Hukum & Kriminal

Kapolda Gorontalo Tekankan Integritas pada Seleksi Pendidikan Pengembangan Kepemimpinan Polri TA 2027

×

Kapolda Gorontalo Tekankan Integritas pada Seleksi Pendidikan Pengembangan Kepemimpinan Polri TA 2027

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kapolda Gorontalo Tekankan Integritas dalam Seleksi Pendidikan Pengembangan Kepemimpinan Polri TA 2027

jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo menghadiri kegiatan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas untuk seleksi pendidikan pengembangan kepemimpinan Polri Tahun Anggaran 2027. Acara itu digelar secara daring melalui Zoom Meeting bersama SSDM Polri.

Kegiatan berlangsung di Aula Biro SDM Polda Gorontalo, Selasa (27/10/2026). Dalam pelaksanaannya, Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. hadir langsung sebagai pimpinan yang memimpin rangkaian kegiatan tersebut.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Gorontalo. Mereka antara lain Irwasda Polda Gorontalo, Karo SDM, Karolog, Dirresnarkoba, Dirsamapta, Kabidpropam, Kabidkeu, serta Kabiddokkes.

Pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas menjadi penegasan komitmen dalam menjalankan seluruh tahapan seleksi. Kapolda menekankan agar proses berlangsung secara transparan, objektif, akuntabel, serta bebas dari praktik penyimpangan.

Seleksi pendidikan yang dijalankan mencakup beberapa program dan angkatan pada TA 2027. Di antaranya adalah Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-37 dan ke-38.

Selain itu, kegiatan juga meliputi Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional LXXI dan LXXII Lemhannas RI. Tahapan pendidikan juga mencakup Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I LAN RI.

Selanjutnya, seleksi pendidikan mencakup Sespimmen Polri Dikreg ke-68 dan ke-69. Program berikutnya adalah Sespimma Polri Angkatan ke-77 dan ke-78 pada Tahun Anggaran 2027.

Dalam sambutannya, Kapolda Gorontalo menegaskan integritas sebagai prinsip utama yang wajib dipegang oleh peserta maupun panitia seleksi. Ia menyampaikan bahwa integritas tidak hanya menjadi slogan, melainkan acuan dalam setiap langkah penilaian dan pengambilan keputusan.

Kapolda memandang proses seleksi pendidikan sebagai bagian dari pembinaan yang lebih luas. Proses ini tidak semata-mata menjadi tahapan untuk meningkatkan jenjang karier, tetapi juga upaya menyiapkan sumber daya manusia Polri yang berkualitas.

Ia menekankan bahwa figur yang dihasilkan diharapkan berkarakter profesional serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni. Dengan demikian, pendidikan yang ditempuh dapat ditransformasikan menjadi kemampuan untuk menjalankan peran kepolisian secara efektif.

Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, peserta perlu mengedepankan kemampuan dan kompetensi diri sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolda menegaskan pentingnya menahan diri dari tindakan yang bertentangan dengan aturan. Hal itu dimaksudkan agar proses seleksi tetap pada koridor objektivitas dan kepercayaan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan harapannya agar seleksi berjalan secara adil. Ia juga berharap hasilnya melahirkan personel terbaik yang layak mengikuti pendidikan sesuai bidang dan jenjang kepemimpinannya.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan karakter yang harus dimiliki calon pemimpin Polri di masa depan. Ia menyebut integritas moral, kemampuan manajerial, serta ketegasan dalam mengambil keputusan sebagai unsur yang tidak dapat ditawar.

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan Polri harus disertai kepedulian terhadap masyarakat. Nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting ketika menghadapi dinamika tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Polda Gorontalo menyatakan komitmen mendukung seleksi pendidikan yang bersih dan berintegritas. Kapolda menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian dari proses pembinaan karier serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.

Komitmen itu diharapkan menghasilkan calon pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter. Pada akhirnya, diharapkan lahir insan Polri yang profesional dan mampu mewujudkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, penandatanganan pakta integritas ditempatkan sebagai titik rujukan bersama bagi peserta seleksi maupun panitia penyelenggara. Melalui komitmen itu, seluruh tahapan diharapkan berjalan mengikuti ketentuan yang berlaku serta tetap menjaga kepercayaan publik.

Kapolda juga menegaskan bahwa materi pendidikan pada TA 2027 tidak hanya berorientasi pada peningkatan jenjang, tetapi diarahkan untuk membentuk kesiapan memimpin dalam tugas kepolisian. Para calon diharapkan mampu mengaktualisasikan nilai integritas moral, kemampuan manajerial, serta sikap tegas saat mengambil keputusan.

Di akhir harapan, Kapolda menekankan agar seleksi menghasilkan personel terbaik yang sesuai bidang dan jenjang kepemimpinannya. Diharapkan pula semangat pengabdian dapat diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat, selaras dengan gagasan “Polisi Bersama Masyarakat”.