Olahraga

Brendon McCullum Siap Bekerja Sama dengan Ben Stokes yang Kembali Jadi Kapten untuk Tes Penentu vs Selandia Baru di Trent Bridge

×

Brendon McCullum Siap Bekerja Sama dengan Ben Stokes yang Kembali Jadi Kapten untuk Tes Penentu vs Selandia Baru di Trent Bridge

Sebarkan artikel ini
Stokes to return as captain for third Test, coach McCullum says
Ilustrasi: Ben Stokes: Brendon McCullum prepared to work with returning England Test captain going forward

jurnalistik.co.id – Brendon McCullum menyatakan siap bekerja dengan Ben Stokes ketika kapten tersebut kembali memegang peran sebagai nakhoda Tim Inggris untuk Tes penentu ketiga melawan Selandia Baru di Trent Bridge.

McCullum menegaskan bahwa Stokes akan kembali sebagai kapten—posisi yang telah dipegangnya sejak 2022—setelah momen-momen yang sebelumnya membuatnya absen pada fase penting jelang pertandingan. “Ben will be back,” kata McCullum. “He’ll be back and he’ll be captain.”

Dalam persiapan menjelang Tes kedua, Stokes dan pelempar cepat Gus Atkinson sebelumnya dibuat tidak tersedia menyusul penyelidikan terkait sebuah insiden di klub malam di London. McCullum menyebut hasil investigasi masih belum diungkap, namun memastikan bahwa Stokes tetap akan kembali untuk Tes berikutnya.

“Ben will be back,” diucapkan McCullum saat menanggapi situasi yang berkembang. Pernyataan itu menjadi bagian dari respons Tim Inggris terhadap rangkaian problem di luar lapangan yang sempat mengganggu perjalanan mereka, terutama setelah perjalanan Ashes yang berakhir sulit.

Kepastian peran kapten untuk Tes di Trent Bridge

McCullum berbicara menjelang pertandingan penentu ketiga di Trent Bridge, setelah sebelumnya ia dan Stokes menepis dugaan retaknya hubungan mereka selama Ashes di Australia. Langkah klarifikasi itu muncul setelah kekalahan seri Ashes dengan skor 1-4, yang dinilai berjalan beriringan dengan berbagai persoalan di luar lapangan.

Setelah itu, Inggris sempat meraih kemenangan pada Tes pertama pasca-Ashes—melawan Selandia Baru di Lord’s—di mana Stokes memecahkan kurufew tengah malam tim saat merayakan hasil tersebut. Detail tersebut disebut sebagai salah satu ilustrasi dinamika internal yang mengikuti perjalanan tim.

Terkait hubungan kerja dengan Stokes, McCullum menyampaikan pandangan yang berfokus pada komunikasi dan kesetaraan tujuan. Ia mengutip: “You’re just trying to make sure you’re very communicative right throughout.”

McCullum menambahkan bahwa tim memiliki ambisi yang sama, yaitu membangun kriket Inggris menjadi tim yang sangat kuat dan berupaya meraih hasil di lapangan. Ia menegaskan, “We all got the same ambition, which is to make English cricket a very good team and to try to achieve results on the field, and that hasn’t changed.”

Ia juga mengungkapkan bahwa direktur kriket Inggris, Rob Key, telah menemui Stokes pada pekan ini. Menurut McCullum, kerja sama mereka terjalin erat dalam jangka panjang: “We’ve worked together intimately for four years.”

Lebih lanjut, McCullum berkata mereka telah mencapai banyak hal yang “cool,” namun juga pernah mengecewakan diri sendiri pada bagian lain. Ia menekankan bahwa dorongan, keyakinan, dan ambisi untuk tim ini tidak pernah goyah: “Our motivation, belief and ambition for this side has not wavered.”

Ia menyatakan bahwa percakapan yang kuat dan langsung adalah hal yang wajar ketika seseorang berada di posisi kepemimpinan, seraya menambahkan adanya saling menghormati dalam cara mereka bekerja. “I anticipate we’ll be able to work together really well in the week coming and I’m sure that both of us have that same vision for this cricket team.”

Waktu sebelum Tes kedua dan respons setelah insiden

McCullum juga menceritakan bahwa ketika ia berbicara kepada media dua hari sebelum Tes kedua di The Oval, ia berulang kali menyebut “worry” dan “concern” terkait Stokes. Setelah itu, Stokes kembali ke lapangan untuk Durham saat menghadapi Northamptonshire dalam Kejuaraan Kabupaten.

Dalam laga tersebut, Stokes mencetak 95, yang disebut sebagai skor tertinggi yang diraihnya dalam kriket sejak Juli tahun lalu. Kendati demikian, jelang Tes ketiga, Stokes dan Atkinson—yang bermain untuk Surrey melawan Glamorgan—diketahui ditarik dari pertandingan pada Minggu agar siap menghadapi Tes ketiga yang dimulai pada Kamis.

McCullum menjelaskan bahwa ia berkomunikasi dengan Stokes setiap hari setelah insiden tersebut. Ia berkata, “I’ve been speaking to Ben every single day since we had the incident and my assessment was that I was worried about him.”

Ia menilai, melihat Stokes turun untuk bermain kriket dan tampak menikmati permainan, menjadi sinyal yang positif. “To see him go out there and play some cricket and look like he was enjoying himself is really positive.”

Mengenai isi pembicaraan mereka, McCullum menyatakan percakapan itu bersifat rahasia. “I’m not going to divulge our conversations because they are confidential but it’s great to see him back playing and I look forward to seeing him in a couple of days.”

Rangkaian kontroversi yang menyertai perjalanan Inggris

McCullum menyebut episode ini sebagai bagian dari serangkaian kontroversi yang membayangi Tim Inggris sejak tur musim dingin. Ia menyinggung kejadian pada Oktober ketika kapten kriket format terbatas, Harry Brook, diserang oleh seorang pemandu/penjaga klub malam di Wellington menjelang ODI melawan Selandia Baru, dengan Jacob Bethell dan Josh Tongue juga berada di lokasi saat insiden terjadi.

Ia juga mengingat kembali kejadian pada Desember, ketika Ben Duckett—pada libur pertengahan Ashes di Noosa—direkam tampak mabuk oleh sejumlah anggota masyarakat. Rekaman itu kemudian diposting ke media sosial.

Menanggapi situasi berulang tersebut, McCullum berkata bahwa mengurus persoalan seperti ini terasa mengganggu. “It is quite annoying, to be totally honest, constantly having to deal with these issues.”

Ia menyatakan bahwa dirinya ingin menciptakan lingkungan agar para pemain merasa bebas, menikmati waktu, dan dapat bepergian ke berbagai tempat sambil berupaya menghadapi tekanan bermain kriket internasional. Namun ia menegaskan ia tidak membenarkan sejumlah tindakan yang telah dilakukan oleh tim dan ia menyikapinya dengan tegas.

McCullum menambahkan, “I like creating an environment where guys feel free, they are enjoying themselves, having a good time, travelling the world, trying to handle the pressures of playing international cricket, but I don’t condone some of the stuff we have done and I’ve been very strong on that.” Ia menegaskan bahwa ia akan terus bersikap tegas. “I will continue to be strong on it.”

Ia menyebut kondisi itu sangat mengecewakan dan berharap fokus tim bisa kembali pada hal-hal yang lebih substantif. “It is incredibly disappointing that we have had to deal with those issues. I would like us to just become a better cricket team. It would be nice if that was our focus, rather than some of the other stuff we have had to deal with.”