Teknologi

DeepSeek Disebut Kembangkan Chip AI Sendiri, Kurangi Ketergantungan pada Nvidia dan Huawei

×

DeepSeek Disebut Kembangkan Chip AI Sendiri, Kurangi Ketergantungan pada Nvidia dan Huawei

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: DeepSeek Diam-diam Garap Chip AI Sendiri, Tinggalkan Nvidia dan Huawei?

jurnalistik.co.id – DeepSeek dikabarkan tengah merancang chip AI internal untuk menjalankan model yang mereka bangun, sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan chip dari Nvidia maupun Huawei.

Kabar ini disampaikan berdasarkan informasi dari tiga sumber yang mengetahui rencana perusahaan tersebut, sebagaimana diungkap melalui laporan Reuters.

Menurut sumber-sumber itu, chip yang sedang dikembangkan DeepSeek dirancang khusus untuk kebutuhan inferensi, yakni proses saat model AI yang telah dilatih menghasilkan respons bagi pengguna. Chip tersebut disebut bukan diarahkan untuk melatih (training) model AI baru.

Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, langkah pengembangan chip internal bisa menjadi perubahan strategi besar bagi DeepSeek. Selama ini perusahaan lebih dikenal sebagai pengembang model AI, bukan produsen perangkat keras.

Jejak serupa juga disebut mengikuti pola yang mulai dilakukan sejumlah pemain global di industri AI. Sejumlah perusahaan dilaporkan mengembangkan chip mereka sendiri sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada Nvidia.

Dalam perkembangan yang berhubungan, OpenAI pada bulan lalu memperkenalkan chip inferensi pertamanya bernama Jalapeno. Chip itu dibuat melalui kolaborasi OpenAI dengan Broadcom. Di sisi lain, Anthropic juga disebut sedang mempertimbangkan pengembangan chip AI buatan mereka sendiri.

Bagi DeepSeek, dorongan untuk membangun alternatif dinilai memiliki kaitan dengan pembatasan ekspor chip AI Nvidia paling canggih ke China. Pembatasan tersebut membuat perusahaan-perusahaan teknologi di negara tersebut terdorong mencari opsi lain yang bisa dipakai menjalankan model AI.

Pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, bahkan pernah mengungkapkan pada 2024 bahwa pembatasan ekspor chip menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi perusahaannya.

Sejak berdiri, DeepSeek disebut menggunakan kombinasi chip Nvidia dan Huawei untuk mengembangkan model AI mereka. Salah satu model dasar yang menjadi fondasi DeepSeek R1 disebut dilatih menggunakan chip Nvidia H800.

Nvidia H800 tersebut merupakan varian khusus untuk pasar China. Namun, chip ini pada akhirnya juga terkena larangan ekspor dari pemerintah AS pada akhir 2023.

Setelah pembatasan tersebut, DeepSeek dikabarkan mulai lebih banyak memanfaatkan chip Huawei. Pada April, perusahaan merilis DeepSeek V4 yang dioptimalkan untuk berjalan pada chip Huawei Ascend.

Huawei juga disebut menyatakan bahwa sebagian proses pelatihan model V4-Flash memanfaatkan prosesor Ascend miliknya. Peluncuran model tersebut bahkan disebut ikut mendorong lonjakan permintaan chip Huawei Ascend 950 dari berbagai perusahaan teknologi di China.

Di sisi lain, DeepSeek juga pernah mengungkap biaya pelatihan model terbarunya, R1. Perusahaan menyebut biaya yang dibutuhkan hanya mencapai 294.000 dollar AS, atau sekitar Rp 4,87 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.573 per dollar AS.

Dengan fokus pada chip untuk inferensi serta upaya pengurangan ketergantungan pada Nvidia dan Huawei, rencana DeepSeek tersebut menempatkan pengembangan perangkat keras sebagai bagian dari strategi mereka untuk menjalankan model AI secara lebih mandiri.

Sumber informasi mengenai rencana chip internal ini menekankan bahwa pengembangan yang dilakukan ditujukan untuk menjawab kebutuhan respons model kepada pengguna. Artinya, chip tersebut diposisikan untuk mendukung tahap setelah model selesai dilatih.

Rencana chip internal DeepSeek tersebut berangkat dari kebutuhan paling dekat dengan pengguna, yaitu menyiapkan proses yang mengubah model yang sudah selesai dilatih menjadi jawaban yang bisa dijalankan secara real-time atau sesuai permintaan. Dengan fokus pada inferensi, perusahaan memindahkan sebagian pekerjaan eksekusi dari ketergantungan pasokan eksternal.

Upaya mengurangi ketergantungan itu juga terlihat sebagai respons berantai terhadap perubahan akses perangkat keras. Setelah chip Nvidia H800 untuk pasar China kemudian terdampak pembatasan ekspor, DeepSeek dikabarkan makin mengandalkan ekosistem Huawei, termasuk pengoptimalan model untuk berjalan pada chip Ascend, serta dorongan permintaan yang menyertainya di pasar.

Dari sisi industri, langkah serupa digambarkan bukan sebagai strategi yang berdiri sendiri. Dalam beberapa laporan sebelumnya, OpenAI memperkenalkan chip inferensi pertamanya Jalapeno melalui kerja sama dengan Broadcom, sementara Anthropic disebut mempertimbangkan pengembangan chip buatan mereka sendiri. Pola ini memperlihatkan bahwa kebutuhan menjalankan model tanpa ketergantungan pada satu pemasok tertentu menjadi perhatian yang makin luas.