jurnalistik.co.id – Gary Glitter, mantan penyanyi dengan nama asli Paul Gadd, menyatakan dirinya tidak bersalah atas sejumlah tuduhan pelecehan seksual yang terjadi pada masa lalu. Pengakuan itu disampaikan saat ia menjalani proses hukum di Pengadilan Southwark melalui tautan video dari tahanan.
Dalam persidangan pada Rabu, Gadd yang berusia 82 tahun masuk untuk mengajukan plei. Ia tidak mengaku bersalah terhadap delapan dakwaan terkait pelecehan seksual terhadap seorang perempuan yang saat kejadian berusia antara delapan hingga 11 tahun.
Menurut dakwaan, perbuatan itu terjadi pada rentang 1978 hingga 1981. Jaksa menyebut tuduhan dilakukan terhadap korban yang sama, dengan periode kejadian mulai 12 Maret 1978 hingga 31 Desember 1981.
Gadd diduga melakukan rangkaian tindakan setelah memberikan cokelat kepada korban. Setelah itu, ia disebut mengundang korban ke rumahnya di Kensington and Chelsea, wilayah barat London, yang kemudian menjadi lokasi terjadinya perbuatan yang dituduhkan.
Dakwaan juga menyebut bahwa Gadd menyebabkan korban menyentuh bagian alat kelaminnya. Selain itu, ia dituduh melakukan “unlawful sexual intercourse” atau hubungan seksual yang tidak sah dengan korban.
Di hadapan pengadilan, Gadd mengajukan penolakan terhadap seluruh rangkaian tuduhan tersebut. Ia membantah empat dakwaan indecent assault terhadap anak perempuan di bawah usia 13 tahun, serta dua dakwaan sexual intercourse dengan anak perempuan di bawah 13 tahun.
Selain itu, ia juga menolak dua dakwaan lain yang berkaitan dengan perilaku tidak senonoh terhadap anak di bawah usia 13 tahun. Dengan demikian, seluruh total delapan dakwaan mengarah pada kategori yang berbeda, tetapi merujuk pada individu yang sama.
Pada panggilan video itu, Gadd tampak mengenakan penutup kepala berwarna biru, kemeja biru, serta jaket berwarna navy. Ia duduk di samping anggota tim hukum ketika terhubung ke persidangan.
Berita Terkait
Dalam proses penyampaian plei, Gadd berbicara pertama kali untuk memastikan identitasnya. Setelah itu, ia kembali berbicara dengan posisi tangan terlipat untuk menyatakan penolakan atas delapan tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Gadd menyampaikan “absolutely not guilty” untuk dua bagian dari delapan dakwaan. Setelahnya, ia mengulang pernyataan “not guilty” untuk enam dakwaan lainnya.
Hakim Tony Baumgartner kemudian menunda perkara tersebut guna persidangan yang akan berlangsung selama tiga minggu. Sidang berikutnya dijadwalkan dimulai pada 22 November 2027.
Tuduhan terhadap Gadd pertama kali dilaporkan kepada Metropolitan Police pada 9 Januari 2025. Setelah laporan itu, penyelidikan mengenai keadaan yang terkait dengan tuduhan tersebut kemudian dimulai.
Dalam tahap awal proses penyelidikan, Gadd pertama kali diwawancarai pada 22 Juli tahun lalu sehubungan dengan penyelidikan tersebut. Pada bulan Juli, pihak kepolisian menyatakan bahwa korban yang dituduhkan sedang mendapat dukungan dari petugas spesialis, serta telah diberi tahu bahwa Glitter telah didakwa.
Meski proses hukum kini memasuki tahap persidangan berikutnya, kasus ini menempatkan Gadd pada posisi yang berhadapan dengan serangkaian tuduhan terkait tindakan seksual terhadap anak di bawah usia 13 tahun. Dengan penundaan hingga November 2027, pengadilan akan menyiapkan jalannya persidangan selama tiga minggu untuk menguji dakwaan-dakwaan yang diajukan.
Gary Glitter dikenal sebagai salah satu bintang pop terbesar pada dekade 1970-an, dengan rangkaian lagu yang mencapai posisi nomor satu di tangga lagu.
Dalam sesi pengadilan melalui tautan video dari tahanan, Paul Gadd terlihat didampingi tim hukum dan terlebih dulu menyampaikan konfirmasi identitasnya. Setelah itu, ia menyatakan penolakan atas delapan dakwaan yang ditujukan kepadanya, dengan penjelasan yang disampaikan bergiliran untuk tiap bagian dari total tuduhan tersebut.
Rentang peristiwa yang dipaparkan dalam berkas perkara membentang dari tahun akhir 1970-an hingga awal 1980-an, tepatnya antara 1978 sampai 1981. Perkara ini kemudian bergerak dari laporan awal kepada Metropolitan Police pada 9 Januari 2025, berlanjut ke wawancara pada 22 Juli, sebelum akhirnya masuk ke tahap persidangan yang dijadwalkan untuk mulai 22 November 2027 dan berlangsung selama sekitar tiga minggu.












