jurnalistik.co.id – Pangeran Harry dikabarkan sedang mempertimbangkan ulang rencana kunjungannya ke Inggris bersama Meghan dan dua anaknya setelah permintaan perlindungan polisi untuk keluarga tersebut ditolak.
Keluarga Sussex sebelumnya dijadwalkan melakukan kunjungan keluarga ke Inggris untuk pertama kalinya dalam empat tahun. Keputusan itu muncul beberapa hari sebelum jadwal kedatangan mereka.
Menurut laporan BBC, tim Pangeran Harry telah mengajukan permintaan keamanan polisi ketika berada di Inggris. Namun, permintaan itu diinformasikan tidak disetujui pada hari Jumat, sehingga tidak ada pengamanan polisi yang dibiayai pajak untuk keluarga tersebut.
Permintaan ini menunggu hasil peninjauan keamanan oleh Royal and VIP Executive Committee (Ravec), komite yang menentukan penyediaan keamanan bagi royal senior melalui Home Office. Setelah rincian kunjungan diumumkan, tim Pangeran Harry diberi tahu bahwa perlindungan polisi tidak akan diberikan bagi keluarga tersebut.
Dikabarkan pula bahwa Pangeran Harry merasa sangat terpukul dengan keputusan itu. Kendati demikian, ia masih berharap ada cara agar perjalanan tetap bisa berjalan.
Rencana kunjungan juga terkait perubahan yang lebih luas dalam pola pengamanan selama berada di Inggris. Pangeran Harry dan Meghan disebut telah menerima tawaran untuk menginap di sebuah kediaman kerajaan, sebagai tamu Raja Charles, meski lokasi tempat tinggal itu tidak diumumkan ke publik.
Selain itu, mereka juga diperkirakan menggunakan akomodasi pribadi selama berada di Inggris. Dalam skema yang disebut berlaku, perlindungan polisi akan tersedia ketika keluarga tinggal di kediaman kerajaan, tetapi di luar waktu tersebut Pangeran Harry harus bergantung pada tim keamanan pribadi yang bepergian bersamanya dari California.
Durasi rencana kunjungan diperkirakan sekitar lima hari. Meghan, Duchess of Sussex, disebut berniat bergabung dengan rangkaian sejumlah agenda publik bersama suaminya di London dan Midlands.
Invictus Games dan agenda amal
Waktu kunjungan itu juga diselaraskan dengan awal hitungan mundur tahunan menuju Invictus Games untuk personel militer yang terluka. Acara tersebut dijadwalkan digelar di Birmingham pada Juli mendatang, dan Pangeran Harry merupakan salah satu pendiri ajang tersebut.
Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Pangeran Harry juga disebut akan meninjau sejumlah organisasi amal di Inggris yang selama ini terus didukungnya sejak kepindahannya ke California.
Pada kunjungan-kunjungan sebelumnya, Pangeran Harry menolak tawaran untuk menginap di Buckingham Palace. Ia dikatakan memiliki kekhawatiran terkait penggunaan bangunan yang sangat menonjol dan mudah terlihat sebagai tempat tinggal.
Perlindungan polisi dan kekhawatiran keselamatan
Tahun lalu, Pangeran Harry juga dilaporkan kalah dalam sengketa hukum terkait upaya memperoleh perlindungan polisi secara reguler saat berada di Inggris. Setelah putusan itu, Pangeran Harry sempat menyampaikan keinginannya soal “reconciliation” dengan keluarga kerajaan dalam sebuah wawancara.
Ia juga menyatakan kekhawatiran bahwa membawa istri dan anak-anaknya kembali ke Inggris pada saat itu tidaklah aman. Dalam kutipan yang diberitakan, Pangeran Harry mengatakan, “Saya tidak bisa membayangkan dunia di mana saya akan membawa istri dan anak-anak saya kembali ke Inggris pada titik ini, dan hal-hal yang akan mereka lewatkan adalah, ya, semuanya,” lalu menambahkan, “Anda tahu, saya mencintai negara saya—saya selalu mencintainya—meski ada hal-hal yang dilakukan sebagian orang di negara itu.”
Terakhir kali Raja melihat para cucunya secara langsung terjadi selama perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 2022. Sementara itu, Pangeran Harry terakhir kali bertemu ayahnya pada bulan September, ketika ia minum teh bersama Raja di Clarence House, yang menjadi pertemuan tatap muka pertama mereka sejak Februari 2024.
BBC menyebut keputusan akhir mengenai apakah Pangeran Harry akan tetap melakukan perjalanan serta keterlibatan Meghan dan dua anaknya akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan.












