jurnalistik.co.id – Perdana Menteri Andy Burnham mengatakan kepada BBC bahwa layanan kesehatan nasional (NHS) âwill collapseâ jika reformasi perawatan sosial tidak dilakukan. Ia juga menegaskan tidak ingin meninggalkan jabatan sebelum menghadirkan perubahan yang bersifat âsubstantial changeâ pada sistem perawatan sosial.
Dalam wawancara besar pertamanya sejak menjadi perdana menteri, Burnham menyatakan ia tidak akan bertahan hanya dengan janji, tetapi ingin ada perubahan nyata. Ia menyoroti risiko bahwa tanpa pembaruan di sektor perawatan sosial, NHS akan menanggung beban yang seharusnya tidak berujung pada sistem tersebut.
Burnham menjelaskan bahwa pemerintah perlu mereformasi perawatan sosial agar NHS tidak âcollapse under the weight of trying to care for people who’ve really not needed to end up in the NHS systemâ. Namun ketika ditanya apakah akan ada rancangan sistem baru sebelum pemilihan berikutnya, ia menyatakan, âcouldnât put a timeline on it right here, right nowâ.
Meski demikian, ia menegaskan akan memakai modal politik yang dimilikinya untuk memperbaiki perawatan sosial yang âbrokenâ. Burnham berujar bahwa ia akan menaruh âwhatever political capital I have into fixing broken social careâ.
Ia juga mengaitkan isu perawatan sosial dengan arah kebijakan lain, termasuk wacana mengubah mekanisme bantuan kesejahteraan. Burnham menyebut kemungkinan âincrease the conditions on people required to receive benefitsâ, dan mengatakan ia percaya ada orang yang, dengan dukungan yang tepat, dapat masuk bekerja.
Menurut Burnham, perubahan itu berkaitan dengan âchanging the nature of the supportâ dan membuat sebagian dukungan menjadi bersyarat pada upaya penerima memanfaatkan peluang yang tersedia. Ia menambahkan gagasan tersebut bukan sekadar mempersalahkan orang di sistem bantuan.
Burnham menegaskan ia tidak akan âstraight to blamingâ orang-orang penerima manfaat, karena masih ada yang âin the benefits systemâ, termasuk âyoung people in their 20sâ. Ia mengatakan kelompok tersebut âhave been quite seriously let down because the support wasn’t there for them when it should have been thereâ.
Seiring itu, Burnham juga memberi sinyal pembahasan kemungkinan perubahan pada sistem pajak daerah, dengan menyatakan âthere were big decisions aheadâ. Ia menekankan janji dalam manifesto yang dipakai saat Partai Buruh (Labour) memenangkan pemilu perlu dihormati, sementara pihak No 10 menyatakan usulan agar menghapus council tax atau stamp duty ânot trueâ.
Di sisi lain, pemimpin Konservatif Kemi Badenoch menulis kepada Burnham, meminta perdana menteri meniadakan kenaikan pajak atau peningkatan pinjaman untuk mendanai reformasi perawatan sosial. Badenoch menyampaikan bahwa setiap solusi terkait perawatan sosial harus âalso be fair to those who have made provisions and saved up over the course of their livesâ.
BBC juga melaporkan Burnham akan berbicara mengenai perawatan sosial bagi orang dewasa pada hari Rabu. Dalam pidato itu, ia dipahami tidak akan langsung mengumumkan rencana sistem baru, melainkan mempercepat Casey Commission, tinjauan independen yang menimbang solusi perawatan sosial.
Berita Terkait
Baroness Louise Casey dijadwalkan memberikan rekomendasi final pada 2028, tetapi Burnham ingin mempercepat jadwal tersebut. Perawatan sosial bagi orang dewasa sendiri dipahami sebagai dukungan negara agar orang dapat hidup lebih mandiri, termasuk bantuan di rumah, dengan catatan berbeda dari NHS karena perawatan sosial tidak gratis saat pemakaiannya.
Dalam konteks Inggris dan Irlandia Utara, orang dengan tabungan bernilai lebih dari ÂŁ23,250 tidak berhak atas bantuan biaya perawatan dari dewan setempat. Sementara itu, aturan kelayakan di Wales dan Skotlandia berbeda.
Sarah Woolnough, chief executive dari lembaga pemikir King’s Fund, menilai sistem yang ada bersifat âpunitiveâ dan berarti âquite a lot of people go without care that they needâ. Ia juga menyebut satu dari tujuh orang membayar lebih dari ÂŁ100,000 untuk perawatan sosial.
Woolnough menilai reformasi bisa mengambil beragam bentuk, mulai dari menjadikan perawatan sosial gratis saat dibutuhkan hingga menetapkan batas jumlah yang bisa dibelanjakan masyarakat. Ia mengatakan ide yang pernah dipikirkan Burnham adalah model perawatan sosial yang mirip NHS, yang âwould be expensiveâ namun dibandingkan belanja layanan publik lain bisa berada pada kisaran âlow billions per yearâ, mengingat skala belanja NHS sekitar ÂŁ200bn.
Burnham, pada kesempatan lain, pernah mengusulkan sistem perawatan sosial universal di Inggris pada 2009 saat menjabat sebagai menteri kesehatan di bawah Gordon Brown. Ia juga mengejar gagasan pungutan wajib untuk pendanaan, serta gagasan pemerintahan saat itu untuk memungkinkan pembayaran ditunda hingga setelah seseorang meninggal, yang kemudian oleh kubu Konservatif disebut sebagai âdeath taxâ.
Isu perawatan sosial juga telah lama menantang pemerintahan-pemerintahan berbeda. Dua tahun lalu, Sir Keir Starmer dikritik ketika Labour membatalkan rencana batas ÂŁ86,000 untuk jumlah yang dibelanjakan orang di Inggris sepanjang hidup untuk perawatan sosial.
Layla Moran, anggota parlemen Liberal Demokrat yang memimpin Health and Social Committee, menyatakan kebutuhan untuk membahas asal-usul pendanaan. Ia menekankan perlunya semua pihak âputting our political capital into thisâ sekaligus berdiskusi mengenai âwhere the money is going to come fromâ.
Pemimpin Lib Dem Sir Ed Davey mengatakan ia siap melakukan apa pun untuk menemukan konsensus yang nyata dan bertahan lama soal perawatan sosial. Ia menambahkan: âFamily carers must be at the heart of any new system, everyone must get the care they need and no one should lose their home as a resultâ.
Sementara itu, jubir Reform Treasury Robert Jenrick menyatakan perawatan sosial perlu diperbaiki, tetapi memperingatkan partainya akan menolak proposal âuniversal death taxâ. Ia menilai ide itu âIt’s not fair to raid people’s life savings and drags hundreds of thousands more families into paying tax when their loved ones pass awayâ.
Dalam bagian lain wawancara, Burnham juga menyentuh soal agenda di sekitar kantor perdana menteri. Ia mengatakan anjingnya, Axel, tidak akan pindah ke Downing Street dan harus âstay up northâ karena ia tidak ingin mengganggu Larry the Cat.
Burnham menutup dengan komentar bahwa ia merasa bangsa Inggris tidak akan âthank me if I brought Axel down to disturb Larry’s worldâ, sembari menilai anjingnya âgot that angry little man thing going onâ.












