Hukum & Kriminal

14/9/2026: Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol Simson Zet Ringu Sampaikan Pesan Menyentuh di Apel Pagi Terakhir

×

14/9/2026: Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol Simson Zet Ringu Sampaikan Pesan Menyentuh di Apel Pagi Terakhir

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Apel Pagi Terakhir, Wakapolda Gorontalo Sampaikan Pesan Penuh Haru kepada Personel

jurnalistik.co.id – Suasana penuh haru menyelimuti pelaksanaan apel pagi personel Polda Gorontalo yang dipimpin Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., pada Senin (14/9/2026).

Apel tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Gorontalo dan menjadi momen yang sarat emosi bagi seluruh yang hadir.

Kegiatan diikuti Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polda Gorontalo, menjadikan apel berjalan tertib sekaligus terasa sangat akrab.

Dalam arahannya, Wakapolda menuturkan bahwa apel pagi kali ini merupakan kesempatan terakhirnya mengecek langsung pelaksanaan apel selama kurang lebih 2 tahun 6 bulan menjalankan tugas di Polda Gorontalo.

Ia mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur atas setiap waktu dan kesempatan yang diberikan dalam menjalankan tugas.

“Setiap waktu, setiap detik yang kita lewati sangat berharga. Banyak hal yang sudah kita lewati bersama. Dengan segala kerendahan hati, saya bersama keluarga memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama melaksanakan tugas sebagai Wakapolda ada kesalahan maupun kekhilafan,” ujar Brigjen Pol. Simson.

Pesan itu disampaikan dengan nada yang menekankan pentingnya kebersamaan dan tanggung jawab selama masa bertugas di institusi.

Selain itu, Wakapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Gorontalo yang selama ini terus bekerja serta memberikan dedikasi dalam pelaksanaan tugas.

“Apapun ceritanya, kalian semua hebat di mata saya,” ungkapnya, sembari menegaskan bahwa kontribusi personel menjadi bagian penting dari perjalanan tugasnya.

Di bagian akhir arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa apel pagi terakhirnya bukanlah sebuah perpisahan.

“Pesan saya, apel pagi terakhir saya ini tidak ada kata perpisahan,” tuturnya, seolah ingin memastikan bahwa semangat pelayanan tetap berjalan dan tali silaturahmi terus terjaga.

Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan salam-salaman antara Wakapolda Gorontalo bersama seluruh personel Polda Gorontalo.

Momen tersebut berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan, sekaligus menjadi kenangan tersendiri bagi personel yang hadir pada apel pagi terakhir itu.

Dengan penutup yang menolak makna perpisahan, suasana di lapangan tidak sekadar formalitas kegiatan kepolisian, melainkan juga ungkapan terima kasih dan harapan agar kerja bersama tetap solid ke depan.

Setiap bagian dari apel pagi itu terasa tidak hanya diukur dari kedisiplinan prosedur, tetapi juga dari cara Wakapolda menyampaikan perhatian kepada para personel yang telah bersama-sama menjalani dinamika tugas dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Dalam kesempatan yang berlangsung di tengah suasana yang hangat, ia menggarisbawahi makna waktu yang telah dilewati bersama, seolah mengajak seluruh jajaran untuk menoleh ke belakang sebagai pembelajaran, sekaligus membawa semangat yang sama untuk menjalankan tanggung jawab ke depan.

Rangkaian pesan maaf yang disampaikan dengan nada penuh ketulusan menjadi pengingat bahwa hubungan kerja di lingkungan kepolisian tidak terlepas dari unsur kemanusiaan, komunikasi, dan saling memahami selama proses pelaksanaan tugas.

Selain itu, apresiasi yang diberikan kepada personel tidak berhenti pada ucapan formal. Wakapolda menekankan bahwa dedikasi yang ditunjukkan selama pelaksanaan apel maupun kegiatan kedinasan lain adalah bagian dari perjalanan yang turut membentuk kualitas pelaksanaan tugas di Polda Gorontalo.

Ketika arahannya menegaskan bahwa apel pagi terakhir tidak dimaknai sebagai akhir, suasana di lapangan pun tetap diarahkan pada keberlanjutan pelayanan. Setelah apel selesai, momen salam-salaman menjadi penutup yang memperkuat kesan kebersamaan, sekaligus mempertegas harapan agar kerja sama dan silaturahmi tetap terjaga di hari-hari berikutnya.

Kerja sama antara Wakapolda dan seluruh personel tampak mewarnai jalannya apel, terutama saat semua unsur hadir mengikuti alur kegiatan dengan disiplin. Nuansa hangat yang muncul menunjukkan bahwa ketertiban prosedur berjalan seiring dengan rasa kebersamaan di antara jajaran.

Dalam penyampaian pesannya, Brigjen Pol. Simson Zet Ringu menegaskan bahwa setiap evaluasi yang dilakukan selama masa bertugas bukan semata rutinitas, melainkan upaya menjaga agar pelaksanaan apel tetap berkualitas. Pesan tersebut menjadi pengingat agar seluruh personel terus menjaga sikap, tanggung jawab, dan komitmen dalam pelayanan.

Usai apel, momen salam-salaman kembali memperkuat kesan bahwa hubungan kerja dipenuhi komunikasi yang saling menghargai. Kehadiran seluruh personel dalam penutup kegiatan itu menjadi bentuk nyata apresiasi sekaligus harapan agar silaturahmi tetap terjaga dan kerja sama tetap solid di waktu-waktu berikutnya.