jurnalistik.co.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengumumkan penguatan strategi di luar bisnis pembiayaan perumahan. Langkah itu diarahkan agar layanan Perseroan makin beragam, dengan perhatian khusus pada sektor fesyen dan industri kreatif.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Senin (3/8/2026), BTN menyebut dukungan perusahaan terhadap Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 menjadi salah satu wujud dari transformasi tersebut. Perseroan juga meluncurkan program Spend More Win More bekerja sama dengan Visa.
Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan, partisipasi BTN dalam IFW merupakan bagian dari perubahan arah yang selama ini lebih identik dengan “papan” atau KPR. Menurut dia, upaya baru tersebut bertujuan memperluas manfaat BTN bagi kebutuhan masyarakat yang lebih luas.
“BTN Indonesia Fashion Week melengkapi transformasi kami yang saat ini biasanya sangat melekat dengan papan. Papan itu adalah KPR. Kami mencoba membantu masyarakat dalam kepemilikan rumah,” ujar Rully dalam keterangannya.
Rully menyatakan, dalam tiga tahun terakhir BTN mulai memperluas kiprahnya ke sektor fesyen sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan sandang masyarakat. Selain fesyen, Perseroan juga aktif menggelar kegiatan kuliner yang berkaitan dengan sektor pangan.
Melalui beragam inisiatif itu, BTN ingin hadir menjawab tiga kebutuhan dasar, yakni sandang, pangan, dan papan. Dengan begitu, keterlibatan perusahaan tidak berhenti pada pembiayaan hunian, tetapi turut merangkul ekosistem yang lebih luas.
Dukungan BTN terhadap Indonesia Fashion Week selama tiga tahun berturut-turut, lanjut Rully, berangkat dari keyakinan bahwa industri kreatif merupakan penggerak penting perekonomian nasional. Karena itu, Perseroan berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan industri tersebut melalui berbagai bentuk kolaborasi.
Berita Terkait
“BTN Prioritas The Grand Gala malam ini bukan sekadar sebuah perayaan. Ini merupakan bentuk apresiasi kepada para nasabah yang telah mempercayakan perjalanan finansialnya bersama BTN. Sekaligus penghormatan kepada para desainer dan pelaku industri kreatif yang terus mengharumkan nama Indonesia melalui karya dan inovasinya,” kata Rully.
Dalam kesempatan yang sama, ia menambahkan bahwa kemajuan bangsa lahir dari keberanian untuk berkarya, berkolaborasi, dan menciptakan nilai. Ia juga menyandingkan semangat di industri fesyen dengan aktivitas perbankan yang membangun masa depan melalui kepercayaan.
“Sebagaimana dunia fesyen menghadirkan identitas melalui kreativitas, dunia perbankan membangun masa depan melalui kepercayaan. Keduanya tumbuh dari semangat yang sama, yakni terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rully.
Bersamaan dengan rangkaian Indonesia Fashion Week 2026, BTN bersama Visa meluncurkan program Spend More Win More sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah BTN Prospera, BTN Prioritas, dan BTN Private. Program ini ditujukan untuk meningkatkan frekuensi maupun volume transaksi menggunakan Kartu Debit BTN Visa.
Melalui program tersebut, BTN berharap loyalitas nasabah bisa makin terbentuk, sekaligus memperluas pengalaman transaksi yang terhubung dengan ekosistem layanan perusahaan. Pada saat yang sama, kolaborasi di panggung fesyen dimaknai sebagai upaya menghadirkan lebih dari sekadar layanan perbankan.
BTN menyebut perusahaan berupaya menjadi mitra yang membuka lebih banyak peluang, mulai dari memudahkan transaksi melalui Bale by BTN, memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan pelaku usaha kreatif, hingga menghadirkan pengalaman eksklusif bagi nasabah. Dengan kombinasi inisiatif di bidang layanan dan kolaborasi industri, Perseroan menempatkan fesyen sebagai salah satu pintu pengembangan relasi sekaligus dukungan terhadap pelaku kreatif.
Secara keseluruhan, penguatan BTN yang ditekankan dalam pernyataan itu menunjukkan arah kebijakan yang lebih berimbang antara kebutuhan papan dan sektor-sektor lain yang terkait erat dengan sandang serta pangan. Langkah ini diharapkan membuat layanan BTN makin relevan dengan dinamika ekonomi nasional, khususnya melalui kolaborasi yang membesarkan industri kreatif.












