Peristiwa

Cuaca Inggris: Kapan Hujan Berikutnya Turun Lagi?

×

Cuaca Inggris: Kapan Hujan Berikutnya Turun Lagi?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: UK weather: When will it rain next?

jurnalistik.co.id – Setelah beberapa waktu didominasi cuaca kering, Inggris berpeluang mendapat hujan lagi pada akhir pekan ini. Namun, Chris Fawkes menekankan bahwa jumlahnya tidak besar dan tidak otomatis menghentikan tren menuju kekeringan yang lebih luas.

Dalam pembaruan cuaca terbaru yang dipaparkan Chris Fawkes (sekitar 4 jam yang lalu), kondisi di Inggris dan Wales menunjukkan gambaran yang kontras. Meski Juni tercatat lebih basah dari rata-rata di Inggris, sebagian besar hujan turun pada dua pekan pertama bulan itu.

Sejak 15 Juni, banyak wilayah di Inggris melaporkan curah hujan di bawah 10 mm. Di area tengah hingga selatan bagian Inggris, bahkan tercatat sekitar 3 mm atau kurang.

Di Surrey, tepatnya Wisley, tidak ada hujan sama sekali selama 36 hari berturut-turut. Di Wales, sebagian besar wilayah menerima kurang dari 25 mm sejak pertengahan Juni.

Pengeringan paling terasa di bagian timur laut Wales. Rhyl di Denbighshire hanya mencatat 3 mm hujan selama periode tersebut.

Di tengah situasi itu, larangan menggunakan selang (hosepipe ban) untuk pengisian air mulai berlaku di kawasan pelanggan Thames Water pada hari Kamis. Larangan serupa juga sudah diberlakukan pada pelanggan perusahaan air lain di wilayah selatan, tengah, dan timur Inggris, seiring sejumlah daerah dinyatakan berada di ambang kekeringan.

Kondisi berbeda justru terjadi di Irlandia Utara dan Skotlandia pada Juni. Irlandia Utara mencatat 67% lebih banyak hujan dibanding rata-rata, sementara bagian barat Skotlandia juga sangat basah.

Memasuki Juli, pola hujan berbalik: Irlandia Utara dan sebagian besar Skotlandia menjadi jauh lebih kering dari rata-rata. Meski demikian, hujan masih berlanjut di wilayah Highlands; bahkan Aultbea sudah mencapai tingkat curah hujan rata-rata Juli, dengan hujan “lebih banyak lagi” diperkirakan datang.

Akhir pekan: perubahan pola cuaca dan potensi hujan terukur

Perkiraan untuk akhir pekan ini menggambarkan pergeseran pola cuaca (sekitar 18 jam yang lalu). Biasanya sistem cuaca bergerak dari barat ke timur, tetapi tekanan udara tinggi yang sudah lama bertahan diperkirakan bergeser ke barat—dikenal sebagai retrogression.

Dengan pergeseran itu, jet stream akan bergerak lebih tepat melintasi Inggris dan mengarahkan front cuaca sehingga hujan dapat masuk ke wilayah-wilayah tertentu. Chris Fawkes menyebut ini sebagai kesempatan datangnya hujan yang memang ditunggu.

Bukit-bukit di Irlandia Utara, utara Inggris, dan utara Wales diperkirakan menerima 5–10 mm hujan pada akhir pekan ini. Untuk Skotlandia bagian barat, wilayah ber-naputan tinggi (high ground) diprediksi lebih basah, dengan kisaran 10–20 mm.

Sementara itu, hujan diperkirakan tidak merata di Midlands, Inggris bagian selatan, dan timur Inggris. Di area-area ini, hujan cenderung lebih ringan dan bersifat berpola setempat, dengan hanya beberapa milimeter—dan ada kemungkinan beberapa tempat sama sekali tidak kebagian hujan.

Secara gambaran besar, total hujan yang datang tidak terlalu besar. Namun pada beberapa lokasi, hujan akhir pekan ini berpotensi menggandakan jumlah yang sudah terjadi sejak pertengahan Juni.

Fokus lain yang disebut Fawkes adalah dampaknya: hujan mungkin memberi sedikit pelepas untuk taman yang sudah kering, tetapi tidak diperkirakan cukup untuk menghentikan penurunan menuju kondisi kekeringan yang lebih luas. Di beberapa tempat, panas dan kering yang berlangsung bahkan sudah mengubah warna ruang publik, seperti Blackheath Common yang tampak seperti jerami kekuningan.

Pekan depan hingga awal Agustus: hujan lebih terkonsentrasi di barat laut

Masuk ke pekan berikutnya, curah hujan diperkirakan terkonsentrasi di Inggris bagian barat laut. Pada bagian akhir pekan, Highlands juga berpeluang mengalami kondisi yang jauh lebih basah.

Di sisi lain, wilayah selatan dan timur Inggris diperkirakan menerima sedikit hingga nyaris tidak ada hujan. Dengan demikian, jeda yang datang lebih terasa sebagai “perubahan setempat” dibanding perbaikan menyeluruh.

Setelah itu, menuju Agustus, potensi gelombang panas lain masih mungkin terbentuk di Spanyol dan Prancis. Meski demikian, masih terlalu dini untuk memastikan apakah gelombang panas tersebut akan merambat hingga ke Inggris.