sebagai pengamanan di Penn Station tepat di bawah arena—untuk mengantisipasi adanya pernikahan Swift selama libur akhir pekan tersebut.

Laporan itu juga menyebut skenario acara dalam dua tahap. Swift disebut akan mengadakan pertemuan yang lebih intim dengan 100 orang di Madison Square Garden pada 2 Juli, lalu diikuti perayaan yang lebih besar pada 3 Juli, dengan kemungkinan adanya penampilan di acara tersebut.

Rencana tempat yang dipertimbangkan mengejutkan banyak penggemar. Sejumlah penggemar membayangkan Swift akan menikah di lokasi yang lebih indah di luar ruangan, misalnya di dekat rumahnya di Rhode Island yang berada di tepi samudra.

Aktivitas pertunangan Swift dan Kelce juga sering dikaitkan dengan nuansa kisah dongeng. Foto-foto pertunangan mereka menampilkan Kelce melamar Swift di sebuah taman yang dihias puluhan bunga, sehingga pilihan venue di dalam gedung tanpa cahaya alami dinilai kontras oleh sebagian pihak.

Madison Square Garden sendiri digambarkan sebagai arena dalam ruangan dengan kapasitas sekitar 19.500 penonton dan minim pandangan pemandangan alam. Arena ini berada di tengah Midtown Manhattan, sehingga suasana yang dihasilkan berbeda dari gambaran pernikahan bernuansa terbuka yang banyak dibayangkan penggemar.

“Her getting married in Manhattan at all, let alone during the Fourth of July during America 250, plus the World Cup, is insanity,” ujar Molly Gaffney, penggemar Swift yang berasal dari Albany, New York. Ia menyinggung perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat serta pertandingan Piala Dunia yang berlangsung di sekitar lokasi.

Gaffney juga menambahkan, “This dark, industrial location as her wedding venue couldn’t be more perplexing,”. Ia menilai lokasi yang cenderung gelap dan bernuansa industri terasa sulit dipahami sebagai pilihan tempat pernikahan, terutama karena pada akhir pekan 4 Juli kota juga menyiapkan rangkaian acara terkait perayaan 250 tahun negara tersebut.

Di sisi lain, ada pula penggemar yang melihat Madison Square Garden justru masuk akal dari segi simbolik dan keamanan. Sebagian berspekulasi bahwa penggunaan arena bisa jadi upaya mengalihkan perhatian dari lokasi sebenarnya, namun Gaffney berpendapat bahwa usaha seperti itu terasa tidak sepadan jika hanya untuk pengalihan.

Bagi sebagian penggemar yang lain, Madison Square Garden yang juga menjadi tempat Swift beberapa kali tampil, serta arena tempat New York Knicks bertanding, dianggap selaras untuk Swift dan pasangan yang sama-sama berjejaring publik. Nicki Vleisides, warga New York City yang menjadi pengisi podcast tentang musik Swift, menyatakan bahwa “MSG is where music and sports come together at the most famous venue in the world.”

Ia melanjutkan, “The more I’ve thought about it, it kind of seems like the perfect choice for both Taylor and Travis and their respective industries.” Pernyataan itu menempatkan arena sebagai titik temu antara dunia hiburan dan olahraga yang menjadi ruang kerja keduanya.

Andie Furber, rekan pengisi podcast Vleisides, menyoroti aspek keamanan sebagai alasan lain. Ia mengatakan, “No drones or paparazzi can get in or out, and Taylor, Travis and guests can enter underground from blocks away with no chance of getting photographed.”

Furber juga menyebut arena memiliki pintu masuk privat serta akses berupa ramp yang memungkinkan selebritas masuk ke area lokasi. Dengan mekanisme tersebut, keamanan dan pengendalian akses dinilai lebih mudah dilakukan selama rangkaian acara berlangsung.

Jika benar pernikahan digelar di Madison Square Garden, momen tersebut akan menjadi rangkaian pengamanan besar lainnya bagi salah satu arena dalam ruangan terbesar di kota. Arena ini bahkan telah menjadi tuan rumah kedatangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada awal bulan ini untuk pertandingan final National Basketball Association (NBA) yang mempertemukan New York Knicks dan San Antonio Spurs.

Dengan adanya konfirmasi permohonan penutupan jalan pada periode 2 hingga 4 Juli, spekulasi mengenai tanggal, skala, dan bentuk acara tetap menguat. Namun, hingga ada kejelasan lebih lanjut mengenai detail yang disebut-sebut, semuanya masih bertumpu pada petunjuk-petunjuk dari laporan media dan persiapan keamanan yang diceritakan dari pihak terkait.