jurnalistik.co.id – Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Bone Bolango bersama Polsek Suwawa menggelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini “Kapolres Bone Bolango Cup”. Kegiatan ini dihelat sebagai ruang pembinaan bagi pesepakbola muda sejak usia dini.
Penutupan turnamen berlangsung di Lapangan Boludawa, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, pada Minggu (5/7). Kompetisi yang berjalan meriah tersebut mempertandingkan kategori U-11, U-13, dan U-15.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro S.H., S.I.K., hadir langsung dalam acara puncak. Ia juga didampingi Kapolsek Suwawa, Iptu Ismet Ishak, saat rangkaian laga semifinal dan final berlangsung.
Antusiasme masyarakat tampak dari padatnya suasana di lokasi pertandingan. Kehadiran unsur Forkopimda serta tokoh daerah turut menambah semarak penutupan turnamen.
Di antara pejabat yang hadir, terdapat Ketua dan Wakil Ketua DPRD Bone Bolango, Kadispora Bone Bolango, Muh. Yamin Abas, serta Ketua PSSI Bone Bolango. Selain itu, jajaran pengurus Bhayangkari juga ikut hadir memeriahkan kegiatan.
Turnamen ini diikuti banyak tim dari masing-masing kelompok umur. Untuk kategori U-11 tercatat 18 tim yang ambil bagian, sedangkan U-13 diikuti 21 tim dan U-15 sebanyak 27 tim.
Sepanjang pertandingan, para pemain muda memperlihatkan pola permainan yang dinamis. Mereka saling beradu strategi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Pada partai final, pertandingan berlangsung dramatis hingga berujung drama adu penalti. Hasilnya kemudian menentukan siapa yang berhak menempati posisi teratas di setiap kategori.
Untuk kategori U-15, Gorontalo United keluar sebagai Juara 1. Tim tersebut disusul oleh ASBG yang menempati posisi kedua.
Berita Terkait
Sementara itu, kategori U-13 mempertemukan ASBG dan Ippot A. Berdasarkan laga final, ASBG meraih podium tertinggi setelah menumbangkan Ippot A.
Di kategori U-11, gelar Juara 1 berhasil diraih oleh tim HSS Giat. Penetapan peringkat dilakukan setelah rangkaian pertandingan selesai pada babak penentuan.
Dalam sambutan penutupnya, Kapolres Bone Bolango AKBP Supriantoro menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh peserta. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pengurus tim dan panitia pelaksana yang diketuai oleh Abd. Wahab Hadju.
Kapolres menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan piala. Ia juga menyebut kompetisi ini bukan hanya berorientasi pada bonus jutaan rupiah, melainkan menjadi sarana menumbuhkan jiwa sportivitas sekaligus memberi hiburan yang sehat bagi masyarakat.
Setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai, Kapolres secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Kapolres Bone Bolango Cup. Suasana penutupan berlangsung penuh kebersamaan dengan peserta dan penonton yang tetap menunjukkan antusiasme hingga sore hari.
Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi momentum pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Polres Bone Bolango dan Polsek Suwawa berharap kedekatan dengan masyarakat luas terus terjalin melalui program-program positif seperti ini.
Dari penyelenggaraan turnamen sepak bola usia dini, diharapkan kompetisi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Nantinya, bibit-bibit pesepakbola muda yang terlahir lewat kegiatan seperti ini diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Rangkaian laga yang dipertandingkan sejak kategori usia dini hingga babak penentuan memperlihatkan alur kompetisi yang tertata, termasuk melalui semifinal sebelum akhirnya mencapai laga puncak. Ketika pertandingan memasuki fase krusial, intensitas permainan meningkat dan atmosfer di lapangan semakin hidup, terutama saat hasil harus diputuskan melalui adu penalti.
Selain pertandingan, momen penutupan menjadi tempat berkumpulnya berbagai unsur, mulai dari perwakilan Forkopimda, tokoh daerah, hingga organisasi dan komunitas yang turut memberi dukungan langsung kepada para peserta. Penguatan dukungan semacam ini sekaligus menegaskan bahwa kegiatan pembinaan yang digelar memiliki dampak sosial yang terasa bagi masyarakat sekitar.
Melalui penyelenggaraan Turnamen Kapolres Bone Bolango Cup, penyelenggara menekankan agar kompetisi tetap berjalan dengan semangat sportivitas, bukan hanya mengejar kemenangan. Harapannya, melalui turnamen serupa yang dapat dilakukan secara berkelanjutan, bibit pesepakbola muda yang lahir dari program ini mampu berkembang, tampil percaya diri, dan suatu saat mengharumkan daerah pada berbagai ajang yang lebih luas.












