Hukum & Kriminal

Polda Gorontalo Memulai Supervisi Seleksi Polri 2026, Tim Mabes Polri Awasi Sesuai Ketentuan

×

Polda Gorontalo Memulai Supervisi Seleksi Polri 2026, Tim Mabes Polri Awasi Sesuai Ketentuan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polda Gorontalo Masuki Tahap Supervisi Seleksi Polri 2026, Tim Mabes Polri Pastikan Proses Sesuai Ketentuan

jurnalistik.co.id – Rekrutmen Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Gorontalo kembali memasuki fase penting berupa supervisi dari tim Mabes Polri. Kehadiran tim pengawas ini menjadi bagian dari mekanisme kontrol dan evaluasi agar setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Seluruh rangkaian kegiatan disiapkan dengan mengacu pada prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Melalui pengawasan berlapis, Polda Gorontalo menargetkan proses seleksi tetap objektif serta menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.

Kegiatan supervisi tersebut dilaksanakan pada Kamis (25/6/26). Pada momen itu, tim Mabes Polri melakukan pemantauan sekaligus pengujian langsung kepada peserta pada beberapa item tes yang telah ditetapkan.

Tim supervisi dipimpin langsung oleh AKBP. Ani Maryani, S.I.K., M.Si., M. Han., selaku Ketua tim. Dalam pelaksanaan supervisi, mereka meninjau pelaksanaan tes Kesehatan, tes Jasmani, serta sejumlah tes lainnya sesuai dengan skema yang ditentukan untuk seleksi.

Pengawasan untuk memastikan tahapan berjalan sesuai ketentuan

Pengawasan yang dilakukan tim Mabes Polri berfungsi sebagai pengecekan terhadap pelaksanaan seluruh proses seleksi, mulai dari keteraturan prosedur hingga kesesuaian penilaian. Kehadiran pengawas juga diarahkan untuk memastikan peserta memperoleh layanan dan evaluasi berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Dalam konteks ini, supervisi tidak hanya dipahami sebagai kegiatan pemantauan, tetapi juga sebagai upaya memastikan pelaksanaan seleksi berlangsung objektif dan transparan. Dengan evaluasi langsung, Polda Gorontalo berharap kualitas proses rekrutmen dapat terus terjaga.

Supervisi tersebut selaras dengan prinsip rekrutmen Polri yang menekankan pengawasan dan standar penilaian. Tujuannya adalah menegakkan kesetaraan kesempatan bagi setiap peserta, sekaligus memastikan hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing.

β€œTahap supervisi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Kehadiran tim Mabes Polri memberikan jaminan bahwa setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan yang dimiliki,” ujar Karo SDM.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penilaian peserta tidak diarahkan untuk kepentingan pihak tertentu. Penekanan utama tetap pada kesesuaian mekanisme dan kapasitas peserta selama menjalani tahapan seleksi.

Karo SDM Polda Gorontalo juga menambahkan bahwa seluruh peserta diminta menjaga sikap percaya diri. Peserta diharapkan terus mengikuti setiap tahapan secara sungguh-sungguh tanpa menerima informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

β€œKami mengimbau kepada seluruh peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia atau menjanjikan kelulusan. Kelulusan ditentukan murni berdasarkan kemampuan dan hasil yang diperoleh peserta selama mengikuti seleksi,” tambahnya.

Imbauan itu ditekankan sebagai bagian dari perlindungan bagi peserta maupun keluarga. Dengan demikian, proses seleksi tetap berjalan pada jalur yang semestinya dan peserta tidak diarahkan pada janji-jani yang berpotensi menyesatkan.

Selama kegiatan berlangsung, proses supervisi dinilai berjalan lancar. Pengawasan melibatkan unsur internal maupun eksternal untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi.

Melalui tahapan tersebut, Polda Gorontalo berharap seleksi dapat menjaring calon anggota Polri yang profesional, unggul, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Harapan ini tidak lepas dari upaya menjaga kualitas proses sejak awal hingga akhir, termasuk pengujian yang dilakukan secara langsung oleh tim supervisi.

Pengawasan pada hari pelaksanaan diarahkan untuk memastikan tahapan rekrutmen berlangsung tertib dan penilaian berjalan konsisten dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam pemeriksaan tersebut, tim supervisi juga menilai kesesuaian pelaksanaan tes terhadap skema, sehingga proses berjalan terkontrol dari sisi prosedur maupun standar evaluasi.

Di sisi lain, imbauan kepada peserta dan orang tua turut menjadi penekanan agar informasi yang beredar tidak mengarah pada klaim-klaim yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Penegasan tersebut dimaksudkan agar seluruh peserta tetap fokus mengikuti tahapan seleksi sesuai jalur yang semestinya, serta menempatkan kelulusan sebagai hasil murni dari kemampuan dan rangkaian penilaian selama tes.