Daerah

Kuota Penerima Beras CPP di Gorontalo Bertambah 22.170 KPM, Gusnar Salurkan di Limboto

×

Kuota Penerima Beras CPP di Gorontalo Bertambah 22.170 KPM, Gusnar Salurkan di Limboto

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Penerima Beras CPP di Kabupaten Gorontalo Naik 22 Ribu KPM

jurnalistik.co.id – Gubernur Gusnar Ismail menyalurkan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada penerima manfaat di Kabupaten Gorontalo. Penyerahan dilakukan di Kelurahan Hunggaluwa dan Tenilo, Kecamatan Limboto, pada Selasa (8/9/2026).

Di Kelurahan Hunggaluwa, jumlah penerima manfaat tercatat sebanyak 850 KPM. Sementara itu, di Kelurahan Tenilo sebanyak 300 KPM.

Penyaluran ini juga didasarkan pada data Bulog Gorontalo terkait alokasi penerima beras CPP untuk Kabupaten Gorontalo pada tahun berjalan. Total penerima yang ditetapkan sebanyak 68.450 KPM.

Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 22.170 KPM dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebanyak 46.280 KPM. Kenaikan kuota ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan program CPP di daerah.

Gusnar Ismail menyampaikan bahwa penambahan kuota penerima beras CPP di Gorontalo merupakan hasil pendataan dari tingkat desa dan kelurahan. Ia juga menyebut adanya perubahan desil dalam proses penetapan.

“Kita berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas penambahan kuota penerima beras CPP di Gorontalo. Penambahan itu berdasarkan hasil pendataan dari tingkat desa dan kelurahan, serta adanya perubahan desil,” ungkap Gusnar.

Gubernur kemudian menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Bulog untuk mempercepat penyaluran beras CPP. Percepatan ini, menurutnya, bertujuan untuk membantu masyarakat di tengah kondisi kemarau saat ini.

Selain untuk dukungan kepada penerima manfaat, percepatan penyaluran juga dimaksudkan agar stabilisasi harga beras dapat terus terjaga. Dengan begitu, bantuan diharapkan memberi dampak nyata dan tepat waktu.

Pada periode penyaluran kali ini, setiap KPM menerima sebanyak 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Gusnar juga menyampaikan bahwa proses lanjutan ditargetkan agar distribusi dapat diterima masyarakat secepat mungkin.

“Semalam saya baca di running text televisi, bapak Presiden sudah memerintahkan untuk disalurkan sampai bulan Desember. Jadi setelah ini akan diproses sehingga diharapkan secepatnya bisa diterima masyarakat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan terima kasih atas penyaluran beras CPP tersebut. Ia menyatakan bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo, khususnya saat menghadapi kondisi paceklik.

Bupati menegaskan bahwa bantuan yang diterima merupakan bentuk dukungan pemerintah yang harus dimanfaatkan dengan baik. Sofyan juga mengingatkan agar penerima menggunakan bantuan sesuai peruntukannya dan tidak diperdagangkan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Gorontalo yang telah memberikan alokasi yang cukup besar buat Kabupaten Gorontalo. Patut disyukuri karena pemerintah selalu hadir membantu masyarakat. Manfaatkan sebaik-baiknya dan jangan dijual,” pesan Sofyan kepada penerima manfaat.

Penyaluran beras CPP di Limboto ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan. Dengan meningkatnya jumlah penerima dibandingkan tahun sebelumnya, program diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga penerima manfaat di wilayah tersebut.

Langkah percepatan penyaluran dan penguatan distribusi, sebagaimana disampaikan Gusnar, diharapkan mampu membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan musim kemarau. Sementara itu, pesan untuk menjaga manfaat bantuan menjadi penekanan agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Penyaluran beras CPP pada Selasa (8/9/2026) di Kecamatan Limboto menjadi penegasan bahwa distribusi dilakukan bertahap dan terukur. Di Kelurahan Hunggaluwa tercatat 850 KPM, sedangkan di Kelurahan Tenilo sebanyak 300 KPM, dengan total penerima untuk Kabupaten Gorontalo yang ditetapkan mencapai 68.450 KPM.

Kuota penerima yang mengalami kenaikan 22.170 KPM dibandingkan tahun 2025 dijalankan berdasarkan hasil pendataan dari tingkat desa dan kelurahan, termasuk adanya perubahan desil dalam proses penetapan. Gubernur menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Bulog untuk mempercepat penyaluran agar bantuan bisa menjangkau masyarakat lebih cepat, termasuk untuk mendukung saat kemarau berlangsung dan menjaga stabilisasi harga beras.

Dalam pelaksanaan periode penyaluran kali ini, setiap KPM mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Bupati Sofyan Puhi juga menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan sesuai peruntukan serta larangan untuk diperdagangkan, karena program ini diarahkan supaya penerima merasakan manfaat secara nyata dan tepat waktu, sekaligus memperkuat kelancaran distribusi pangan di wilayah Kabupaten Gorontalo.