jurnalistik.co.id – Pelaksanaan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 memasuki hari ketiga dan kembali menyasar sejumlah satuan kerja di lingkungan Polda Gorontalo. Kegiatan audit berlangsung lancar pada Jumat, 11 September 2026, dengan rangkaian pemeriksaan yang terstruktur sesuai agenda hariannya.
Pada hari ketiga ini, Tim Itwasum Polri melakukan pemeriksaan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Gorontalo yang berada di Mako Ditlantas Polda Gorontalo. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian audit untuk memastikan pelaksanaan kegiatan, administrasi, serta pengelolaan program berjalan selaras dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam pemeriksaan di SPPG, tim audit meninjau bagaimana program dijalankan di lapangan dan memastikan aspek-aspek yang menjadi fokus audit dipenuhi secara tertib. Selain melihat proses pelaksanaan, tim juga menelusuri kelengkapan administrasi sebagai dasar pengendalian dan pertanggungjawaban.
Setelah pemeriksaan pada SPPG selesai, audit kemudian dilanjutkan ke satuan kerja lainnya di lingkungan Polda Gorontalo. Pemeriksaan lanjutan berlangsung di Aula Titinepo, dengan pendekatan yang tetap mengutamakan verifikasi terhadap hal-hal yang menjadi sasaran audit.
Tim Itwasum Polri melakukan penelaahan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan dan pengendalian program pada masing-masing satuan kerja. Fokusnya diarahkan agar seluruh rangkaian kegiatan yang dijalankan dapat berjalan efektif, tertib, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai standar yang berlaku.
Dalam proses audit, personel dari satuan kerja yang menjadi objek pemeriksaan turut hadir dan menyampaikan data serta dokumen yang diperlukan. Kehadiran para personel tersebut menjadi bagian penting agar pemeriksaan dapat dilakukan berbasis informasi yang lengkap dan dapat ditelusuri.
Tim audit juga memastikan bahwa informasi yang disajikan dapat menjawab kebutuhan pemeriksaan, mulai dari keterkaitan kegiatan dengan program yang direncanakan hingga bukti pendukung yang mendukung kesesuaian pelaksanaan. Dengan demikian, audit tidak hanya berhenti pada penilaian permukaan, tetapi menyentuh aspek substansi pelaksanaan.
Berita Terkait
Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II ini diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus penyedia rekomendasi dan perbaikan terhadap pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Gorontalo. Melalui rangkaian pemeriksaan seperti ini, diharapkan kualitas pelaksanaan program dapat meningkat dan berjalan lebih optimal pada periode berikutnya.
Pada hari ketiga, seluruh proses kegiatan audit berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hal tersebut menunjukkan adanya sinergi yang baik antara Tim Itwasum Polri dan seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Gorontalo selama proses pemeriksaan berlangsung.
Dengan berlanjutnya audit pada hari ketiga, tim terus memastikan bahwa target audit dapat tercapai sesuai jadwal dan sasaran. Rangkaian pemeriksaan di SPPG serta di Aula Titinepo menegaskan komitmen untuk menjaga pengendalian pelaksanaan, sehingga penyelenggaraan tugas kepolisian dapat terus ditingkatkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada rangkaian pemeriksaan hari ketiga, tim audit melakukan penelusuran terhadap keteraturan pelaksanaan kegiatan yang diuji melalui beberapa indikator yang telah ditetapkan. Penilaian tidak berhenti pada dokumen, melainkan juga diarahkan untuk melihat bagaimana program diterapkan dalam aktivitas harian di masing-masing satuan kerja.
Di setiap tahapan, tim Itwasum Polri menekankan pentingnya kesesuaian antara rencana kegiatan dan realisasi di lapangan. Proses verifikasi dilakukan dengan membandingkan informasi yang disampaikan personel terkait serta menilai ketersediaan bukti pendukung yang dapat ditelusuri sebagai dasar penguatan hasil pemeriksaan.
Selama kunjungan ke objek audit, peran personel dari satuan kerja menjadi faktor penting dalam kelancaran pemeriksaan. Personel yang hadir membantu tim memperoleh data dan dokumen yang diperlukan, sehingga seluruh proses pemeriksaan dapat berjalan lebih terarah, jelas, dan sesuai kebutuhan penilaian.
Dengan berjalannya audit tahap II pada hari ketiga, diharapkan hasil yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan pengendalian. Temuan dan masukan yang dirumuskan nantinya diarahkan pada perbaikan pelaksanaan agar periode berikutnya berlangsung lebih efektif, tertib, serta dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.












