jurnalistik.co.id – Direktorat Samapta Polda Gorontalo menggelar kegiatan Patroli Kota Presisi untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengedukasi warga agar mengenal layanan Call Center Polri 110.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (23/10) dan difokuskan pada kehadiran petugas di tengah aktivitas masyarakat. Melalui patroli, personel tidak hanya melakukan pemantauan di beberapa titik, tetapi juga menyampaikan ajakan agar warga berperan aktif menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Patroli dipimpin Ipda Tony Ali, S.H. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai fungsi layanan Call Center 110 sebagai kanal pengaduan dan pelaporan ketika warga membutuhkan bantuan kepolisian.
Menurut penjelasan yang disampaikan personel di lapangan, layanan 110 dapat dimanfaatkan untuk melaporkan gangguan keamanan, tindak kriminalitas, maupun berbagai kejadian lain yang memerlukan kehadiran petugas. Penekanan utama diarahkan pada kemudahan akses agar masyarakat tidak ragu saat menghadapi situasi yang membutuhkan respons kepolisian.
“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk menghubungi layanan 110 apabila menemukan atau mengalami situasi yang memerlukan penanganan kepolisian. Layanan tersebut merupakan salah satu bentuk kemudahan akses bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan Polri,” ucap Ipda Tony Ali, S.H.
Di luar penyampaian informasi layanan, personel patroli juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Ajakan tersebut disampaikan bersamaan dengan penekanan untuk menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.
Warga juga didorong segera melaporkan setiap potensi gangguan kepada pihak berwenang. Dengan langkah cepat, diharapkan proses penanganan dapat berjalan lebih responsif sesuai kebutuhan di lapangan.
Berita Terkait
Patroli Kota Presisi yang hadir langsung di tengah masyarakat dinilai penting untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga. Ketika komunikasi terjalin dengan baik, pencegahan gangguan keamanan dapat dilakukan secara bersama-sama melalui partisipasi aktif dari masyarakat.
Polda Gorontalo melalui kegiatan ini terus mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi mitra dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Kehadiran personel di titik-titik kegiatan warga sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga melibatkan masyarakat.
Melalui edukasi layanan Call Center Polri 110 dan imbauan untuk tetap waspada serta melapor bila ada potensi gangguan, harapan yang dibangun adalah munculnya rasa aman bagi warga. Pada akhirnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu membentuk lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.
Kegiatan Patroli Kota Presisi ini tidak berhenti pada kehadiran fisik petugas, melainkan juga diisi dengan komunikasi langsung kepada warga. Personel mengarahkan perhatian masyarakat pada pentingnya kesiapsiagaan harian, terutama saat aktivitas warga sedang berlangsung, agar gangguan keamanan dapat dikenali lebih awal dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Dalam penyampaian yang dilakukan selama kegiatan, masyarakat juga diarahkan untuk memahami bahwa layanan Call Center Polri 110 dapat digunakan ketika situasi memerlukan penanganan kepolisian. Penekanan diberikan agar warga memiliki rujukan akses yang mudah, sehingga ketika menghadapi kejadian di sekitar lingkungan, warga tidak ragu untuk menyampaikan informasi kepada pihak berwenang.
Petugas turut mengaitkan ajakan pelaporan dengan upaya menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing. Melalui imbauan tersebut, diharapkan warga dapat lebih waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas sekaligus menjaga hubungan sosial yang baik, sehingga kondisi sosial tetap tertib dan kondusif.
Dengan mendorong warga untuk segera melapor setiap potensi gangguan, tujuan akhirnya adalah agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan sesuai kebutuhan yang terjadi di lapangan. Saat informasi tersampaikan dengan tepat waktu, respons kepolisian diharapkan lebih responsif, dan sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terbentuk sebagai mitra dalam menjaga rasa aman.












