Bisnis & Ekonomi

Jeffrey Hendrik: IPO SWAP UGM Masih Dinamis, BEI Tunggu Filling

×

Jeffrey Hendrik: IPO SWAP UGM Masih Dinamis, BEI Tunggu Filling

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Bos BEI Ungkap Nasib IPO Perusahaan Riset UGM SWAP - Market

jurnalistik.co.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Sinergi Wirakarya Agung Persada (SWAP) milik Universitas Gadjah Mada (UGM) masih berada dalam fase yang terus bergerak mengikuti dinamika di pasar.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan proses IPO calon emiten saat ini masih berjalan secara dinamis. Menurutnya, perkembangan yang terjadi tidak semata-mata ditentukan oleh rencana perusahaan, melainkan juga dipengaruhi kondisi pasar yang sedang berlangsung.

Hendrik menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, pada Rabu (16/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pihak BEI belum menerima pengisian dokumen terkait tahap IPO untuk SWAP.

“Belum ada filling lagi ke kami, kita tunggu saja nanti kalau memang di-filling lagi,” kata Jeffrey. Pernyataan itu menggambarkan bahwa jadwal lanjutan masih menunggu tahapan pengisian yang, jika berlangsung, akan menjadi penanda langkah berikutnya dalam proses.

Jeffrey menambahkan bahwa pada tahap persiapan IPO, kondisi pasar menjadi salah satu pertimbangan utama. Calon emiten serta penjamin emisi, menurutnya, perlu mempertimbangkan situasi pasar ketika menentukan waktu pelaksanaan penawaran dan harga saham.

Ia menyoroti bahwa pasar memiliki peran langsung dalam menentukan kelancaran proses. Dalam pandangannya, penetapan waktu maupun harga tidak bisa dilepaskan dari bagaimana respons pelaku pasar terhadap saham yang akan ditawarkan.

Pasar menentukan waktu dan harga penawaran

Lebih lanjut, Jeffrey Hendrik menyebut bahwa kondisi pasar saat ini mendorong calon emiten untuk melihat kemampuan pasar dalam menyerap saham. Artinya, ketika rencana penawaran memasuki tahapan tertentu, penilaian atas daya serap pasar menjadi bagian yang perlu dilakukan secara cermat.

Hendrik menekankan bahwa pertimbangan tersebut berhubungan dengan kebutuhan untuk memastikan penawaran berjalan sesuai ekspektasi proses. Ia juga menyiratkan bahwa ketepatan timing dan penetapan harga merupakan hasil pertimbangan bersama, termasuk dari sisi penjamin emisi.

Dengan adanya situasi pasar yang sedang berlangsung, calon emiten perlu menyesuaikan strategi pelaksanaan IPO agar penawaran dapat diproses secara tepat. Dalam konteks ini, BEI berposisi menunggu tahapan lanjutan yang sedang dinantikan, yaitu jika pengisian dokumen dilakukan kembali.

Jeffrey tidak menyebutkan rincian jadwal baru ataupun perubahan parameter tertentu untuk IPO SWAP pada kesempatan tersebut. Namun, yang disampaikan secara tegas adalah status terkini bahwa BEI belum menerima “filling” pada saat keterangan diberikan.

Sementara itu, pernyataan BEI juga menegaskan bahwa proses IPO bukan sekadar rangkaian langkah administrasi. Di dalamnya terdapat pertimbangan kelayakan timing berdasarkan kondisi pasar, termasuk bagaimana pasar dapat menyerap saham yang nantinya ditawarkan.

Di sisi lain, penjamin emisi turut menjadi pihak yang perlu mempertimbangkan kondisi pasar tersebut saat merumuskan rencana penawaran. Jeffrey menyatakan bahwa waktu serta harga saham ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, sehingga perusahaan tidak bergerak dalam ruang yang terpisah dari realitas perdagangan dan sentimen yang ada.

Dengan demikian, hingga saat ini, rencana IPO SWAP milik UGM tetap berjalan dalam kerangka yang dinilai “dinamis”. Tahap lanjutan akan mengikuti kapan “filling” kembali masuk ke BEI, sekaligus bagaimana kondisi pasar memungkinkan penawaran dilakukan pada waktu dan harga yang sesuai dengan kemampuan pasar menyerap saham.

Penjelasan Jeffrey Hendrik tersebut sekaligus menegaskan arah komunikasi BEI terkait proses IPO: menempatkan kondisi pasar sebagai pertimbangan penting, serta memastikan langkah berikutnya menunggu tahapan dokumen yang masih belum diterima pada saat keterangan diberikan.