Hukum & Kriminal

Dirreskrimum Polda Gorontalo Turun Langsung, Sasar Sejumlah Titik Antisipasi 3C dan Premanisme

×

Dirreskrimum Polda Gorontalo Turun Langsung, Sasar Sejumlah Titik Antisipasi 3C dan Premanisme

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Dirreskrimum Polda Gorontalo Turun Langsung, Sisir Sejumlah Titik Antisipasi 3C dan Premanisme

jurnalistik.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo menggelar patroli siaga malam sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tindak pidana 3C, yakni Curat, Curas, dan Curanmor, sekaligus menekan aksi premanisme di wilayah Kota Gorontalo dan sekitarnya.

Patroli berlangsung pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, tepatnya 28–29 Oktober 2026. Dalam pelaksanaannya, Dirreskrimum Polda Gorontalo Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung jalannya kegiatan.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel malam dan menerima arahan dari pimpinan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan tim serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur operasional dan kebutuhan di area pemantauan.

Patroli siaga di tiga titik

Tim patroli menyasar tiga lokasi yang dinilai strategis dari sisi kerawanan dan mobilitas masyarakat. Ketiga titik itu adalah Bundaran Saronde, Lapangan Padebuolo, serta kawasan Jembatan Talumolo.

Di Bundaran Saronde, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus patroli dialogis dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa menjaga ketertiban dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Selanjutnya, Lapangan Padebuolo menjadi salah satu fokus pengawasan karena sedang berlangsung turnamen sepak bola. Personel turut memantau aktivitas masyarakat dan pengunjung yang hadir selama kegiatan berlangsung, dengan perhatian khusus pada potensi pencurian kendaraan bermotor serta kemungkinan perselisihan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kawasan Jembatan Talumolo juga dijadikan titik pemantauan untuk pencegahan gangguan Kamtibmas. Patroli diarahkan pada pemantauan aktivitas warga serta langkah preventif terhadap berbagai potensi tindak pencurian, termasuk upaya menekan aksi premanisme di area tersebut.

Imbauan dan komunikasi pencegahan

Pada setiap lokasi, personel tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi langsung melalui patroli dialogis. Petugas mengingatkan warga agar menjaga keamanan kendaraan dan barang berharga, terutama saat beraktivitas di ruang publik.

Upaya preventif ini dilakukan sebagai bagian dari pendekatan yang mengutamakan kedekatan dengan masyarakat. Dengan menghadirkan kehadiran aparat dan menjalin komunikasi, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dikenali lebih awal dan dicegah sebelum berkembang menjadi kejadian yang merugikan.

Kegiatan patroli ini melibatkan personel dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Gorontalo, Resmob Satreskrim Polresta Gorontalo Kota, serta Tim IT Polda Gorontalo. Kolaborasi antarunsur tersebut menunjukkan konsistensi pelaksanaan patroli siaga yang tidak berhenti pada pemantauan semata, tetapi juga mencakup kesiapan dukungan teknis selama operasi berlangsung.

“Melalui patroli ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat serta memberikan imbauan agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kami akan terus meningkatkan upaya pencegahan terhadap tindak pidana 3C dan aksi premanisme,” tegas Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan. Warga diminta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Ditreskrimum Polda Gorontalo menegaskan komitmennya untuk menjalankan patroli siaga secara rutin dan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, polisi berupaya menciptakan kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman di wilayah Provinsi Gorontalo.

Sepanjang pelaksanaan, petugas melakukan pengamatan berlapis terhadap situasi di area yang menjadi sasaran, termasuk memantau aktivitas warga serta pergerakan orang dan kendaraan di sekitar titik patroli. Keberadaan personel di lapangan juga diarahkan untuk memastikan setiap potensi kerawanan dapat terdeteksi lebih awal, sebelum berujung pada gangguan yang lebih serius.

Dalam operasi tersebut, koordinasi antarunsur berlangsung secara terintegrasi. Keterlibatan Tim IT Polda Gorontalo menjadi bagian dari dukungan teknis selama patroli berlangsung, sehingga informasi pemantauan dari lapangan dapat tersusun dan disampaikan secara lebih cepat untuk kebutuhan pengawasan dan respons di situasi tertentu.

Melalui pendekatan komunikasi langsung, petugas terus menegaskan bahwa pencegahan tindak pidana 3C tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan perhatian masyarakat. Warga diharapkan tetap waspada, menjaga barang bawaan maupun kendaraan, serta segera menyampaikan laporan bila menemukan hal yang mengarah pada aksi premanisme atau potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan sekitar.