Entertainment

Anne Hathaway Santai Hadapi Teori “Fake Baby Bump” dan Tulis: “Fake Hair, Real Bump”

×

Anne Hathaway Santai Hadapi Teori “Fake Baby Bump” dan Tulis: “Fake Hair, Real Bump”

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Anne Hathaway pokes fun at 'fake baby bump' theories

jurnalistik.co.id – Anne Hathaway kembali menjadi sorotan setelah sebuah teori beredar di media sosial mengenai penampilan perut hamilnya saat menghadiri premier film terbaru.

Dalam unggahan dan tanggapannya, aktris asal AS itu secara terang-terangan menanggapi komentar yang meragukan keaslian “baby bump”-nya.

Hathaway memilih gaya santai sekaligus tegas, dengan mengutip kalimat yang berbunyi: “fake hair, real bump”. Kalimat itu ia sampaikan sebagai respons atas keraguan yang muncul setelah penampilannya di acara perdana.

Pada hari Minggu, ia tampil di peluncuran film The End of Oak Street di Los Angeles. Penampilannya menarik perhatian karena bagian perutnya terlihat cukup jelas.

Sejumlah warganet kemudian membahas penampilan tersebut, dan muncul komentar seperti “Why does it look fake?” serta “Oh come on. That is not real.” di media sosial.

Namun, tidak semua reaksi negatif. Ada pula yang membela Hathaway dengan sudut pandang yang lebih personal tentang bagaimana tubuh perempuan berubah saat hamil.

Salah satu pengguna menuliskan, “A lot of people in these comments have never seen a pregnant belly on someone who has abs.” Ada pula yang mempertanyakan, “Can women exist, damn,” sementara yang lain menilai bahwa perhatian berlebihan terhadap perempuan memang tidak masuk akal, seperti pada kalimat, “People always commenting about women is insane.”

Di luar perdebatan soal bentuk perut, perhatian juga tertuju pada busana yang dikenakan Hathaway. Pada acara tersebut, ia memakai atasan krop khusus rancangan Atelier Prabal Gurung yang memperlihatkan perutnya.

Perancangnya menggambarkan busana itu sebagai “sculptural high-low halter top with a cascading train”. Baju tersebut dibikin dengan potongan yang menonjolkan siluet, sekaligus memberi efek dramatis pada bagian jatuhan kainnya.

Hathaway memadukan atasan tersebut dengan celana jeans La Ligne berpotongan low-rise, serta mengenakan sepatu hak tinggi Aquazzura berwarna merah.

Selain dari penampilan di karpet merah, ia juga membagikan materi dari proses persiapan dan momen menghadiri acara tersebut melalui Instagram.

Dalam video yang ia unggah, Hathaway menuliskan, “Fake hair, real bump,” bersamaan dengan keterangan suasana acara: “Enjoy The @endofoakstreet Block Party chaos with me as my outfit literally melts in the heat!!”.

Unggahan itu sekaligus menjadi tempat bagi Hathaway merespons isu yang telah lebih dulu berkembang di platform-platform digital.

Sementara itu, sebagian pengguna media sosial tidak hanya menyoroti perut hamilnya, tetapi juga mengkritik pilihan busananya. Komentar yang muncul menyebut penampilannya “ridiculous”, “tacky” dan “bizarre”.

Di sisi lain, ada dukungan yang datang dari mereka yang melihat busana tersebut sebagai ekspresi identitas tubuh, bukan sekadar gaya karpet merah.

Charlotte Cripps, misalnya, menuliskan pandangannya di The Independent. Dalam komentar yang ia sampaikan, Cripps menyebut bahwa tampilan itu menyampaikan pesan keberanian dan penerimaan diri, termasuk gagasan mengenai body positivity, kekuatan, serta kesetaraan gender.

Pandangan lain datang dari esai opini di Vogue. Di sana, redaksi menekankan bahwa “a woman’s baby bump is none of our business (can’t believe this still needs saying)”.

Esai tersebut juga mengajak mengubah fokus: bukan menilai penampilan perempuan sebagai “shameful”, “fake”, “over the top” atau “awful and a bit weird”, melainkan merayakan fakta bahwa tubuh perempuan sedang melakukan sesuatu yang luar biasa.

Telegraph juga ikut mengulas reaksi yang muncul. Rebecca Cope menyatakan bahwa meski ada kritik dari sebagian orang, penampilan Hathaway adalah contoh terbaru ketika seorang selebritas “literally letting it all hang out”.

Menurut pemberitaan itu, respon terhadap busana semacam ini kembali memperlihatkan bagaimana perhatian publik kerap melekat pada tubuh selebritas perempuan, bahkan ketika yang ditampilkan adalah bagian yang wajar dalam proses kehamilan.

Hathaway sendiri berusia 43 tahun, dan pada bulan Juni ia mengumumkan bahwa ia sedang mengandung anak ketiga bersama suaminya, Adam Shulman.

Dengan demikian, isu yang ia tanggapi bukan hanya soal detail visual, tetapi juga cara masyarakat membaca perubahan tubuh saat kehamilan.

Perbincangan di sekitar penampilannya bahkan meluas ke detail lain. Ada lonjakan minat terhadap tampilan “coconut water” nails yang ia kenakan.

Sepanjang musim panas, Hathaway terlihat aktif dalam promosi film dan konsisten tampil dengan gaya maternity di beberapa acara. Ia berada di sorotan saat mempromosikan The Odyssey pada premier di London tanggal 6 Juli.

Ia kemudian menghadiri premier film tersebut di Amerika Serikat di New York pada 14 Juli, dan memakai busana karpet merah bertema kehamilan.

Kali ini, lewat respons yang menegaskan “fake hair, real bump”, Hathaway tampak memilih merangkul komentar sekaligus memotong keraguan yang tidak berdasar.

Di tengah beragam reaksi—dari yang meragukan hingga yang memuji—pesan utamanya tetap sama: tubuh selama hamil tidak seharusnya menjadi bahan perdebatan publik yang melelahkan.