Olahraga

Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Kickoff Senin 20 Juli 2026 Pukul 02.00 WIB

×

Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Kickoff Senin 20 Juli 2026 Pukul 02.00 WIB

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Link Live Streaming Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Kickoff 02.00 WIB

jurnalistik.co.id – Dua tim terbaik Piala Dunia 2026 akhirnya tiba di laga puncak. Setelah lebih dari lima pekan dan 103 pertandingan, Spanyol dan Argentina akan saling berhadapan untuk memperebutkan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

Laga final berlangsung di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Dengan jadwal tersebut, penonton di Indonesia dapat menyiapkan diri sejak dini untuk mengikuti setiap momen pertandingan.

Bagi penggemar sepak bola, siaran final dapat disaksikan melalui TVRI secara gratis. Selain itu, pertandingan juga tersedia lewat layanan live streaming MAXStream dan Folaplay.

MAXStream tidak hanya menyiarkan pertandingan inti, tetapi juga menghadirkan closing ceremony serta program pre-match yang dimulai sebelum kick-off. Jadi, penonton tetap bisa mengikuti rangkaian acara sejak sebelum laga dimulai.

Baik melalui ponsel, tablet, maupun laptop, MAXStream dan Folaplay dapat diakses sesuai perangkat yang digunakan masing-masing penonton. Sebelum membuka tayangan, pastikan paket langganan di platform pilihan telah aktif agar akses siaran langsung berjalan lancar.

Dari sisi performa sepanjang turnamen, Spanyol datang dengan catatan yang sulit terbantahkan. Tim asuhan Luis de la Fuente melaju hingga final tanpa pernah menjalani babak tambahan waktu, dan hanya kebobolan satu gol sepanjang kompetisi.

Spanyol juga membawa kepercayaan diri dari keberhasilan menjuarai Euro 2024. La Roja berpeluang mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya meraih keberhasilan pada edisi 2010.

Di kubu lain, Argentina tampil sebagai juara bertahan dengan modal mental yang selama ini identik dengan perjalanan mereka di turnamen besar. Namun, perjalanan Albiceleste menuju final tidak sesederhana Spanyol, karena Messi dan kolega harus melewati dua pertandingan hingga babak tambahan waktu serta beberapa kali bangkit dari situasi sulit sebelum memastikan tiket ke laga puncak.

Argentina kini mengincar sebuah pencapaian bersejarah. Mereka berburu status sebagai negara pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962.

Menjelang pertandingan, Spanyol lebih sering disebut lebih dijagokan untuk keluar sebagai juara. La Roja datang dengan bekal performa konsisten: mereka tidak terkalahkan dalam waktu normal di 37 pertandingan pada semua ajang.

Berdasarkan catatan tersebut, hanya Portugal yang mampu menghentikan laju Spanyol, itupun lewat skema adu penalti pada final UEFA Nations League 2024-2025. Dengan latar itu, pertarungan melawan Argentina di final menjadi ujian berikutnya bagi kekuatan dan ketahanan tim asuhan Luis de la Fuente.

Meski demikian, final pada level seperti ini tetap membuka ruang kejutan. Spanyol dan Argentina sama-sama membawa sejarah berbeda dan gaya bermain yang tidak identik, sehingga laga Senin dini hari WIB menjadi panggung yang menentukan bagi ambisi masing-masing tim: mempertahankan konsistensi dan merebut trofi.

Dengan puncak kompetisi yang dipastikan digelar tanpa jeda panjang jelang babak penentu, perhatian kini terarah pada benturan dua karakter tim yang sama-sama sampai ke laga puncak. Final ini menjadi ujian besar, bukan hanya soal kualitas teknik, tetapi juga soal kedisiplinan dan ketahanan sepanjang turnamen yang sudah berjalan panjang.

Catatan Spanyol juga memperlihatkan konsistensi yang jarang terjadi di level setinggi ini. Tim tersebut menembus partai puncak tanpa memerlukan tambahan waktu, serta hanya mencatat satu gol kebobolan selama perjalanan menuju final. Keunggulan semacam ini sekaligus menegaskan bahwa pertahanan dan ritme permainan mereka bekerja dalam ritme yang stabil.

Sementara itu, Argentina membawa status juara bertahan yang tentu menambah beban sekaligus motivasi. Perjalanan menuju final bagi Albiceleste disebut tidak berjalan lurus, karena harus melewati rangkaian laga yang diwarnai momen sulit serta usaha untuk bangkit kembali sebelum akhirnya memastikan tempat di pertandingan menentukan. Karena itu, pertarungan di laga puncak juga membawa nilai sejarah bagi ambisi mereka menjaga gelar.