Daerah

Jadwal Pemadaman Lampu DKI Jakarta Malam Ini: Mulai 20.30 WIB

×

Jadwal Pemadaman Lampu DKI Jakarta Malam Ini: Mulai 20.30 WIB

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Siap-Siap Pemadaman Lampu di Wilayah Jakarta Malam Ini, Cek Jadwalnya

jurnalistik.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan adanya pemadaman lampu serentak pada malam hari ini. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama satu jam penuh, mengikuti waktu yang telah ditetapkan oleh Pemprov.

Aksi tersebut akan dimulai pada pukul 20.30 WIB dan berakhir pukul 21.30 WIB. Pemprov menyebut langkah ini sebagai upaya membangun kebiasaan hemat energi melalui tindakan yang bisa dilakukan bersama.

Waktu pelaksanaan dan durasi

Menurut informasi yang disampaikan, pemadaman lampu dilakukan selama 60 menit. Rentang waktu tersebut dipilih agar masyarakat dapat ikut menyesuaikan penggunaan listrik pada jam-jam yang ditentukan.

DLH DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudi Gardesi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan kepedulian terhadap lingkungan lewat kebiasaan sederhana. Ia menekankan bahwa penggunaan listrik secara bijak menjadi bagian dari pesan utama dalam program ini.

Ruang lingkup di Jakarta

Pemadaman lampu rencananya diterapkan pada sejumlah titik dan gedung di Jakarta. Selain itu, kegiatan disebut menyasar beberapa ruas jalan protokol dan arteri serta berbagai ikon kota sebagai bagian dari upaya penanaman kebiasaan hemat energi.

Lokasi yang disebut dalam pengumuman antara lain kawasan Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, serta Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Program ini juga mencakup area Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, dan kawasan Balai Kota DKI Jakarta.

Pelaksanaan aksi di berbagai ikon dan titik penting tersebut diharapkan bisa menjadi pengingat visual bagi publik. Dudi menilai keterlibatan banyak pihak—mulai dari masyarakat hingga pengelola gedung dan pelaku usaha—akan membuat gerakan hemat energi lebih terasa dampaknya.

Keterkaitan dengan peringatan Hari Ozon Sedunia

Pemprov juga mengaitkan kegiatan pemadaman ini dengan peringatan Hari Ozon Sedunia. Hari tersebut diperingati setiap 16 September, dan Pemprov menggunakan momen itu untuk mengajak perubahan perilaku yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui aksi satu jam ini, kami mengajak masyarakat membawa semangat hemat energi ke dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar,” kata Dudi, dikutip dari kanal berita resmi Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Ia melanjutkan bahwa dukungan publik akan sangat memengaruhi keberhasilan gerakan. Dudi juga mengajak agar kebiasaan mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan dibiasakan secara bertahap.

“Dukungan masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha sangat berarti bagi gerakan ini. Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan. Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta,” ucapnya.

Pengalaman aksi serupa sebelumnya

Dudi juga menyinggung capaian dari aksi serupa yang digelar pada Sabtu (13/6/) lalu. Dalam pelaksanaan sebelumnya, Pemprov mencatat adanya penghematan listrik sebesar 75,18 MWh.

Selain penghematan energi, aksi terdahulu juga disebut menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp108.693.752. Dari sisi dampak lingkungan, kegiatan tersebut menghasilkan estimasi pengurangan emisi sebesar 60,14 ton CO₂e.

Dudi menjelaskan bahwa hasil tersebut menunjukkan keterlibatan pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan penghematan energi yang terukur. Karena itu, Pemprov berharap semangat kebersamaan yang sama terus dijaga dan ditumbuhkan.

“Pemprov DKI Jakarta berharap semangat kebersamaan tersebut terus tumbuh dan menjadi bagian dari keseharian warga,” ucapnya.

Dengan adanya jadwal pemadaman ini, Pemprov mengajak warga untuk menyesuaikan penggunaan listrik pada pukul 20.30–21.30 WIB. Penerapan di sejumlah ikon dan titik strategis diharapkan memperkuat pesan hemat energi sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan di Jakarta.