jurnalistik.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan penyesuaian operasional terhadap delapan perjalanan kereta api jarak jauh keberangkatan dan kedatangan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (14/6/2026). Penyesuaian itu dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026 yang berdampak pada pengaturan lalu lintas serta penutupan sejumlah ruas jalan utama di Jakarta.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa kebijakan ini disiapkan untuk memberikan alternatif akses bagi pelanggan kereta api jarak jauh. Ia menyebutkan bahwa rekayasa operasional diarahkan agar perjalanan tetap dapat berlangsung dengan pengaturan yang menyesuaikan kondisi di sekitar lokasi dan arus lalu lintas selama penyelenggaraan acara.
“Rekayasa operasional berupa Berhenti Luar Biasa (BLB) sejumlah perjalanan kereta api di Stasiun Jatinegara dilakukan untuk memberikan alternatif akses bagi pelanggan yang akan berangkat dari Jakarta,” ujar Franoto. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengaturan tidak hanya menyangkut Stasiun Gambir, melainkan juga melibatkan skema di Stasiun Jatinegara sebagai bagian dari strategi akses bagi pelanggan.
Franoto juga menyampaikan bahwa penyesuaian operasional tersebut tidak mengubah fungsi utama Stasiun Gambir untuk layanan penumpang. “Namun demikian, Stasiun Gambir tetap dapat digunakan untuk layanan naik dan turun pelanggan,” lanjutnya. Artinya, bagi penumpang yang menggunakan Gambir, KAI memastikan layanan naik-turun tetap dapat dilakukan, meski terdapat penyesuaian pada sebagian rangkaian perjalanan.
KAI, lanjut Franoto, mengimbau penumpang agar memperhatikan jadwal perjalanan. Penyesuaian ini berkaitan dengan kondisi di lapangan selama acara berlangsung, sehingga potensi kepadatan lalu lintas dapat terjadi di sejumlah titik Jakarta. Karena itu, penumpang diminta datang lebih awal untuk mengantisipasi waktu tempuh dan situasi pergerakan.
“KAI mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, mengingat adanya potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik Jakarta. Pastikan kembali jadwal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center KAI 121, petugas stasiun, maupun kanal resmi KAI lainnya,” kata Franoto. Imbauan ini menempatkan pengecekan jadwal sebagai langkah utama yang perlu dilakukan menjelang hari keberangkatan.
Penyesuaian pada keberangkatan dari Stasiun Gambir
Dalam pengumuman KAI, terdapat penyesuaian operasional terhadap sejumlah perjalanan yang berangkat dari Stasiun Gambir. Rinciannya untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir yang disebutkan dalam pengumuman adalah sebagai berikut: KA 7010C tambahan relasi Gambir–Yogyakarta berangkat pukul 05.15 WIB; KA 6 Argo Semeru relasi Gambir–Surabaya Gubeng berangkat pukul 06.20 WIB; KA 50F Purwojaya relasi Gambir–Cilacap berangkat pukul 07.00 WIB.
Masih untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, KAI juga mencantumkan KA 132B Parahyangan relasi Gambir–Bandung berangkat pukul 07.30 WIB serta KA 46 Taksaka relasi Gambir–Yogyakarta berangkat pukul 07.45 WIB. KAI menempatkan waktu keberangkatan tersebut sebagai bagian dari penyesuaian operasional pada hari Minggu (14/6/2026) seiring kebutuhan pengaturan lalu lintas di Jakarta.
Penyesuaian yang diberlakukan pada hari tersebut merupakan bagian dari upaya KAI dalam menjaga akses perjalanan pelanggan kereta api jarak jauh. Dengan adanya strategi BLB di Stasiun Jatinegara untuk memberikan alternatif akses bagi pelanggan yang berangkat dari Jakarta, kebijakan operasional juga dikombinasikan dengan memastikan Stasiun Gambir tetap melayani layanan naik dan turun pelanggan.
Bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan pada periode yang terdampak, KAI menekankan agar jadwal dicek kembali sebelum berangkat. Informasi jadwal keberangkatan dapat dipastikan melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center KAI 121, petugas stasiun, maupun kanal resmi KAI lainnya, sejalan dengan imbauan Franoto Wibowo terkait potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik Jakarta selama penyelenggaraan BTN JAKIM 2026.












