jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo terus mendorong upaya preventif agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, khususnya pada jam-jam ketika aktivitas warga berlangsung di luar rumah.
Direktorat Samapta Polda Gorontalo mengintensifkan kegiatan Patroli Perintis dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam di wilayah hukum Polda Gorontalo pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ipda Ismail Da’i S.H bertindak sebagai perwira yang memimpin jalannya patroli, dengan fokus pada pencegahan gangguan kamtibmas sebelum masalah berkembang.
Langkah ini diambil karena malam hari umumnya menjadi waktu yang lebih dinamis, sehingga potensi keributan maupun tindak kriminalitas dapat muncul secara cepat bila pengawasan tidak dilakukan.
Pemantauan lapangan dan dialog langsung
Menurut Ipda Ismail Da’i S.H, personel Samapta melakukan pemantauan di titik-titik yang menjadi sasaran patroli sekaligus berdialog dengan masyarakat serta pengelola tempat hiburan malam.
“Dalam pelaksanaannya, personel Samapta melakukan pemantauan di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli, sekaligus berdialog dengan masyarakat dan pengelola tempat hiburan malam. Petugas mengimbau agar seluruh pihak turut menjaga ketertiban, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” ucapnya.
Melalui pendekatan tersebut, petugas tidak hanya menyampaikan arahan, tetapi juga menerima informasi lapangan yang berkaitan dengan situasi di sekitar lokasi kegiatan masyarakat.
Dialog dan imbauan yang disampaikan diharapkan mampu memperkuat kesadaran semua pihak untuk berperan aktif menjaga suasana agar tetap tertib dan aman.
Kurangi potensi kriminalitas dan keributan
Kehadiran personel patroli di lokasi hiburan malam dimaksudkan sebagai upaya nyata untuk menekan peluang terjadinya tindakan kriminalitas, keributan, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Ketika pengawasan hadir secara langsung, diharapkan setiap perilaku yang berpotensi memicu konflik dapat dicegah sedini mungkin melalui pengingat dan penyuluhan di tempat.
Berita Terkait
Dengan demikian, patroli tidak berhenti pada pemeriksaan semata, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas dan bagi pihak yang berada di sekitar lokasi.
Polda Gorontalo menekankan bahwa patroli perintis merupakan bentuk kehadiran institusi kepolisian dalam menjaga kondusivitas daerah, khususnya pada momen yang memerlukan perhatian ekstra.
Pendekatan humanis, penegakan hukum bila perlu
Pelaksanaan patroli dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat maupun pengelola tempat hiburan malam.
Namun demikian, petugas tetap tidak mengesampingkan penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran yang memenuhi unsur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Penggabungan antara upaya pencegahan dan ketegasan penindakan ini dimaksudkan agar imbauan dipatuhi, sekaligus memberi efek jera terhadap tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.
Langkah ini juga menjadi penguatan komitmen pelayanan kepolisian, agar suasana yang kondusif dapat dirasakan oleh publik tanpa mengorbankan aspek kepatuhan hukum.
Melalui kegiatan Patroli Perintis yang digelar secara terarah, Polda Gorontalo berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Gorontalo tetap terjaga, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat berlangsung.
Patroli perintis yang digelar pada malam hari ini menegaskan bahwa tujuan utama pengawasan adalah pencegahan, sehingga berbagai potensi gangguan kamtibmas tidak sempat berkembang menjadi masalah yang lebih besar di tengah keramaian.
Dalam dialog yang dilakukan personel Samapta, masyarakat maupun pengelola tempat hiburan malam diajak untuk terus mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga agar aktivitas yang berlangsung tidak memicu keributan maupun situasi yang meresahkan.
Imbauan yang disampaikan secara langsung juga berfungsi sebagai pengingat bersama, sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah agar petugas dapat memahami kondisi nyata di lokasi dan menyesuaikan pendekatan pengamanan secara lebih tepat.
Dengan kombinasi antara pengawasan langsung, komunikasi humanis, dan penindakan bila ada pelanggaran, Polda Gorontalo berharap suasana yang kondusif dapat dirasakan bersama selama kegiatan masyarakat berlangsung.












