Hukum & Kriminal

Nicola Sturgeon tidak berbicara dengan Peter Murrell sejak dipenjara karena menggelapkan dana SNP

×

Nicola Sturgeon tidak berbicara dengan Peter Murrell sejak dipenjara karena menggelapkan dana SNP

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Sturgeon hasn't spoken to Murrell since he was jailed for embezzling SNP funds

jurnalistik.co.id – Nicola Sturgeon menyampaikan bahwa ia tidak lagi berhubungan langsung dengan Peter Murrell sejak suaminya dipenjara karena perkara penggelapan dana Partai SNP.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam sejumlah kesempatan, termasuk ketika berbicara kepada broadcaster Iain Dale di Edinburgh Festival Fringe dan dalam sebuah podcast yang juga menyinggung keputusan untuk tidak menjenguk Murrell di fasilitas pemasyarakatan.

Sturgeon menegaskan ia tidak akan berbicara dengan Murrell maupun mengunjunginya selama suami yang berusia 61 tahun itu menjalani hukuman.

Menurut informasi di ruang sidang, Murrell dijatuhi pidana lebih dari lima tahun terkait penggelapan dana SNP ketika menjabat sebagai chief executive partai.

Jaksa menilai Murrell menggunakan uang partai untuk membeli barang-barang mewah dan, dalam persidangan, ia mengakui bersalah atas penggelapan dana tersebut.

Kejelasan yang datang terlambat

Di Edinburgh Festival Fringe, Sturgeon mengatakan, ketika ditanya apakah ia akan datang ke penjara, ia menjawab, "No. I’m not going to speak to him, I’m not going to visit him." Ia menambahkan bahwa ia masih mempelajari detail tentang pembelian yang dilakukan Murrell dengan uang SNP ketika ia menyatakan pengakuan bersalah di Pengadilan Tinggi Edinburgh pada 25 Mei.

Ia juga mengungkap bahwa proses pengetahuan itu terasa seperti baru dimulai pada hari Murrell mengucap pengakuan bersalah. Sturgeon mengatakan, "The day he pled guilty, I was still learning about some of the detail of what he had done for the first time."

Dalam kesempatan yang sama, Sturgeon menyatakan bahwa selama bertahun-tahun Murrell tidak benar-benar menjelaskan situasi apa pun dengan keterusterangan. Ia berkata, "Over the years, he never really levelled with me," sambil menyebut bahwa pada hari pengakuan bersalah, ia baru memahami sebagian rincian untuk pertama kalinya.

Sturgeon juga menggambarkan proses menerima kenyataan itu sebagai tahapan yang berat. Ia menuturkan bahwa ia tiba-tiba menyadari hidup bersama seseorang yang, dalam kenyataan, tidak ia kenal secara utuh.

Ia mengatakan, "I suddenly realised I had been living with somebody that I never really knew properly." Menurutnya, ada bagian dari proses itu yang harus ia jalani bersama keluarga agar bisa menerima kenyataan, dan ia menilai semuanya menjadi "really difficult process".

Dalam pidato di hadapan Dale, Sturgeon juga menyatakan bahwa ia berusaha memahami motivasi tindakan Murrell, namun belum menemukan jawaban yang memuaskan. Ia berkata, "I don’t understand why he did it, he had no need to do it, I don’t think I will ever understand his motivations."

Barang yang dibeli dengan dana partai

Perkara yang menjerat Murrell mencakup dugaan penggelapan dana SNP sejak 12 Agustus 2010 hingga 19 Oktober 2022. Ia kemudian mengakui penggelapan total sebesar £400,310.65.

Salah satu pembelian terbesar yang disebut dalam proses perkara adalah motorhome mewah seharga £124,550 yang dibayar sepenuhnya menggunakan dana partai pada tahun 2020.

Ketika motorhome itu disita oleh polisi tiga tahun kemudian, kendaraan tersebut hanya pernah dikemudikan sejauh empat mil.

Di luar proses persidangan, muncul pula informasi bahwa SNP telah menghapus biaya motorhome tersebut setelah laporan keuangan partai dipublikasikan oleh Electoral Commission.

Selain motorhome, Murrell juga disebut menggunakan dana partai untuk membeli barang-barang bernilai tinggi, termasuk mesin kopi £3,223, mesin pemotong rumput robot seharga £3,000, serta tempat garam dan merica yang biayanya lebih dari £2,600.

Pada Juni, ketika menjatuhkan hukuman kepada Murrell, Lord Young menyebut perbuatannya sebagai "a calculated crime of dishonesty" dan menuturkan ia tidak dapat mengidentifikasi motif yang jelas.

Pengetahuan Sturgeon tentang pengakuan bersalah

Sturgeon menambahkan bahwa ia hanya mengetahui jadwal pengakuan bersalah Murrell sekitar satu minggu sebelum penampilan pengadilan publik pertama. Ia mengatakan bahwa negosiasi pengakuan bersalah ternyata berlangsung selama berbulan-bulan.

Sturgeon menilai fakta tersebut sangat mengejutkan baginya. Ia mengatakan, "hit me like a tonne of bricks" dan menegaskan bahwa pada periode itu Murrell terus memberikan kebohongan hingga hari ia akhirnya mengucap pengakuan bersalah.

Ia berkata, "He was still lying to me right up until the day he pled guilty."

Menurut Sturgeon, dalam masa itu Murrell sangat terisolasi, jarang meninggalkan rumah, tidak mudah diajak berkomunikasi, dan ia merasa khawatir terhadap kondisi kesejahteraan serta kesehatan mental Murrell.

Ia kemudian mempertanyakan kembali kekhawatirannya sendiri setelah mengetahui kenyataan sesungguhnya. Sturgeon menuturkan, "And then, now I think: ‘What a mug, why were you worried about him?’" dan melanjutkan bahwa Murrell tidak benar-benar mengkhawatirkannya.

Dalam narasinya, Sturgeon menekankan, "He didn’t worry about me. He didn’t worry at all about what he was doing." Ia menyebut bahwa dampak perlakuan Murrell kepadanya berada di luar batas pemahaman yang mungkin ia bayangkan.

Ia juga menyatakan, "What he has subjected me to is beyond anything I could ever have comprehended." Dalam penuturannya, ia tidak mengerti mengapa tindakan itu dilakukan, serta menyebut bahwa ia bahkan tidak yakin kapan dirinya benar-benar mampu memahami motivasi tersebut.

Ia menambahkan bahwa ia tetap memikirkan Murrell sampai waktu yang baru saja berlalu. Sturgeon berkata, "But I was, until recently, still worrying about him."

Konteks setelah Murrell mengundurkan diri

Murrell mengundurkan diri sebagai chief executive partai pada Maret 2023, setelah memegang jabatan sejak 1999. Sebulan kemudian, kediaman mereka di Glasgow digerebek dalam kaitan dengan Operasi Branchform.

Sementara itu, Sturgeon sempat disebut ditangkap pada Juni 2023. Namun kemudian ia diberi tahu bahwa ia tidak lagi berada dalam pemeriksaan.

Sturgeon juga mengumumkan perpisahan dengan Murrell pada tahun lalu.

Persinggungan dengan JK Rowling

Di kesempatan yang sama saat tampil di Edinburgh Festival Fringe, Sturgeon menanggapi kritik JK Rowling. Penulis Harry Potter itu, menurut laporan yang disampaikan dalam acara tersebut, menuliskan di media sosial bahwa Sturgeon disebut sebagai "world-class misogynist" dan dituduh tidak setia secara mendalam kepada partainya setelah kritik terhadap kampanye pemilu melalui kata pengantar baru pada memoarnya.

Ketika Dale bertanya apakah Sturgeon menginginkan "amnesty" dengan Rowling, ia menjawab ia tidak berada dalam kondisi "at war". Sturgeon berkata, "She seems to be at war with me," dan ia menilai perdebatan tersebut berlangsung meski keduanya memegang pandangan yang berseberangan dalam sejumlah isu.

Sturgeon mengatakan, "We disagree on more than one thing – we disagree about independence, we clearly disagree on trans rights." Ia kemudian menambahkan, "My god, that woman is obsessed with me."

Ia juga menyinggung bahwa Rowling dikenal sebagai pengkritik vokal terhadapnya, khususnya sejak upayanya pada 2022 untuk mereformasi undang-undang terkait pengakuan gender.