jurnalistik.co.id – Cuaca panas di Inggris diperkirakan kembali menguat pekan depan. Sejumlah wilayah di Inggris dan sebagian Wales berpeluang mengalami kondisi yang kembali mendekati level gelombang panas, dengan suhu puncak diperkirakan bisa mencapai 35°C (95°F).
Pembalikan pola cuaca ini mengikuti pergantian akhir pekan, ketika wilayah utara dan barat laut Inggris Raya mendapat hujan yang selama ini dinantikan. Setelah jeda itu, suhu disebut akan naik lagi dan menyentuh ambang heatwave di banyak lokasi.
Bagi sebagian daerah, pekan depan bahkan bisa menandai awal gelombang panas keempat tahun ini. Meski demikian, beberapa titik lainnya saat ini masih berada pada gelombang panas ke-3 dan belum sepenuhnya melewati ambang batas.
Gelombang panas: ambang batas dan definisinya
Heatwave dinyatakan ketika suhu mencapai atau melampaui ambang batas yang berlaku selama tiga hari berturut-turut. Nilai ambang berbeda-beda: 25°C untuk wilayah utara dan barat Inggris Raya, sedangkan 28°C berlaku untuk beberapa bagian Inggris timur.
Menurut catatan ambang yang luas terlampaui pada periode akhir Mei, Juni, dan kembali pada Juli, Inggris Raya sejauh ini sudah mengalami tiga gelombang panas. Pada sebagian besar wilayah Inggris dan Wales, gelombang panas ketiga berakhir pada akhir pekan lalu saat udara yang lebih sejuk datang.
Akibat kedatangan udara tersebut, suhu maksimum turun secara luas menjadi 20–24°C. Namun, ada pengecualian di dua lokasi: Usk (Monmouthshire) dan Exeter (Devon), yang terus mencapai kriteria heatwave sejak waktu sebelumnya.
Di kedua daerah itu, suhu disebut tetap “hampir” memenuhi kriteria sejak jeda berakhir. Bahkan, pada Jumat, Usk dan Exeter mencapai ambang heatwave untuk hari ke-20 berturut-turut, atau rekor terpanjang pada tahun ini.
Ketika suhu diperkirakan kembali turun selama akhir pekan dan sebagian wilayah melihat sedikit hujan, gelombang panas lokal pada akhirnya diperkirakan juga akan mereda. Meski begitu, potensi jeda ini dinilai bisa bersifat sementara.
Berita Terkait
Pekan depan: tekanan tinggi dan hujan yang menyempit
Untuk minggu mendatang, tekanan tinggi diperkirakan mulai menguat dekat bagian selatan Inggris Raya. Kondisi ini membuat front cuaca yang membawa hujan cenderung “terhenti”, sehingga wilayah terdampak hujan menjadi lebih terbatas.
Jika ada cuaca basah, hujan diperkirakan akan terkonsentrasi di area utara dan barat—terutama di wilayah barat laut Skotlandia. Di sisi lain, bagian selatan Inggris Raya justru diperkirakan kembali mengalami kenaikan suhu.
Dengan latar tersebut, peluang gelombang panas keempat dinilai tetap ada. Namun, Met Office juga menegaskan bahwa ambang “heatwave” tidak semata soal suhu tinggi yang berdiri sendiri, melainkan cakupan stasiun yang memenuhi kriteria.
Met Office menyatakan, “If only one or two stations reach heatwave criteria, that would not be defined as a heatwave.”.
Perkiraan suhu: dari 25–32°C hingga potensi 30–35°C
Untuk sebagian besar pekan depan, suhu di Inggris dan Wales diperkirakan berada di kisaran puncak 25–32°C. Cuaca terpanas pada awalnya diperkirakan terkonsentrasi di Inggris bagian tengah dan timur pada Selasa, sebelum kemudian meluas ke arah utara dan barat.
Skotlandia dan Irlandia Utara diperkirakan tetap lebih sejuk, dengan suhu umumnya berada di kisaran belasan tinggi hingga 20-an rendah hingga menengah. Sementara itu, beberapa model komputer juga menyebut kemungkinan gelombang panas yang lebih kuat muncul pada akhir pekan berikutnya.
Jika skenario itu terjadi, Wales bagian timur dan sebagian besar Inggris bisa mengalami suhu 30–35°C. Kondisi tersebut meningkatkan peluang gelombang panas keempat benar-benar dapat dinyatakan.
Di Skotlandia dan Irlandia Utara, suhu juga diperkirakan ikut naik, dengan kisaran mencapai pertengahan hingga akhir 20-an. Dengan variasi skenario antarmodel, prakiraan terbaru untuk tiap wilayah tetap disarankan untuk dicek melalui aplikasi dan halaman BBC Weather.












