Teknologi

Brand Smartwatch Paling Diminati Sepanjang Kuartal I-2026 – Teknologi

×

Brand Smartwatch Paling Diminati Sepanjang Kuartal I-2026 – Teknologi

Sebarkan artikel ini
Brand Smartwatch Paling Diminati Sepanjang Kuartal I-2026
Ilustrasi: Brand Smartwatch Paling Diminati Sepanjang Kuartal I-2026 - Teknologi

jurnalistik.co.id – Pasar smartwatch global pada awal 2026 menunjukkan tren yang menguat. Pada kuartal pertama, pengiriman smartwatch dunia tumbuh 4% secara tahunan (year-on-year/yoy), menandai perbaikan dibanding periode sebelumnya.

Counterpoint Research menyebut penguatan itu tidak datang dari satu faktor saja. Permintaan terhadap perangkat premium disebut menjadi pendorong utama, diikuti oleh meningkatnya minat pada fitur kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI). Di saat yang sama, pemulihan pasar China turut berperan, didukung oleh subsidi pemerintah.

Temuan tersebut mengacu pada laporan Counterpoint Research Global Smartwatch Shipments Tracker Q1 2026. Laporan itu memperlihatkan bahwa persaingan di segmen perangkat pintar kian dipengaruhi oleh kombinasi kualitas produk dan kemampuan fitur yang relevan dengan kebutuhan kesehatan.

Dalam periode tersebut, Apple menjadi merek dengan kinerja paling menonjol. Berdasarkan data yang sama, Apple berhasil menaikkan pangsa pasar globalnya dari 20% pada kuartal pertama 2025 menjadi 23% pada kuartal pertama 2026.

Kenaikan pangsa pasar itu sejalan dengan pertumbuhan pengiriman Apple yang mencapai 21% secara tahunan. Angka tersebut bahkan disebut menjadi yang tertinggi di antara sepuluh merek smartwatch terbesar dunia, sekaligus menunjukkan bahwa performa Apple bukan sekadar bergerak seiring pasar, melainkan mengungguli kompetitor.

Analis Utama Counterpoint Research, Anshika Jain, menjelaskan keberhasilan Apple terutama dipengaruhi oleh performa kuat lini produk terbarunya. Menurutnya, peningkatan minat konsumen juga berkaitan dengan fitur kesehatan yang dinilai lebih lengkap, sehingga perangkat Apple Watch makin menarik bagi pengguna yang mencari fungsi kesehatan yang lebih menyeluruh.

Jain juga menyoroti peran strategi portofolio dalam memperluas jangkauan pasar. Kehadiran Apple Watch SE 3 disebut menargetkan segmen harga yang lebih terjangkau, sehingga membantu mendorong ketertarikan pada lini jam tangan pintar Apple dari lebih banyak kelompok konsumen.

Dengan demikian, gambaran awal 2026 memperlihatkan bahwa pasar smartwatch tumbuh didorong oleh kebutuhan yang semakin spesifik, terutama pada fitur kesehatan berbasis AI. Di saat yang sama, pemulihan yang dibantu subsidi pemerintah di China turut menciptakan momentum yang membuat kompetisi merek global semakin ketat.

Secara keseluruhan, lanskap kuartal pertama 2026 yang tergambar dalam laporan Counterpoint Research menunjukkan dua hal sekaligus: pasar mengalami pertumbuhan, dan Apple mampu memanfaatkan momentum tersebut melalui kombinasi peningkatan pangsa pasar, pertumbuhan pengiriman, serta penguatan lini produk yang menyasar kebutuhan kesehatan dan variasi kelas harga.

Dari sisi persaingan, petunjuk utama dalam tracker Q1 2026 adalah bahwa pembeda tidak lagi hanya ukuran brand, melainkan kualitas perangkat serta kecocokan fitur dengan kebutuhan harian. Dengan pasar yang mulai pulih di beberapa wilayah, merek dituntut merespons preferensi pengguna dengan lebih cepat.

Dalam konteks tersebut, kenaikan Apple dipaparkan sebagai hasil strategi yang menyentuh dua sasaran sekaligus. Di satu sisi, performa pengiriman tumbuh kuat; di sisi lain, pangsa pasar ikut melebar dari 20% menjadi 23% pada kuartal pertama tahun berikutnya, yang menunjukkan daya tarik tidak sekadar mengikuti tren umum.

Penjelasan Anshika Jain menekankan bahwa ketertarikan konsumen berkaitan dengan layanan kesehatan yang dirasakan lebih menyeluruh. Artinya, fitur yang relevan dengan kesehatan mendapat tempat lebih tinggi dalam keputusan pembelian, sehingga Apple Watch diposisikan lebih sesuai untuk pengguna yang ingin fungsi kesehatan sebagai prioritas.

Selain itu, pendekatan portofolio turut memperluas peluang pasar. Apple Watch SE 3 disebut hadir untuk merangkul segmen harga yang lebih terjangkau, sehingga pengguna dengan beragam kemampuan belanja tetap dapat masuk ke ekosistem produk Apple Watch, tanpa harus menunggu kelas premium.

Secara keseluruhan, kombinasi pertumbuhan pasar, dorongan minat pada fitur kesehatan berbasis AI, serta pemulihan China yang ditopang subsidi membuat dinamika kompetisi makin rapat. Di tengah kondisi itu, Apple tampil menonjol lewat penguatan lini produk dan capaian pangsa yang mengiringi pertumbuhan pengiriman.