jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengajak Majelis Sholawat Jabal Rahmah Gorontalo untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Ajakan itu disampaikan saat membuka rangkaian Milad kedua majelis yang dikaitkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Rujab Wagub dan mengusung tema “Membumikan Sholawat, Meneladani Akhlak Nabi Menuju Generasi Rabbani”. Idah menegaskan bahwa kepedulian sosial serta etika dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian penting dari upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Menurut Idah, nilai yang dibawa dalam kegiatan keagamaan tidak seharusnya berhenti pada forum tersebut. Ia berharap nilai itu ikut hidup dalam praktik di keluarga dan lingkungan masyarakat, sehingga setiap ajaran yang disampaikan dapat diterjemahkan menjadi perilaku nyata.
Idah juga menyampaikan harapannya agar perhatian terhadap kepedulian sosial dan etika sosial terus meningkat dari waktu ke waktu. “Diharapkan pada Milad selanjutnya, kepedulian terhadap kepekaan sosial dan etika sosial juga semakin diperhatikan dalam kehidupan. Karena dengan meneladani Rasulullah, kita bisa memberikan keteladanan yang baik kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Idah.
Dalam kesempatan itu, Idah menyoroti peran perempuan, khususnya para ibu, dalam membentuk keluarga yang damai dan tenteram. Ia menyatakan bahwa pemberdayaan perempuan tidak cukup berhenti sebagai wacana atau teori, melainkan harus diwujudkan melalui peran nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Idah turut mengingatkan pentingnya pengawasan serta pendampingan terhadap anak-anak di tengah berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda. Ia menyebut isu yang juga menyentuh lingkungan sosial, termasuk perundungan, agar tidak dinormalisasi dalam kehidupan bersama.
Berita Terkait
Lebih lanjut, Idah menegaskan bahwa perilaku saling membuli tidak seharusnya dianggap sebagai hal yang lazim. “Kalau dalam kehidupan kita semuanya berkiblat pada ajaran Rasulullah, tentunya larangan-larangan yang ada dalam ajaran tersebut akan kita jauhi. Kemudian keluarga juga akan menjadi damai dan tenteram, dan anak-anak bisa meneladani sikap kedua orang tuanya,” kata Idah.
Selain itu, Idah mengajak seluruh majelis taklim dan organisasi perempuan di Gorontalo untuk ikut mendukung program pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Fokus dukungan tersebut, menurutnya, berkaitan dengan pemberdayaan perempuan serta penguatan keluarga agar berjalan seiring dengan penguatan nilai di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Majelis Sholawat Jabal Rahmah Gorontalo, Yopi Abas, menyampaikan bahwa Milad tersebut juga diisi ceramah agama oleh Ustaz Hamdan Zein. Ia menjelaskan tujuan kegiatan sebagai upaya mempererat silaturahmi antara antarjemaah Majelis Sholawat Jabal Rahmah, pemerintah, kaum muslimin, serta majelis-majelis taklim di Provinsi Gorontalo.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Provinsi Gorontalo Sulastri Ibrahim, pembina Majelis Sholawat Jabal Rahmah Gorontalo Nurindah Rahim, serta Kepala Kantor Kementerian Agama wilayah Kota Gorontalo. Turut hadir pengurus dan anggota Majelis Sholawat Jabal Rahmah, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan di Aula Rujab Wagub pada Minggu (20/9/2026).
Idah menekankan bahwa makna milad dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada rangkaian acara, tetapi harus terlihat dalam cara berkomunikasi, bersikap, dan mengambil keputusan di lingkungan terdekat. Ia berharap suasana keagamaan yang dibangun dapat mendorong adanya perubahan sikap yang lebih peka terhadap kebutuhan orang lain, sekaligus memperkuat etika dalam pergaulan sehari-hari.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kualitas interaksi antarwarga agar nilai-nilai yang diajarkan benar-benar menjadi pegangan bersama. Ajakan tersebut mencakup dorongan agar para ibu dan pihak terkait terus memperkuat peran pendampingan, termasuk memastikan anak-anak mendapat perhatian serta tidak tumbuh dalam budaya saling menjatuhkan. Dengan mempererat silaturahmi antara majelis, pemerintah, dan seluruh unsur keagamaan, kegiatan seperti ini diharapkan ikut mendukung terwujudnya keluarga yang damai dan tenteram.












