Peristiwa

Faris dan Agam Dino Putra Ditemukan Meninggal setelah Menolong Teman di Sungai Way Sekampung (Pringsewu)

×

Faris dan Agam Dino Putra Ditemukan Meninggal setelah Menolong Teman di Sungai Way Sekampung (Pringsewu)

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Berusaha Selamatkan Teman, Dua Remaja di Sungai Way Sekampung Ditemukan Meninggal

jurnalistik.co.id – Keluarga dan warga yang menunggu di sekitar Sungai Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, akhirnya menerima kabar duka pada Minggu (5/7/2026). Faris (16) dan Agam Dino Putra (16) ditemukan meninggal dunia setelah pencarian berlangsung selama dua hari.

Keduanya dilaporkan tenggelam saat berusaha menolong temannya yang hanyut di sungai. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026), ketika warga dan keluarga mulai menggelar pencarian.

Setelah dua hari proses SAR gabungan, harapan keluarga untuk menemukan korban dalam kondisi selamat berakhir. Korban pertama yang ditemukan adalah Agam Dino Putra, disusul kemudian Faris.

Kronologi penemuan

Agam Dino Putra ditemukan sekitar pukul 13.35 WIB. Tim menyebut lokasi penemuan berada kurang lebih 100 meter dari titik awal diduga hanyut.

Hampir satu setengah jam kemudian, pencarian membuahkan hasil berikutnya. Pada pukul 15.00 WIB, Faris ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi ditemukannya Agam.

Setelah ditemukan, kedua jenazah dievakuasi untuk diserahkan kepada keluarga. Proses evakuasi dilakukan sampai seluruh rangkaian penanganan di lokasi selesai.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR dinyatakan berakhir pada Minggu sore. Penutupan dilakukan setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan ditangani sesuai prosedur.

Pembagian tim dan metode pencarian

M Ricky Chandra, selaku tim rescuer Basarnas Lampung, menjelaskan pencarian pada hari kedua dilakukan dengan membagi personel. Langkah itu diambil agar penyisiran bisa lebih efektif di sepanjang area terdampak arus sungai.

Menurut Ricky, upaya pencarian menggunakan tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menyisir menggunakan perahu karet di sisi kanan sungai sejauh kurang lebih dua kilometer ke arah hilir.

SRU kedua menyisir sisi kiri memakai perahu fiber BPBD. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode visual.

Ricky menyampaikan penjelasan berikut, “SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sisi kanan sungai sejauh kurang lebih dua kilometer ke arah hilir. SRU kedua menyisir sisi kiri menggunakan perahu fiber BPBD, sedangkan SRU ketiga melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode visual,” kata Ricky, Minggu (5/7/2026).

Hambatan di lapangan

Proses penyisiran di sungai tidak berjalan mudah. Tim menghadapi kondisi arus yang deras serta berbagai penghalang yang ikut terbawa aliran.

Ricky menyebut tumpukan sampah menjadi salah satu faktor yang menghambat pergerakan saat penyisiran. Di samping itu, batang-batang kayu berukuran besar yang terseret arus juga menyulitkan tim di lapangan.

Ia menuturkan, “Kondisi sungai cukup menyulitkan karena banyak sampah dan batang kayu yang menghambat penyisiran. Namun, seluruh unsur SAR tetap berupaya semaksimal mungkin hingga kedua korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Operasi SAR dihentikan setelah korban ditemukan

Setelah dua korban ditemukan satu per satu, proses pencarian kemudian dihentikan resmi. Operasi SAR resmi ditutup pada Minggu sore setelah seluruh korban telah ditemukan.

Ricky menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama seluruh unsur SAR gabungan. “Operasi SAR resmi kami tutup setelah seluruh korban ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama selama proses pencarian,” ucap Ricky.

Penyerahan jenazah kepada keluarga

Usai proses evakuasi selesai, kedua jenazah langsung diserahkan kepada keluarga. Penyerahan dilakukan agar keluarga dapat memproses pemakaman sesuai kebutuhan dan ketentuan di lingkungan mereka.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga kedua remaja. Namun, pencarian yang dilakukan sejak Sabtu (4/7/2026) hingga Minggu (5/7/2026) akhirnya membawa kepastian setelah dua hari operasi.