jurnalistik.co.id – Gangguan layanan kereta di Bedford akibat tabrakan dua kereta berlanjut hingga Kamis, menurut peringatan National Rail.
National Rail menyebut gangguan perjalanan antara London dan Bedford diperkirakan terus berlangsung hingga Kamis, setelah kecelakaan kereta fatal pada Jumat.
Dalam keterangannya, insiden tersebut digambarkan sebagai “tragic, isolated incident”.
Seorang masinis dilaporkan tewas dalam tabrakan, sementara sekitar 100 orang mengalami cedera.
Kecelakaan terjadi pada sekitar pukul 17:15 BST di hari Jumat, tepat di dekat Bedford.
Tabrakan melibatkan dua layanan East Midlands Railway (EMR) yang sama-sama menuju London St Pancras.
Polisi menyatakan 28 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk sembilan orang dalam kondisi kritis.
Menurut keterangan, layanan EMR dari dan menuju London St Pancras tidak beroperasi selama akhir pekan.
Thameslink juga meminta penumpang untuk bepergian hanya jika benar-benar diperlukan.
Pengoperasian bus pengganti kereta berlangsung pada akhir pekan ini.
EMR menjelaskan bahwa pekerjaan rekayasa yang sudah direncanakan sebelumnya membuat semua jalur antara Bedford dan London St Pancras memang sudah ditutup pada Sabtu dan Minggu.
Mulai Senin hingga Kamis, EMR akan menjalankan satu kereta per jam pada beberapa rute tertentu.
Rinciannya mencakup perjalanan antara Sheffield dan Bedford, Nottingham dan Bedford, serta Kettering dan Corby.
Namun, tidak ada layanan kereta dari atau menuju wilayah selatan Bedford selama periode tersebut.
Network Rail juga menyampaikan bahwa proses pemulihan membutuhkan penanganan yang rumit.
Mark Budden, direktur rute East Midlands Network Rail, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pembaruan ketika ada pemahaman yang lebih jelas mengenai pekerjaan pemulihan dan kapan jalur bisa dibuka kembali.
Budden menambahkan: “We know passengers will want to understand when services can resume. ”
Ia juga menyatakan: “We will provide updates as soon as we have a clearer understanding of the recovery work required and when the railway can safely reopen.”
Ellie Burrows, direktur regional wilayah Eastern Network Rail, menyebut tugas ini sebagai upaya yang kompleks dan menantang.
Burrows mengatakan: “This is a complex and challenging task, and our teams will be working tirelessly to reopen the railway so we can resume services between Bedford and London.”
Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih pada tahap awal.
Burrows juga menambahkan: “While investigations are still at an early stage, current indications are that this was a tragic, isolated incident.”
British Transport Police menetapkan insiden ini sebagai major incident pada Jumat.
Sejumlah penumpang yang berada di dalam layanan Nottingham melaporkan bahwa tabrakan terasa membingungkan dan menakutkan.
Penumpang menyebut kecelakaan itu “bewildering and frightening”.
Alistair Adamson, yang berada di kereta 15:50 dari Nottingham menuju London St Pancras, mengatakan ia sempat khawatir akan terjadi ledakan setelah benturan.
Ia menggambarkan momen tabrakan dengan kata-kata: “All of a sudden, a really big impact,” he said.
Menurut Adamson, ia langsung merasakan perubahan yang sangat kuat setelah tumbukan itu.
Ia menambahkan: “I immediately felt myself lurching forward and saw my colleagues across from me getting thrown around.”
Adamson juga menceritakan bahwa ia mengalami kepanikan setelah kejadian, termasuk ketakutan akan kemungkinan bahaya lanjutan.
Saksi lain, Dr Peter Knapp, yang berada di gerbong bagian depan kereta yang menghantam, menggambarkan suasana setelah tabrakan.
Ia mengatakan: “When I got up, I saw all of the chairs everywhere.”
Knapp menyatakan bahwa pengalaman itu terasa seperti berada dalam situasi ledakan.
Ia menuturkan: “It felt like I’d been in a bomb explosion.”
Menurut Knapp, ia melihat kondisi penumpang yang mengalami luka berat dan kepulan asap di sekitar lokasi kejadian.
Ia menambahkan: “I saw people’s bloodied faces, people’s legs looked broken, and there was smoke everywhere.”
Shola Mene juga menggambarkan suara dan dampak benturan dari dalam kereta.
Mene mengatakan ia mendengar sebuah “big bang”.
Ia menuturkan bahwa orang-orang terdorong hingga terlepas dari tempat duduk.
Mene menambahkan: “people flew from their seats”.
Ia juga menjelaskan bahwa banyak penumpang mengalami luka dan darah terlihat di sekitar mereka.
Mene menyebut: “There was a lot of blood.”
Ia menambahkan bahwa sejumlah korban mengalami cedera pada wajah.
Mene mengatakan: “A lot of people had facial injuries.”
Keterangan berlanjut dengan penegasan bahwa pemulihan jalur masih berlangsung, sementara update terkait jadwal layanan akan mengikuti perkembangan pekerjaan yang diperlukan.
Dengan status major incident dan kondisi korban yang masih dirawat, akses perjalanan kereta di wilayah Bedford masih akan dibatasi hingga jadwal yang diperkirakan sampai Kamis.












