jurnalistik.co.id – Ferran Torres menjadi sorotan setelah tampil menentukan bagi Spanyol di Piala Dunia 2026. Di balik performanya di lapangan, ia menuturkan ada rutinitas khusus yang membantunya menjaga kesehatan mental saat tekanan meningkat.
Dalam laga final melawan Argentina, Torres mencetak gol penentu kemenangan Spanyol yang memastikan timnya keluar sebagai juara. Namun, kisah yang ikut menyertainya bukan hanya soal taktik atau eksekusi, melainkan cara ia merawat fokus dan ketenangan.
Torres, penyerang Barcelona yang berusia 26 tahun, dikenal dengan julukan “The Shark” atau “Sang Hiu”. Sebutan itu merujuk pada mentalitas kompetitif yang menurutnya perlu dipertahankan ketika pertandingan berada pada fase paling menuntut.
Terapi psikologis sebagai jangkar fokus
Untuk menjaga kondisi psikologisnya, Torres mengaku menjalani kerja sama rutin dengan seorang terapis. Dari sesi-sesi tersebut, ia melakukan latihan visualisasi serta menggunakan berbagai teknik agar tetap mampu mempertahankan fokus saat berada di level tertinggi sepak bola.
Ia juga menghubungkan aspek mental dengan simbol yang ia bawa selama pertandingan. Torres menyebut pelindung tulang kering bergambar hiu yang diberikan seorang penggemar, yang ia anggap sebagai tanda keberuntungan ketika bertanding.
Kebiasaan ini, menurutnya, membantu memadukan kesiapan mental dengan ritme pertandingan. Saat tekanan memuncak, ia mencoba memastikan pikirannya tetap terarah dan tidak mudah terdistraksi.
Gol di momen krusial dan keyakinan bahwa itu “takdir”
Mentalitas Torres terlihat jelas pada final Piala Dunia 2026. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-61, lalu mencetak gol kemenangan pada menit ke-106, tepat pada babak perpanjangan waktu.
Dengan gol itu, Spanyol menang 1-0 atas Argentina. Usai pertandingan, Torres menyampaikan bahwa hasil tersebut terasa seperti sesuatu yang sudah tertulis.
Berita Terkait
“Hari ini takdir memang sudah tertulis untuk kami. Kami memang ditakdirkan untuk menang,” kata Torres, seperti dikutip dari The Independent (20/7/2026).
Bagi Torres, momen seperti ini bukan sekadar keberuntungan sesaat. Ia menempatkan penampilan final sebagai kelanjutan dari kebiasaan yang dibangun jauh sebelum pertandingan, termasuk disiplin mental melalui terapi dan latihan fokus.
Melepas penat: berjalan di alam bersama anjing adopsi
Di luar sepak bola, Torres memilih aktivitas yang relatif sederhana untuk memulihkan energi setelah jadwal pertandingan yang padat. Ia gemar berjalan di pegunungan bersama dua anjing adopsinya, Minnie dan Lluna, yang tinggal bersama keluarganya di Spanyol.
Torres diketahui tumbuh di lingkungan yang dekat dengan hewan peliharaan. Kecintaan itu kemudian berlanjut menjadi perhatian yang lebih luas terhadap kesejahteraan hewan.
Ketika rutinitas kompetisi menuntut tenaga dan konsentrasi, aktivitas di alam menjadi cara baginya untuk mereset kondisi. Ia menjadikan waktu bersama Minnie dan Lluna sebagai bagian dari pemulihan agar pikirannya tetap jernih.
Peran sosial: dari perlindungan anjing telantar hingga kampanye lingkungan
Ketertarikan Torres pada dunia hewan juga mendorongnya mengambil peran di organisasi sosial. Ia diketahui menjadi Champion Ambassador untuk Wild at Heart Foundation, sebuah organisasi yang mengampanyekan perlindungan terhadap anjing telantar di berbagai negara.
Melalui perannya itu, Torres ikut menggalang dana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait isu hewan terlantar. Baginya, perhatian terhadap anjing bukan sekadar aktivitas pribadi, melainkan upaya untuk mendorong perubahan yang lebih nyata.
Selain isu kesejahteraan hewan, Torres juga terlibat dalam kampanye lingkungan. Dengan demikian, ia menempatkan perhatian pada alam sebagai nilai yang berjalan berdampingan dengan rutinitas yang ia pilih untuk menjaga mental.
Keseluruhan kebiasaannya—mulai dari terapi psikologis, latihan visualisasi, simbol keberuntungan, hingga waktu di alam—membentuk pola yang konsisten. Torres berupaya memastikan performanya tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga ditopang stabilitas batin ketika tekanan berada di titik tertinggi.












