Teknologi

Apple Naikkan Harga MacBook dan iPad, Imbas Biaya Chip yang Melonjak

×

Apple Naikkan Harga MacBook dan iPad, Imbas Biaya Chip yang Melonjak

Sebarkan artikel ini
Apple hikes prices on some products by nearly 20% while Xbox raises console cost
Ilustrasi: Apple hikes prices on some products by nearly 20% while Xbox raises console cost

jurnalistik.co.id – Apple meningkatkan harga sejumlah produk MacBook dan iPad di seluruh dunia, sebagai respons terhadap biaya chip memori dan penyimpanan yang terus naik. Perusahaan menyebut tantangan ini muncul dalam waktu yang sangat singkat dan belum pernah terjadi dengan skala sebesar itu.

Dalam pernyataannya, Apple mengatakan, “We have never seen a component price increase this much, this quickly,” seraya menambahkan bahwa pihaknya “working tirelessly to find solutions”. Apple menyampaikan kenaikan harga terjadi karena industri elektronik sedang menghadapi “unprecedented challenge” akibat “extraordinary surge” dalam permintaan chip yang dibutuhkan untuk menjalankan pusat data berbasis AI.

Apple tidak memasukkan iPhone dalam skema kenaikan harga untuk sebagian perangkat, namun analis teknologi Paolo Pescatore menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa “AI boom was now affecting consumer electronics”. Menurutnya, efek gelombang permintaan chip kini sudah merembet ke perangkat yang dibeli konsumen.

Berbagai perusahaan teknologi sebelumnya juga menaikkan harga perangkat mereka untuk menyerap lonjakan biaya perangkat keras. Sejumlah kenaikan harga terutama terkait komponen memori dan penyimpanan, termasuk RAM, yang digunakan sebagai memori komputer.

Para ahli menyebut proliferasi pusat data yang diperlukan untuk mendorong “AI boom” menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, sehingga harga komponen ikut melambung. Selain itu, TSMC selaku produsen chip terbesar di dunia juga menyatakan inflasi mendorong biaya operasional.

Wendell Huang dari TSMC, yang membuat chip untuk pihak seperti Nvidia, AMD, dan Apple, tidak menutup kemungkinan kenaikan harga akibat biaya yang ikut melonjak. Namun, ia juga menekankan bahwa tekanan ekonomi dan industri membuat situasi biaya tidak lagi stabil.

Paolo Pescatore menilai tindakan Apple menunjukkan besarnya persoalan yang bahkan harus dihadapi “even for the world’s biggest technology companies”. “This is a significant moment because even Apple, with its scale and buying power, is no longer immune to the rising cost of key components,” ujarnya dalam penjelasan kepada BBC.

Di antara perangkat yang terdampak adalah MacBook Pro dengan penyimpanan 1 terabyte. Di toko AS, harganya naik menjadi $1,999 dari $1,699.

Di Inggris, laptop termurah Apple yang disebut Neo mengalami kenaikan dari £599 menjadi £699 dalam hitungan bulan sejak peluncurannya. Perusahaan menjelaskan, “We have shielded our customers from these increases so far, but we have now reached a point where we need to begin raising prices on a number of products, including today’s increases for iPad and Mac.”

David Naranjo dari Counterpoint mengatakan ia memperkirakan merek PC dan tablet lain akan mengikuti langkah Apple. Ia menyebut perusahaan bisa menaikkan harga untuk produk tertentu, memangkas diskon pada model tingkat awal, atau menyesuaikan lini produknya dengan fokus lebih besar pada perangkat kelas premium.

Dipanjan Chatterjee, wakil presiden dan analis utama di Forrester, menilai basis pelanggan Apple akan menanggung dampak finansial tersebut tanpa terlalu banyak protes. “If anyone can survive a price increase with minimal blowback, it’s Apple,” tambah Chatterjee.

Sebelumnya, Tim Cook juga menyinggung kemungkinan perubahan harga. Ia menyebut kenaikan harga “unavoidable” karena situasi di sekitar chip memori dinilai “unsustainable”, serta mengatakan, “We definitely need memory pricing and supply to return to reasonable levels for consumer products. That’s the bottom line,” menurut pemberitaan di Wall Street Journal.

Lonjakan biaya juga memengaruhi berbagai perusahaan dan produk di sektor teknologi, termasuk PC dan konsol. Pada Senin, Valve menyatakan target awal penetapan harga PC gaming Steam Machine “no longer viable”, lalu meluncurkannya dengan harga £879 di Inggris dan $1,049 di AS.

Valve juga menaikkan harga Steam Deck lebih dari 40% dengan alasan biaya yang terus meningkat. Dalam lanskap biaya komponen yang makin sulit diprediksi, langkah Apple menjadi salah satu sinyal bahwa tekanan industri chip sudah masuk ke produk konsumen secara nyata.