jurnalistik.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo menggelar rangkaian upacara ziarah dan tabur bunga di laut sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga bagi bangsa dan negara.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Dermaga Mako Ditpolairud Polda Gorontalo pada Kamis, 25/06/2026.
Upacara dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Gorontalo, Kombes Pol Rudi Haryanto, S.I.K., dan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Gorontalo.
Selain unsur pimpinan, turut hadir pula Karo Ops Polda Gorontalo, Kombes Pol Pramono Jati, S.I.K., M.T., serta jajaran pejabat lainnya di lingkungan Polda Gorontalo.
Dari jajaran terkait, kegiatan ini juga melibatkan Dirreskrimum, Dirbinmas, dan Ka SPKT, Kayanma, serta Kasetum Polda Gorontalo.
Adapun Dirpolairud Polda Gorontalo, Kombes Pol Devy Firmansyah, S.I.K., M.H., hadir sebagai bagian dari prosesi upacara tersebut.
Rangkaian ziarah laut diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan.
Setelah itu, seluruh peserta melaksanakan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghagungan dan peneguhan ingatan atas pengabdian yang telah ditorehkan.
Prosesi kemudian berlanjut ke pelarungan karangan bunga ke laut.
Langkah ini menjadi simbol doa dan penghormatan yang disampaikan kepada para pahlawan yang telah gugur.
Usai pelarungan, rangkaian kegiatan diteruskan dengan prosesi tabur bunga.
Tabur bunga dilakukan oleh pimpinan upacara sekaligus seluruh peserta, mencerminkan kebersamaan dalam menyampaikan penghargaan dan harapan terbaik bagi para pahlawan.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Devy Firmansyah menyampaikan bahwa ziarah laut merupakan tradisi yang sarat makna.
Berita Terkait
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi media untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menanamkan semangat pengabdian kepada seluruh personel Polri.
Dirpolairud Polda Gorontalo menegaskan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin menumbuhkan semangat patriotisme dan dedikasi.
Ia berharap semangat tersebut mendorong seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, keberanian, serta tanggung jawab dalam memberi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan khusus dengan konteks tugas Polri di wilayah perairan.
Dengan demikian, kegiatan ziarah dan tabur bunga tidak berdiri sendiri sebagai seremoni, melainkan dimaknai sebagai penguatan komitmen untuk menjaga amanat pengabdian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 melalui upacara ziarah dan tabur bunga di laut ini juga diposisikan sebagai momentum untuk memperkokoh nilai-nilai perjuangan serta pengabdian.
Melalui rangkaian tersebut, Polda Gorontalo menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, dan semakin dicintai masyarakat.
Prosesi berlangsung dengan suasana yang tertib dan penuh kekhusyukan sejak awal hingga akhir, sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yakni penghormatan kepada para pahlawan.
Seluruh unsur yang hadir, termasuk perwakilan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), turut menunjukkan sinergi dalam menguatkan makna pengabdian.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, nilai penghargaan terhadap jasa-jasa pahlawan kembali diteguhkan di lingkungan Polri.
Pada saat yang sama, rangkaian ziarah laut menjadi pengingat kolektif agar setiap personel menjaga sikap profesional dan bertindak dengan rasa tanggung jawab, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.
Suasana upacara yang berjalan tertib dan penuh kekhusyukan menegaskan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga diarahkan bukan hanya sebagai penanda peringatan, melainkan sebagai pengingat nilai bagi seluruh personel yang terlibat.
Lewat rangkaian penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian mengheningkan cipta, pelarungan karangan bunga, hingga tabur bunga, para peserta diajak untuk memperkuat ingatan kolektif sekaligus meneguhkan kembali semangat pengabdian dalam menjalankan tugas Polri di wilayah perairan.
Keterlibatan perwakilan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menunjukkan adanya sinergi yang ikut mempertebal makna doa dan penghargaan, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.












