Hukum & Kriminal

Puslitbang Mabes Polri Nilai Mutu Pengadaan Barang dan Jasa di Polres Gorontalo Kota

×

Puslitbang Mabes Polri Nilai Mutu Pengadaan Barang dan Jasa di Polres Gorontalo Kota

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Evaluasi Mutu Tim Puslitbang Mabes Polri Hasil Pengadaan Barang dan Jasa di Polres Gorontalo Kota

jurnalistik.co.id – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri melaksanakan penelitian terkait evaluasi mutu hasil pengadaan barang dan jasa di Polres Gorontalo Kota pada 6 Oktober 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk menilai kualitas pelaksanaan pengadaan serta memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

Penelitian dipimpin oleh Ketua Tim Puslitbang Mabes Polri, Kombes Pol Dodi Darjanto, S.I.K., M.H. Tim tersebut didampingi oleh tiga orang anggota Tim Puslitbang Mabes Polri selama proses pengumpulan data dan penelusuran pelaksanaan sertifikasi Puslitbang Polri di lingkungan Polres Gorontalo Kota.

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim penelitian turut didampingi Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H. Pendampingan ini menjadi bagian dari dukungan agar proses penelitian berjalan tertib dan informasi yang dibutuhkan dapat dihimpun secara jelas.

Riset yang digelar merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa berlangsung efektif. Melalui tahapan penelitian, Puslitbang menilai bagaimana implementasi sertifikasi Puslitbang Polri diterapkan serta bagaimana hasil pengadaan barang dan jasa tersebut digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Penelitian tidak berhenti pada pengumpulan dokumen semata, tetapi juga diarahkan pada pemantauan dan penggalian informasi mengenai kualitas hasil pengadaan. Dengan cara ini, tim dapat memperoleh gambaran yang lebih obyektif mengenai pelaksanaan pengadaan di Polres Gorontalo Kota, sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang perlu diperkuat.

Kombes Pol Dodi Darjanto bersama tim melakukan berbagai tahapan penelitian untuk memastikan evaluasi berjalan sesuai kebutuhan. Data yang dihimpun lalu dijadikan bahan pertimbangan agar rekomendasi yang disusun dapat bersifat konstruktif, serta relevan dengan kondisi yang ditemukan di lapangan.

Melalui penelitian ini, Tim Puslitbang Mabes Polri berupaya membangun basis masukan yang nantinya digunakan untuk evaluasi dan penyempurnaan kebijakan di bidang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polri. Perubahan dan perbaikan kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola institusi.

Secara khusus, penelitian diarahkan untuk memeriksa apakah pengadaan yang dilakukan mampu menghadirkan manfaat optimal bagi pelaksanaan tugas kepolisian. Penilaian ini juga memperhatikan bagaimana hasil pengadaan barang dan jasa dapat mendukung layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Marupa Sagala, menyampaikan bahwa kegiatan penelitian memiliki peran penting dalam menjaga mutu tata kelola institusi. Ia menegaskan pentingnya evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus.

“Evaluasi secara berkelanjutan diperlukan agar setiap pengadaan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat”, ujar Kabid humas.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa evaluasi bukan hanya kegiatan formal, melainkan menjadi sarana untuk memastikan proses berjalan sesuai tujuan. Dengan evaluasi yang berkelanjutan, setiap tahapan pengadaan diharapkan semakin terarah, baik dari sisi perencanaan maupun pemanfaatan hasil pengadaannya.

Hasil penelitian Puslitbang Mabes Polri nantinya diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif. Rekomendasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polri.

Dengan adanya kegiatan penelitian ini, Polres Gorontalo Kota menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pembenahan dan peningkatan kualitas tata kelola organisasi. Komitmen tersebut terlihat dari keterlibatan dalam proses evaluasi serta dukungan bagi tim penelitian untuk menghimpun data yang dibutuhkan.

Lebih lanjut, penelitian juga diharapkan menjadi penguat agar sarana dan prasarana yang diperoleh melalui proses pengadaan benar-benar dapat memberikan manfaat maksimal. Perhatian pada pemanfaatan ini penting karena hasil pengadaan akan berkaitan langsung dengan kemampuan satuan dalam menjalankan tugas kepolisian.

Secara keseluruhan, kegiatan evaluasi mutu ini menjadi bagian dari langkah Polri untuk menjaga standar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Melalui penelitian yang terstruktur, Puslitbang berupaya memastikan bahwa implementasi sertifikasi berjalan sesuai maksud, sementara kualitas hasil pengadaan dapat terukur dari informasi yang berhasil dihimpun selama proses penelitian.

Dengan demikian, tahapan evaluasi yang dilakukan di Polres Gorontalo Kota diharapkan dapat memberikan dampak nyata, baik dalam perbaikan tata kelola pengadaan maupun dalam kualitas layanan yang diberikan. Rekomendasi yang akan disusun diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi penyempurnaan kebijakan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polri.