jurnalistik.co.id – Pangeran Harry, Duke of Sussex, memulai rangkaian kegiatan amal selama sepekan setelah kembali ke Inggris. Langkah awalnya adalah sebuah acara di London terkait Invictus Games, program amal yang didedikasikan untuk veteran militer yang mengalami cedera.
Pada Selasa, selain menghadiri agenda tersebut, Harry juga akan mengetahui hasil perkara privasi yang ia dan pihak lainnya ajukan terhadap Associated Newspapers. Perusahaan ini merupakan penerbit surat kabar Daily Mail.
Perkara yang diajukan mencakup tuduhan bahwa informasi untuk pemberitaan dikumpulkan dengan cara yang melanggar hukum. Hakim nantinya akan menentukan bagian klaim yang diterima dan ditolak, sehingga kemungkinan tidak ada satu pihak yang sepenuhnya menang atau kalah secara total.
Harry akan menjalani rangkaian kunjungan itu secara sendiri. Istrinya, Meghan, serta kedua anak mereka, Archie dan Lilibet, tidak ikut berada di London karena pertimbangan keamanan.
Awal kunjungan sempat diwarnai kebingungan mengenai rencana tinggal di Buckingham Palace. Tim Harry mengumumkan bahwa undangan untuk menginap telah diterima, namun pihak istana menyatakan keputusan tersebut tidak berjalan.
Buckingham Palace menyebut Harry diberi tahu pada hari Sabtu bahwa ia tidak dapat tinggal di sana karena ia tidak merespons undangan dalam tenggat waktu yang ditentukan. Dengan demikian, rencana menginap di istana tidak dilaksanakan.
Sejak Selasa, ada lima hari rangkaian acara yang dijadwalkan diikuti Harry. Serangkaian agenda ini disebut menunjukkan dukungan bagi beberapa organisasi amal berbasis di Inggris, sekaligus mengangkat dukungan untuk Invictus Games.
Di antaranya, Harry dijadwalkan melakukan kunjungan ke Birmingham pada bagian akhir pekan. Kota tersebut menjadi lokasi penyelenggaraan Invictus Games tahun depan, yakni “tahun ini” di hari yang sama pada waktu berikutnya, menurut jadwal yang disebutkan dalam pemberitaan.
Agenda Harry juga bertepatan dengan terbitnya hasil persidangan pada Selasa. Kasus yang ditangani di pengadilan melibatkan Associated Newspapers, dengan Harry mengajukan perkara bersama sejumlah figur yang dikenal luas.
Nama-nama yang turut menyertakan klaim dalam perkara tersebut antara lain Sir Elton John, Sir Simon Hughes, Liz Hurley, Sadie Frost, dan Baroness Doreen Lawrence. Mereka menyampaikan bahwa grup media itu, yang menerbitkan Daily Mail serta Mail on Sunday, menggunakan metode yang tidak sah untuk memperoleh informasi bagi materi berita.
Berita Terkait
Pihak penerbit membantah tuduhan tersebut secara tegas. Penyangkalan itu disebut muncul dalam konteks persidangan yang berlangsung selama rangkaian pertempuran hukum bertahun-tahun yang lebih luas, yang ditujukan Harry terhadap praktik pers yang ia anggap tidak jujur.
Kasus ini digambarkan sebagai yang terbaru—dan diharapkan menjadi yang terakhir—dalam serangkaian perkara semacam itu. Pada 2023, Harry disebut memenangkan 15 klaim dalam kasusnya terhadap Mirror Group Newspapers, dengan tuduhan adanya pengumpulan informasi yang dilakukan secara melanggar hukum terkait pemberitaan tentang dirinya.
Tahun lalu, penerbit surat kabar The Sun juga dikabarkan mencapai kesepakatan. Kesepakatan tersebut mencakup pembayaran “substantial damages” dan permintaan maaf kepada Duke of Sussex untuk mengakhiri sengketa panjang terkait tuduhan pelanggaran yang tidak sah terhadap ruang pribadinya.
Jelang keputusan pengadilan pada Selasa, skenario yang mungkin terjadi adalah hakim menerima sebagian klaim dan menolak lainnya. Dalam kondisi seperti itu, pemberitaan menyebut bahwa semua pihak dapat tetap mengklaim kemenangan sesuai ruang lingkup keputusan yang dikeluarkan.
Spekulasi kunjungan dan dinamika keluarga
Kunjungan yang dijalani Harry minggu ini juga dibarengi spekulasi mengenai upaya membangun kembali kedekatan dengan keluarganya. Di antaranya, disebut kemungkinan pertemuan dengan ayahnya, King Charles III.
Dalam pembahasan sebelumnya, muncul pertanyaan apakah King dapat melihat cucu-cucunya, Archie dan Lilibet. Kedua anak tersebut disebut tidak berada di Inggris sejak akhir pekan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 2022.
Rencana tersebut menjadi lebih rumit karena sengketa terkait keamanan. Akibatnya, Meghan dan anak-anak tidak bergabung ke London seperti yang semula direncanakan, meski masih ada kemungkinan mereka datang untuk bagian kunjungan yang berlangsung di luar ibu kota pada waktu berikutnya.
Pemberitaan juga menyebut Harry tidak diperkirakan bertemu dengan saudaranya, Prince William, selama kunjungan di periode ini. Meski demikian, peluang untuk bertemu keluarga dari pihak Spencer disebut lebih terbuka.
Sejumlah laporan menyebut Harry mungkin tinggal di kawasan Althorp, sebuah tempat terkait keluarga Spencer. Di lokasi itu, Princess Diana dimakamkan, dan kabar tersebut dikaitkan dengan kemungkinan pertemuan keluarga yang lebih dekat dalam rangkaian kunjungannya.
Jika Archie dan Lilibet akhirnya datang ke Inggris, kesempatan itu juga akan menjadi momen bagi mereka untuk melihat makam nenek mereka, yang menurut pemberitaan tidak pernah mereka temui selama ini.












